Quen En

Quen En
chapter 88



setelah meminum habis ramuan itu kaisar yu an Tian dia meletakan botol tersebut dan menuruti perintah putri quen en untuk tidur agar stamina segera pulih .


istirahat di sini ,aku akan pergi karena Sedikit memiliki urasan"? putri quen en .


namun pergelangan tangan di tarik oleh kaisar yu an Tian dan berkata"tidak memberikan sebuah ciuman untuk ku"tanya kaisar yu an Tian.


putri quen en dia mendekat wajahnya ke arah arah kaisar yu an Tian lalu melayangkan sebuah kecupan di kening kaisar yu an Tian"sudah" ,putri quen en.


kaisar yu an Tian dia tersenyum seraya mengangukan kepalanya pelan.


putri quen en pun melenggang kaki keluar .


"Liu kau masih di sini"tanya quen en setelah keluar dari kamar nya.


"hormat hamba yang mulia permaisuri,"Liu dengan segera membungkuk hormat.


"hamba menjaga yang mulia kaisar Takut beliau ada sesuatu yang di butuhkan"Liu.


"hmm jika seperti itu masuk lah ,kau tunggu kaisar di dalam saja"pinta putri quen en.


"baik yang mulia"Liu.


putri quen en pun dia melangkah kan kaki menuju ke ruang kerja kaisar yu an Tian.


Kasim ching dia tampak berlari kecil ke arah putri quen en"hormat hamba yang mulia permaisuri"Kasim itu membungkuk tubuh tanda hormat.


"bangun lah"putri quen en.


"terima kasih banyak yang mulia"


"ada hal apa tampaknya ada sesuatu yang ingin kau sampai kan"putri quen en.


Kasim Ching segera berlutut dibawah kaki putri quen en"yang mulia permaisuri .


Kasim itu menyerahkan sebuah gulungan surat kepada quen en"ini yang mulia dari kerajaan EN.


terlihat jelas lambang kerajaan EN tercap di depan gulungan bambu tersebut.


putri quen en mengambil itu dan melangkah kakinya masuk kedalam ruangan kerja kaisar yu an Tian yang biasa di gunakan.


"Kasim Ching masuk lah kedalam ikut dengan ku"putri quen en.


mendengar itu pria tua separu baya itu segera berjalan di belakang quen en.


putri quen en pun dia duduk dan membuka gulungan tersebut.


tertulis di sana jika ayahanda kaisar Yung en dalam sakit parah setiap hari selalu menyebut nama putri quen en.


kaisar yung EN Sangat berharap putri quen en datang berkunjung menemuinya.


putri quen en pun meletakan surat itu "saat seperti ini kau ingat kepadaku "gumam quen en dengan sedih .


"Kasim Ching perbanyakan pasukan berjaga di pintu gerbang perbatasan , karena saat ini kerajaan zommen menyerang kerajaan GU bagaimana pun kita harus waspada ,aku takut ke khawatiran ku terjadi"


"negara Phoenix memiliki tiga perbatasan yang mulia satu di bagian timur,selatan dan pintu gerbang istana utama"jelas Kasim Ching.


putri quen en tidak menjawab penjelasan Kasim Ching dia hanya meminta sebuah peta".


Kasim Ching mengambil kan sebuah peti yang tersusun dari di atas meja dan membuka peti tersebut .


Kasim itu membuka gulungan besar itu di hadapan quen en"yang mulia permaisuri ini adalah peta negara Phoenix"


putri quen en melihat dan mengamati peta tersebut dengan cepat dia mengerti tata letak keadaan kerajaan Phoenix.


"lebih baik perketat penjaga di gerbang timur"putri quen en.


mendengar itu Kasim Ching terpelongo "tapi yang mulia selama ini gerbang di bagian timur sedikit penjagaan, di karena musuh tidak akan bisa masuk melewati gerbang tersebut karena sebelum menuju gerbang bagian timur harus melewati lautan hingga tidak mungkin pemberontak ke gerbang bagian timur"


"ikut saja perintah ku"


membuat Kasim Ching terdiam tidak berani bersuara lagi hanya bisa mengangguk kepalanya pelan.


"tampak nya yang mulia permaisuri tidak bisa di bercaya akan ke pemimpin nya ,jika keadaan seperti ini bisa saja musuh sewaktu waktu menyerang kerajaan ini hanya menerima kekalahan hal ini harus segera ku laporkan kepada kaisar yu an Tian secepat nya"batin Kasim Ching.


Kasim itu pun membungkuk dirinya dan langsung keluar dari ruangan tersebut.


putri quen en pun menutup laporan laporan kerajaan dia dengan cepat mencium kalung dewa hingga cahaya putih datang menyelimuti tubuh quen en hingga hilang di dalam ruangan tersebut.


._____________________________________________


dia saat ini sudah berada di sekte naga langit namun Susana di tempat tersebut sangat sepi.


putri quen en berjalan dengan mengangkat kepala nya dengan tangan di lipat di dadanya .


dia tampak menghembuskan nafas berat dia memiliki firasat tidak baik akan terjadi dengan murid murid nya.


go Jia melihat kehadiran setan merah segera berlari menghampiri.


"hormat saya guru"go Jia.


putri quen en mengangkat tangan meminta go Jia segera berdiri.


"kemana yang lain kenapa sepi seperti ini"tanya quen en.


"sesuai perintah ,guru para laki laki ikut menjadi seorang agen bayaran ,saat ini mereka menuju wilayah GU"


putri quen en mengerut keningnya hingga alias hampir menyatu"aku tidak pernah memerintahkan hal seperti itu , bagaimana bisa menjadi seorang agen sedangkan ilmu beladiri mereka masih berada di standar rata rata ,jika ke wilayah Gu hanya mengantar nyawa "


"tapi guru , waktu itu guru sendiri yang mengatakan hal itu kepada kami "go Jia.


putri quen en dia hanya bisa menghela nafas "tampak nya seseorang sudah berani menyamar.menjadi setan merah"batin quen en dengan mengepalkan tangannya.


"perintah semua para wanita untuk bersiap menyiapkan pengobatan seperti yang telah ku ajarkan"


"baik guru"


putri quen en pun berbalik dan menghilangkan di hadapan go Jia.


menghilang tiba tiba tetap selalu membuat jantung go Jia terkejut seakan jantungan.


__________________________________________


di tempat lain.


sosok wanita dengan pakaian hitam menjuntai kelantai dengan mahkota di atas kepala nya .


wanita itu penuh dengan aura kegelapan tatapan begitu dingin dan kejam namun saat menatap pria yang tertidur dengan lelap bibir terukir senyuman.


"aku akan membuat putri quen en sibuk dengan begitu aku bisa dekat dengan mu"


wanita itu pun duduk di sisi kaisar yu an Tian dengan lembut memegangi wajah kaisar yu an Tian membuat pria itu terganggu dan dengan membuka mata"quen kau sudah kembali"


melihat itu senyum wanita seketika langsung hilang.


kaisar yu an Tian langsung mendorong dengan kasar wanita di hadapan"siapa kau"


wanita itu pun berdiri seraya memegangi rambut dengan lembut"sudah lupa dengan ku?


"tampak kau bukan manusia melainkan Iblis"bentak kaisar yu an Tian.


namun wanita itu tersenyum dan berkata"kau dan aku apa bedanya?


tidak ada Jawaban dari kaisar yu an Tian namun kaisar yu an Tian"pengawal pengawal.


penjaga yang berjag di luar pintu masuk menembus masuk tapi saat penjaga masuk kedalam sosok wanita itu pun langsung hilang.


rasa sakit tiba tiba di rasakan oleh kaisar yu an Tian dibagi kepalanya seakan ingin pecah .


Matanya kadang berwarna merah dan coklat dengan warna awal.


saat kaisar yu an Tian mendong kan wajahnya pengawal itu langsung jatuh pingsan


______________________________________________


like dan komentar donk