
kedua bawahan Lo Zhou berlari ingin menyerang putri quen en.
putri quen en dia hanya bersikap tenang bahkan seakan tidak berniat menghindari seranganan dari bawahan Lo Zhou .
saat pedang kedua bawahan Lo Zhou ingin menebas leher putri quen en , tubuh putri quen en menjadi transparan hingga serangan itu tidak tembus.
kedua bawahan itu menjadi terpaku di tempa dalam kebingungan.
bagaimana mungkin.
tentu hal itu membuat putri quen en tertawa jahat.
quen en menampakkan wujudnya kembali.
dia berjalan dengan angkuh ke arah Lo Zhou .
dia juga membuka penutup wajah ,memberi tahu identitas yang sebenarnya.
"kau"Lo Zhou dia begitu terkejut.
"hei Kenapa kau begitu terkejut seperti itu"tanya putri quen en.
"bagaimana kamu masih hidup"?tanya Lo Zhou.
tentu pertanyaan itu membuat putri quen en terkikik geli "karena aku memiliki keberuntungan"kata putri quen en.
"tidak ,aku melihat dengan jelas jika tubuh mu di bakar di kuil ,kau pasti mengunakan kekuatan hitam untuk membangkitkan tubuh mu kembali"tuduh Lo Zhou.
"entah lah namun yang ku tau dewa baik terhadap ku , untuk membinasakan wanita iblis seperti mu"kata putri quen en.
Lo Zhou dia langsung waspada terhadap putri quen en ,dia tau putri quen en bukan orang yang lemah dia adalah wanita licik .
"ratu"kedua bawahan itu mereka segera berlari menjadi temeng bagi Lo Zhou.
"wanita ****** , mungkin saat itu adalah kebetulan saja kau beruntung dalam kematian namun tidak untuk hari ini "ancam kedua bawahan Lo Zhou .
"seperti aku tidak yakin akan hal itu"kata putri quen en dengan nada mengejek.
Lo Zhou dia memberikan kode terhadap kedua bawahnya untuk menyerang putri quen en.
hingga pertempuran pun terjadi.
putri quen en yang tidak membawa senjata dia tidak merasa kesulitan saat melawan kedua bawahan Lo Zhou .
namun Lo Zhou seperti memiliki rencana lain hingga dia menghilang dan tiba berada di depan putri quen en dengan pedang yang di ayunkan ke dada putri quen en.
Boom...
ledakan itu membuat tubuh Lo Zhou dan kedua bawahan jatuh tersungkur.
kekuatan itu begitu dahsyat tubuh Lo Zhou seakan tertekan tidak dapat bergerak.
dia segera melihat siapa pemilik kekuatan dahsyat ini .
terlihat di sana sosok pria Tampan dengan rambut putih seperti perak berdiri di sisi putri quen en.
pria tampan itu dia memperlakukan putri quen en seakan wanita itu adalah tuanya.
"nona muda maafkan senior ini datang terlambat" ucap Zhuang.
putri quen en dia hanya mengangguk Kepalanya dengan pelan.
"nona muda apakah perlu senior ini membunuh ketiga wanita ini untuk nona"
"kematian terlalu cepat baginya itu terlalu mudah jika aku tidak membalas apa yang di lakukan aku akan rugi"kata putri quen en.
cih...
Lo Zhou dia meludah seakan begitu muak dan jijik akan sosok putri quen en.
"dasar wanita murahan pria siapa lagi yang kau Rayu ini"ceomoh Lo Zhou tidak suka.
Zhuang bagaimana hembusan angin datang ke arah Lo Zhou dengan keras menendang Mulut Lo Zhou dengan kakinya.
"Mulut kotor"
gigi Lo Zhou seakan ingin rontok habis karena tendangan itu .
pria ini begitu kejam.
"beraninya kau"Lo Zhou dengan geram.
Zhuang dia tidak menjawab namun kakinya langsung menginjak tangan Lo Zhou seakan ingin menghancurkan tulang tulang tangan Lo Zhou.
"tuan muda lepaskan tuan kami"kedua bawahan Lo Zhou datang memohon merangkak di bawah kaki Zhuang.
"tuan muda , biar nyawa kami yang jadi taruhannya namun lepaskan tuan kami"
pandangan Zhuang beralih ke dua wanita yang sedang bersujud di bawah kakinya.
melihat tangan dua wanita itu menyentuh sepatu membuat Zhuang marah hingga dengan keras menedang dua wanita itu.
seakan suatu kotor mengenai tubuh.
"jangan sekali-kali kalian datang mendekati ku , sungguh senior ini merasa jijik"hina Zhuang.
kedua bawahan itu mereka batuk darah .
"maaf kan tuan muda"tunduk kedua wanita itu yang merasakan takut di kala menatap mata Zhuang yang begitu dingin.
melihat Zhuang fokus terhadap bawahan Lo Zhou dengan Pelan merangkak mundur dan segera melarikan diri menghilang menjadi asap hitam.
Zhuang ingin mengejar nya namun putri quen en berkata"tidak perlu kau mencari, kita akan tau di mana tempat persembunyian Lo Zhou kepada bawahan ini"kata putri quen en.
melihat gurunya melarikan diri kedua gadis itu merosot ketakutan akan aura yang di miliki Zhuang.
"apa perlu senior ini memotong jari wanita ini nona"tanya Zhuang.
sontak pertanyaan itu membuat kedua wanita itu menggigil ketakutan pria Tampan ini sungguh kejam .
mereka ingin melarikan diri namun tidak bisa gerakan mereka seakan terkunci.
"bawa mereka ke penjara sekte naga langit"perintah putri quen en.
"baik nona muda"
"segera berdiri "tarik Zhuang terhadap kedua wanita itu yang langsung di bawa menghilang oleh Zhuang.
putri quen en hanya bisa menarik nafas dalam dalam di kehidupan ini sungguh dia banyak memiliki musuh .
kedamaian yang di impikan seakan begitu sulit.
putri quen en dia melajutkan perjalanan masuk lebih dalam lagi ke dalam istana bagian timur .
di depan pintu besi yang besar putri quen en terdiam.
di dalam adalah penjara bagi pangeran Lee.
entah kenapa jatung putri quen en seakan detak lebih cepat dia juga seakan begitu gugup .
mengingat dia akan bertemu dengan pangeran Lee.
cincin yang di gunakannya sama dengan cincin yang di berikan yan jin terhadap Yue Yue.
"pangeran Lee apakah qm Yan jin"gumam putri quen en.
putri quen en terllu gugup ,dia bingung apa yang akan di katakan ya ketika bertemu dengan pangeran Lee.
putri quen en ingin rasanya membentur Kepalanya ke dinding kenapa dia selalu lemah jika berhubungan dengan perasaan.
"sudah cukup quen, kenapa kau jadi gerogi tidak jelas seperti ini"gerutu putri quen en terhadap dirinya sendiri.
putri quen en pun mengunakan kekuatan apinya untuk membuka gembok besar di pintu besi itu .
kekuatan apa yang di gunakan putri quen en begitu panas hingga meleleh kan gembok besar itu.
kretttt.....
pintu pun terbuka.
namun putri quen en terpaku di tempat di kala melihat sosok pria berdiri tegap di hadapan .
putri quen en melebarkan matanya tidak menyangka akan bertemu dengan kaisar yu an Tian di sini.
penutup wajah .
sial putri quen en melepaskan saat bertemu Lo Zhou tadi.
sudah ketahuan kini tidak perlu putri quen en menutup identitas nya lagi.
hingga dengan segera putri quen en memasang wajah dinginnya terhadap kaisar yu an Tian.
"teryata permasuri zommen benar benar kamu putri quen "