
Tampak dari ratusan orang mereka terlihat sudah tidak berdaya,raut wajah mereka tampak jelas ke putus asa an.
"ketua jika terus maju ,semuanya akan berakhir " bo go.
"tapi jika mundur akan mati dengan hina" Liun en.
"bo go ,liun aku sudah putuskan lebih baik mundur biar kan aku yang menghalanginya mengorbankan nyawa 800 jiwa itu tidak mungkin , penduduk EN dalam peperangan ini sudah mati di kandang musuh 1400 jiwa jika terus maju maka selamanya EN akan musnah". putri quen en.
"ketua itu tidak mungkin anda sendiri melawan ribuan prajurit dalam sekejap mata anda akan ...." bo go tidak sanggup melanjutkan lagi perkataannya.
"pengorbanan satu orang tidak sebanding jika harus kehilangan 800 jiwa" putri quen en.
"ketua biarkan aku yang menghalangi mereka ini adalah tanggung jawab ku sebagai pangeran EN"Liun en.
putri quen en langsung memeluk Liun en "pergi ,pergi lah kakak " quen en dengen berkubah air mata.
kakak.
mendengar senior Qu menyebutkan kakak membuat pangeran Liun en terkejut begitu juga dengen bo go di samping nya.
"ketua ke...kenapa kau memanggilku kakak"tanya Pangeran liun en dengan gugup.
"zhuang...."panggil quen en Kemudian.
Zhuang yang sedang bertempur segera berlari ke arah putri quen en "senior ini menghadap nona"
"buat pertahanan dari serangan kita mundur ,kau habiskan orang orang yang menghalangi pintu gerbang"perintah quen en.
"baik " Zhuang pun kembali memimpin meminta semua membuat pertahanan di saat panah panah musuh menyerang ke arah mereka.
Zhuang berperang dengan pedang nya ia tidak bisa menujukan kekuatan nya.
para tentara zommen sudah naik ke atas menara .
putri quen en melihat itu segera meminta orang berlari keluar pintu gerbang.
"ketua kenapa anda memanggil ku dengan sebutan kakak"tanya liun lagi karena penasaran nya .
putri quen en tidak menjawab ia malah menaikinya kudanya dan membuka cadarnya.
mata liun en melebar tidak menyaka jika selama ini adiknya masih hidup dan berada di dekatnya.
pangeran liun en dan bo go mengejar putri quen en.
"ketua mohon anda ikut bersama kami" bo go.
"segera pergi bo go .....!!! usir quen en dengan dingin.
"putri quen jadi selama ini " liun en.
"maaf kan aku harus menyembunyikan identitas ku sebenarnya kepadamu ,anggap saja itu adalah hukuman atas perbuatamu yang tidak pernah perduli kepada ku kakak" putri quen en.
liun en dia merasakan hati teriris saat putri quen en adiknya satu satunya mengatakannya hal itu yang selama ini ia merasa sangat menyesal.
"bo go jika besok petang aku tidak datang di perbatasan maka bawalah semua penduduk EN kembali ke wilayah EN" pesan putri quen en yang terdengar pesan terakhir.
"ketua anda tidak bisa melakukan hal ini" bo go.
putri quen en melirik pasukan Zommen yang sudah di depan mata dengen ribuan prajurit yang lainya yang sedang menyusul tidak itu saja menara menara penuh dengan para pemanah.
melihat situasi seperti ini putri quen en secara diam diam menancapkan jarum emas ke kuda bo go dan liun en hingga kuda terkejut dan berlari.
pada saat itu ratusan anak panah ke arah putri quen en.
melihat itu putri quen en tersenyum sinis.
ia mencium kalungnya dan menghilang.
melihat tiba tiba sosok senior Qu hilang Para prajurit zommen melihat itu jadi terkejut.
"kemana orang itu"
zep...
putri quen en memutuskan kepala pemanah itu yang di atas menara .
hingga pertempuran pun terjadi.
Trang...
Trang...
deringan pedang terdengar.
gerakan putri quen en bagaikan angin dengan cepat Ia melawan hingga prajurit di atas menara itu tewas sekitar 70 orang.
wajah putri quen en begitu cantik bagian bidadari sehingga prajurit banyak yang terpesona akan kecantikan yang di miliki quen en
Zhuang pun datang membantu quen en .
treng.....
treng...
"Zhuang lindungi pasukannya EN hingga keluar pintu gerbang, aku akan mencegah pasukan zommen mengejar penduduk EN"putri quen en.
"baik nona"Zhuang pun langsung menghilang.
putri quen en pun segera mengambil tiga anak panah dan di arahkan ke bawa .
dengan segera putri quen en menarik anak panah .
zettttt....
anak panah itu pun meluncur ke arah pasukan zommen putri quen en segera mencium kalungnya yang membuat anak panah itu bertambah ratusan.
dan menacap di punggung pasukan zommen.
liun en menoleh menatapi quen en yang berada di atas menara yang seorang diri melindungi pasukan EN yang tersisa.
ia sangat menyesal mengabaikan adik nya bahkan rela mengorbankan nyawa nya demi rakyat dan dirinya sedangan ia sebagai putra mahkota kerajaan EN tidak bisa melakukan apa pun namun di sana berdiri seorang wanita muda seperti kesatria yang tidak takut akan kematian.
"pangeran liun ayo ,ingat pesan ketua jangan sia siakan pengorbanannya.
______________________________________
"yang mulia ..... yang mulia"Kasim berlari dengen keringat bercucuran di keningnya.
kaisar tang si fan yang akan bersiap pergi menaiki kereta menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Kasim tersebut.
"yang mulia ... Jendral Ming berencana akan menghabiskan pasukan EN yang melarikan diri di perbatasan dengen pasukan 3000 lebih yang sudah menunggu di sana " beritahu Kasim.
mendengar itu tang si fan alisnya berkedut "segera turun titah pasukan zommen mundur tidak perlu menyerang hingga ke perbatasan.
tidak lama Chin datang.
"hormat hamba yang mulia" Chin berlutut.
"berdir lah"tang si fan.
"terima kasih yang mulia , hamba baru mendapatkan laporan jika murid sekte naga langit ikut membantu pasukan EN"
"dari mana kau mengetahui hal ini , peperangan ini baru berlangsung satu Minggu bagian bisa sekte naga langit turun ke zommen "tang si fan.
"menurut analisa hamba ini adalah jebakan surat peperangan EN di kirim sebelum jauh rakyat EN menyerang ketika tujuh hari pasukan EN menyerang murid sakte naga langit datang"
"benar yang mulia jarak sekte langit ke zommen memakan jarak 10 puluh hari untuk kemari ,"Jiu .
"murid sakte naga langit bisa memasuk begitu saja ke pintu gerbang bahkan gerbang wilayah hancur berkeping keping oleh ledakan yang di buat dari sekte naga langit"
tang si fan jantungnya berdebar cepat saat ini dia sangat cemas "siapa pemimpin sekte naga langit?
"seorang wanita"Chin.
tidak lama Chin dan Jiu seperti menyadari sesuatu hingga mereka menyebutkan nama itu secara bersamaan.
"putri quen en"
"yang mulia.....
kaisar tang si fan pun langsung menghilang di hadapan kedua abdinya.
"ayo kita susul ,yang mulia pasti pergi ke perbatasan" Jiu.
kedua orang itu pun langsung menghilang.
sedangkan putri quen en ia pun menghilang saat pasukan EN sudah melewati gerbang.
ia berharap jika paduka en dapat selamat.
"ini kesempatanku untuk membunuh kaisar tang si fan ",ujar quen en menuju istana zommen.
namun yang di cari tidak di istana.
putri quen en menyelusuri setiap ruangan namun tidak menemukan sosok kaisar tang.
hingga ia memasuki ruang kerja Kaisar.
pintu di buka .
putri quen melihat mencari hal apa yang dapat mengancur kan kaisar tang si fan setidaknya kelemahan nya.
hingga ia berdiri di depan lukisan besar yang di tutupi kain putih.
tentu hal itu putri quen en ingat di kala ia menyamar menjadi pelayan , kaisar tang si fan tidak mengizinkan membuka bungkus kain putih ini.
karena putri quen en penasaran ia pun langsung menarik kain itu.
dan meminta lukisan apa di sana yang ternyata diri nya sendiri .
"ini ini adalah aku,"putri quen en bingung.
terlihat sebuah tulisan kecil di bawah lukisan yang tertulis....
ku lukis indah wajah mu putri quen en.....
namun perasaan putri quen en tidak menentu di kala membaca ...
kau mengenalku dengan sebutan pangeran Lee.
"jadi apa maksud semua ini"..... putri quen en.
ia pun membongkar berkas di meja kaisar tang si fan hingga ia menemukan fakta lain.
sebuah gambaran pangeran Lee yang dengan tampannya duduk di singgasana zommen.
putri quen en ia tertawa getir"jadi selama ini aku di tipu ...?