
kaisar yu dia terlihat memandangi kedua gelas itu namun dia melirik putri quen en terlihat jika kaisar yu memiliki niat lain terhadap putri quen en dia langsung mengambil gelas dari putri yen yen.
membuat putri quen en terdiam dengan pelan dia menarik tanganya meletakan kembali gelas tea itu.
terlihat para mentri istana melihat satu sama lain pdhl putri quen en adalah seorang permaisuri namun kaisar yu malah memilih gelas dari putri yen yen mereka melihat putri quen en dengan kasian.
sepertinya yang mulia kaisar tertarik terhadap putri yen yen".
"iya bener tampaknya pesta menari malam ini yang mulia kaisar memiliki kejutan bisa jadi dia akan menikahi putri yen yen sebagai selirnya?
"iya"
orang yang berada di aula terlihat berbisik bisik mengeluarkan pendapat mereka masing masing.
putri yen yen terlihat dia tersenyum malu menundukkan kepalanya menunggu kaisar yu an tian untuk meminum tea dari nya.
"zhen tidak suka tea jadi tidak bisa meminum ini" kaisar yu an tian langsung meletakan gelas itu kembali
dia melirik putri quen en terlihat putri quen en dia terlihat marah menatap kaisar yu an tian dengan tatapan tajam seakan seekor seriga akan menerkam seekor kelinci.
"jika seperti itu biarkan aku menuangkan arak untuk anda"putri yen yen.
"tidak perlu zhen rasa permaisuri bisa melakukan itu untuk ku"kaisar yu an tian.
putri quen en dia tersenyum licik menatap kaisar yu dengan tatapan tajamnya" lebih baik putri yen yen yang melakukannya karena aku baru sadar seorang yang di berkati dewa memiliki derajat tinggi jika aku menuangkan minuman itu untuk anda itu sama halnya aku adalah pelayan.
judar......
kata kata putri quen en membuat putri yen yen malu dia melakukan itu semua bahkan menawarkan diri menuangkan arak untuk kaisar bukah kah itu artinya dia adalah seorang pelayan.
"aku mohon undur diri merasa lelah seharian jalan jalan"putri quen en.
dia langsung meninggalkan aula kerajaan hatinya sangat sakit dia di permalukan di hadapannya semua orang.
mengambil minuman dari wanita lain dari pada istrinya sendri itu artinya putri quen en tidak ada harganya di matanya bahkan berani melakukan itu di hadapannya tidak menjaga perasaan seorang wanita.
melihat putri quen en pergi putri yen yen tersenyum bahagia" yang mulia jika aku menjadi pelayan anda itu tidak masalah asalkan bisa memuaskan anda dengan layananku"
"lebih baik kau pergi untuk mempersiapkan tarian malam ini"kaisar yu an tian langsung mejadi dingin.
melihat sikap kaisar yu berubah hati putri yen yen terasa hancur padahl dia sudah mengira jika kaisar yu mencintainya tapi saat melihat kemarahan di wajah putri quen en kaisar yu an tian juga terlihat bersalah.
"baik aku undur diri yang mulia" putri yen yen.
melihat putri yen yen pergi liu mendekati kaisar yu yang berada di kursi singgahsananya "yang mulia kaisar tampaknya permaisuri dia cemburu saat anda mengambil gelas putri yen yen.
"cemburu jika itu benar adanya itu artinya putri quen en mencintai ku"
"benar yang mulia"
________________________
malam telah tiba terdengar suara gong di pukul menandakan pesta telah di mulai.
putri en dia terasa enggan untuk datang kepesta.
pesta menari itu artinya pesta ini untuk putri yen yen yang ahli dalam menari pasti akan banyak wanita bangsawan akan datang untuk memperlihatkan tarian mereka kepada kaisar yu an tian.
sedangka putri quen en akan duduk di sebelah kaisar yu melihat suaminya menatap wanita lain dengan tatapan gairahnya membayangkan itu saja putri quen en begitu geram.
"putri mari kita ke istana yang mulia kaisar pasti sudah menunggu anda"
"baik lah"putri quen en dengan malas.
dia begitu malas keluar dengan penampilan seperti ini pakaian yang di gunakan begitu berat belum lagi perhiasan yang di kenakany terasa berat namun harus bagaimna lagi dia seorang permaisuri di kerajaan phonix pasti harus berpenampilan layaknya seorang wanita kerajaan terhormat.
yang mulia permaisuri telah tibaaa"
mereka yang hadir di dalam aula membuka mulut mereka melihat kecantikan putri quen en yang memukau membekukan setiap mata yang melihat.
putri quen en berjalan dengan angkuh ke atas singgahsana duduk di dekat kaisar yu an tian.
"kenapa lama sekali" kaisar yu an tian.
"sengaja karena males liat wajahmu yang menyebalkan" putri quen en.
kaisar yu an tian hanya tersenyum kecil.
sedang kan putri quen en memutar bola matanya dengan malas.
apa lagi harus melihat tarian tarian wanita yang terlihat dengan pakaian sedikit terbuka seperti bunga lotus.
kini giliran putri yen yen menaiki panggung dia terlihat cantik dengan pakaian sedikit terbuka yang di kenakannya dan sexy para penanton yang hadir mereka terlihat bertepuk tangan.
sedangkan putri quen en dia selalu melihat pintu seperti sedang menunggu seseorang datang namun yang di tunggu tidak kunjung "dasar pembohong"gumam putri quen en.
"siapa yang pembohong" kaisar yu an tian.
putri quen en membuang wajah kepada kaisar yu an tian tindakan tadi siang tidak akan dia lupakan pada saat nanti pasti dia akan membalasnya.
saat tarian putri yen yen di mulai dia terlihat berbakat tubuhnya begitu lentur mengikuti irama musik itu benar terlihat indah gerakanya begitu indah.
tamu yang hadir mereka sampai terdiam setelah selesai tepuk tangan meriah terdengar.
"namun acara ini tidak akan lengkap bukan jika yang mulia permaisuri tidak memperlihatkan tarian anda apakah yang mulia permaisuri bersediah untuk menari"putri yen yen.
"wanita ini seperti ingin mempermalukan aku jika tarianku jelek semua yang hadir di sini akan membanding bandingkan putri yen yen dan aku"batin putri quen en.
"permaisuri tunjukan lah aku juga penasaran dengan tarian anda" kaisar yu an tian.
putri quen en dia menamuk dalam hati dia tidak tau cara menari apa lagi tarian tradisional seperti ini yang dia tau adalah dance.
putri quen en terlihat terdiam untuk memikirkan cara lain.
tapi tiba tiba pintu itu terbuka sesosok pria misterius datang masuk pakaian yang di kenakan adalah berwarna hitam kulit begitu putih namun wajah tampan harus terhalang dengan iris iblis di wajah sebagian.
putri quen en tampak tersenyum bahagia kehadiran pangeran lee membantu dia agar tidak menari.
para tamu undangan mereka mundur beberapa meter melihat wajah pangeran lee terlihat ketakutan dan jijik melihat pangeran lee.
namun pangeran lee dia tidak memperdulikan tatapan orang di sekitar dia terus menatap wajah cantik putri quen en yang tempak tersenyum melihat kehadirannya.
di saat semua orang melihat dengan tatapan benci dan jijik namun hanya satu di dalam aula kerajaan yang besar yang tampak bahagia akan kehadiran hal itu membuat hati pangeran lee tidak akan pernah melepaskan putri quen en selamanya.
para penjaga ingin mencegah pangeran lee namun mereka takut saat melihat tatapan tajam pangeran lee.
kaisar yu an menatap dingin pangeran lee "untuk apa kamu kesini"?
pangeran lee dia tidak menanjawab seperti tidak mendengarkan kaisar yu an tian bicara dia hanya datang kepada putri quen en pada saat itu juga pangeran lee langsung mencium dengan lembut tangan putri quen en.
"malam ini istri ku begitu cantik" pangeran lee dengan suara pelan namun dapat di dengar oleh putri quen en dan kaisar yu an tian.
mendengarkan itu membuat kaisar yu an tian lepas kendali hingga melayangkan sebuah tinju di wajah pangeran lee "apa yang kau katakan istri dan kamu berani menyentuh putri quen en di hadapan ku, jangan pernah lagi kamu menginjak kamu di sini"kaisar yu an tian dengan suara pelan namun dengan dingin dia takut jika para tamu mendengarkan ini akan menjadi bahan gunjingan.
pangeran lee dia menatap kaisar yu an tian dengan tatapan dingin" apakah aku salah menyentuh istri sendri dan apakah aku salah menyebutkan istri ku apa kah kamu merasa keberatan hah kalau lihat betapa bodoh dirimu membawa wanita lain di hadapan istri ku ini dan menyakitkan hatinya aku tidak akan tinggal diam jika melihat istri ku menderita"pangeran lee.
terlihat kaisar yu an tian mengepalkan tangannya" pengawal seret dia kurung dan rantai jangan biarkan dia terbebas"
"baik yang mulia"
melihat itu putri quen en langsung berkata "dia adalah tamu ku dan aku yang mengundangnya jadi lebih baik kalian menyikir"putri quen en terhadap para pengawal.
"apa kamu yang mengundangnya" kaisar yu an tian.
"hmm iya apa itu masalah"?
kaisar yu an tian langsung menarik putri quen en keluar dari aula kerajaan namun karena gaun yang di gunakan putri quen en berat membuat dia susah melangkah hingga kaisar yu an mengendong putri quen en ala bridal style.
"turun kan aku brengsek"
kaisar yu an tian dia tidak menjawab dia terus mengendong putri quen en hingga sampai di kediamannya dengan kasar kaisar yu an melempar putri quen en keatas tempat tidur.
putri quen en meringis kesakitan "ada apa dengan mu hah, aku cuma mengundang pangeran lee kenapa kamu seperti kesetanan seperti ini"?
kaisar yu an langsung lain ke atas tubuh putri quen en dia ingin menekan putri en.
namun seseorang tiba tiba datang mendorong kaisar yu an tian hingga terjatuh "jangan sakitin dia"?pangeran lee.
"pangeran lee kenapa kau bisa di sini"?putri quen en.
"aku takut jika dia menyakiti mu"pangeran lee.
kaisar yu an tian langsung berdiri dan menghajar pangeran lee namun pangeran lee dia terlihat diam seperti menerima setiap pukulan dari kaisar yu an.
melihat itu putri quen en langsung berdiri di hadapan pangeran lee agar kaisar yu an tian berhenti memukuli pangeran lee.
"ohh jadi sekarang kamu membelanya"? pangeran lee.
"aku membelanya karena dia tidak salah dia hanya datang kepesta dan kau langsung marah apa kamu sudah gila" putri quen en
"iya aku gila karena kamu"kaisar yu an tian.
"kamu bisa memukul ku dengan sepuas mu tapi jangan pernah kamu sakit hati istri ku"pangeran lee dengan membentak.
bruk.
pukulan itu di layangkan kewajah pangeran lee" istri sekali lagi kamu menyebut putri quen en istri mu aku akan membunuh mu"?ancam kaisar yu an tian.
"aku tidak takut bagaimna pun dia adalah istri ku"
"cukup"putri quen en
membuat pria itu diam sedangkan putri quen en menatap kedua pria itu dengan tajam" kalian sekarang pergi keluar jika kalian ingin ribut di luar sana cepatttttt keluarrr"bentak putri quen en dia terlihat begitu marah.
kaisar yu an tian dan pangeran lee langsung keluar melihat mata putri quen en yang terlihat ingin membunuh apa lagi suaranya membuat telinga mereka terdengung.
prajurit langsung berlari menghampiri pangeran lee dan langsung menyeret pangeran lee untuk di bawah ke istana bagian barat.
"dia sudah berani menyetuh permaisuri dengan tangannya pastikan kalian memotong kedua tanganya" kaisar yu an dengan dingin.
"baik yang mulia.
__________________________
ayo di sini lebih penasaran dengan wajah kaisar yu atau pangeran lee"?