Quen En

Quen En
chapter 129



setalah Bagun dari mimpi aneh itu kepala quen en berdenyut sakit.


"apa maksudnya? aku mimpi Yue Yue seakan sosok Yue Yue adalah aku"quen en dengan bingung.


putri quen en pun segera mengambil jurnal yang tergeletak begitu saja di tempat tidurnya membaca halaman ke tujuh dia begitu penasaran apa yang sebenarnya terjadi , dan mimpi Yue Yue pasti adalah petunjuk menurut quen en sendiri.


 


***yue*** ***Yue aku bahagia mendengar berita dari Zhuang jika kau sudah resmi menjadi pelayan permaisuri hingga Zhuang mengatakan kau sangat bahagia tentu itu juga berita yang sangat penting untuk ku jika kau berada di istana maka aku akan Tenang berada di sini .


 


Yue aku mencintaimu setia lah menungguku sayang***.


seakan tidak membenarkan kabar dari Zhuang quen membuka halaman berikutnya tulisan di jurnal itu sama akan ketenangan hati yan jin karena berada di dalam istana.


"tampak Zhuang memberikan laporan palsu kepada Yan jin"gumam quen en kemudian.


"Zhuang.


"Zhuang...


panggil quen en hingga cahaya putih langsung muncul di hadapan quen en.


"nona"Zhuang datang seraya membungkukan tubuhnya.


"kenapa baju kotor seperti ini"tanya quen en yang melihat pakaian Zhuang terlihat kucel padahal quen en mengetahui sendiri jika Zhuang ada sosok naga yang begitu menjaga penampilan dan kebersihan.


"tadi hanya bertemu dengan musuh lama nona"


"musuh..?kau di segel di kitab begitu lama dan baru beberapa hari di sini bagaimana bisa memiliki musuh lama"?


"musuh sebelum senior ini di segel"


"siapa musuh yang kau maksud "tanya quen en.


Cheng Zheng.


deg.


jantung quen en langsung berdetak saat nama itu di sebuah berdetak sakit saat penyiksa berada di istana Phoenix melintas di fikiranya.


mereka semua harus membayar semua penderita itu suatu saat .


terlihat sedikit luka memar di tubuh Zhuang di pastikan bawahan Cheng Zheng bukan orang bisa pasti mereka juga memiliki kekuatan.


"sini biar ku obati luka mu"tawar quen en yang langsung di setujui oleh Zhuang.


"Zhuang , kenapa akhir akhir ini aku sering memimpikan Yue Yue "tanya quen en seraya mengobati luka di tangan Zhuang.


"mungkin nona terlalu menghayati jurnal tuan terdahulu"


"entahlah ,namun aku merasakan itu bukan mimpi melainkan memori yang masuk kedalam otak ku"


Zhuang dia langsung menatap quen en seraya menyatukan alisnya seakan di bingung "mimpi seperti apa yang nona alami"?tanya Zhuang .


putri quen en pun mulai menceritakan semua mimpi mimpi yang beberapa kali masuk kedalam tidurnya atau di saat tidak sadarkan diri.


setelah mendengar semua cerita mimpi dari quen dan wajah Zhuang tampak sedih "cerita mimpi nona seperti kehidupan nyata Yue Yue"


"benar kah,tapi kenapa bisa masuk kedalam mimpiku"tanya quen en yang masih bingung.


"apakah nona keturunan Yue Yue"?


perkataan asal Zhuang itu langsung membuat quen en berpikir keras"entahlah jika Yue Yue memiliki keturunan lalu dengan siapa pada akhirnya di menikah"tanya quen.


Zhuang dia hanya diam layaknya patung.


membuat quen kesel menunggu jawaban dari Zhuang"Zhuang ayo katakan kenapa kau malah diam saja"


"benar nona ,nona Yue Yue menikah lalu setelah itu Zhuang tidak tau lagi karena waktu itu tubuh ini langsung tertarik tersegel"


menikah.


"nona seperti tidak perlu senior ini menceritakan ,nona akan mengetahuinya "?


"caranya"?tanya quen en kemudian.


"dengan nona tidak sadarkan diri lagi"Zhuang.


"Zhuang jika seperti itu pukul aku ,agar tidak sadarkan diri"perintah Quen dengan yakin.


"tapi nona , ini akan menyakiti anda"


"tak apa Zhuang,jika benar Yue Yue adalah nenek moyang ku apa salah aku mencari tau dengan siapa Yue Yue menikah,?


"tapi nona "?


"sudahlah lakukan saja"perintah quen en seakan tidak ingin di bantah lagi.


di dalam hati quen en mulai takut jika Yue Yue adalah nenek moyangnya dan menikah dengan Cheng Zheng itu artinya dia adalah keturunan iblis ,tidak itu pasti tidak mungkin maka dari itu quen en bertekad akan mencari tau sebentar saat ini juga.


"baik lah Nona , tapi sebelum itu dapat senior ini bertanya"?


"iya silahkan saja Zhuang apa yang kau tanyakan"?


"kenapa Nona bisa kenal dengan pria yang membawa nona saat terluka saat latihan " Zhuang yang begitu penasaran dengan tang si fan yang tampak begitu akrab dan memuja quen en.


siapa.


"siapa yang kau maksud Zhuang"?


"seorang pria ketika kita latihan di atas gunung"


sudut bibir quen en pun terukir mengingat sosok pria misterius yang selalu menolongnya.


"dia adalah malaikat penolong ku"kata quen en .


malaikat penolong ,


seketika quen en mengingat jika dia memiliki janji ketemu sore ini dengan pria misterius itu.


"ah iya Zhuang ,untung kau membicarakan Malaikat penolong ku ,hal itu membuat aku ingat jika memiliki janji ketemuan sore ini dengan nya"quen en dengan semangat.


"Zhuang waktu itu kau melihat wajah malaikat ku ? apakah dia tampan"?tanya quen en .


"sangat tampan nona"Zhuang dengan nyakin seraya membayangkan sosok pangeran Yan jin putra mahkota kerajaan negeri Langit.


namun Zhuang dia merasa kasian dengan quen en bukankah Yan jin sangat mencintai Yue Yue .


tapi kenapa bisa dekat dengan quen en bahkan setelah mendengar cerita quen en , Zhuang memiliki dua kesimpulan yang pertama hanya ingin bermain main dengan quen en agar bisa melupakan Yue Yue yang ke dua balas dendam .


Zhuang melihat quen en dia tampak bahagia memilih bajunya di dalam lemari dan sedikit berdandan "apakah nona sedang jatuh cinta dengan pria itu"tanya Zhuang mastikan.


jatuh cinta


quen seakan memikirkan perkataan Zhuang jika dia jatuh cinta dengan pria misterius yang selalu membantunya lalu apakah dia sudah melupakannya yu an Tian?


entah lah namun quen en saat berada di sisi pria misterius itu dia merasa nyaman.


"nona apakah berkata ku benar jika nona sedang jatuh cinta"tanya Zhuang sekali lagi.


"entahlah namun aku tidak ingin jatuh cinta lagi karena aku takut terluka sekian kalinya".


"jika tidak kenapa nona menemui pria itu"


"Zhuang kenapa kau secerewet ini sekarang,aku hanya tidak enak saja jika menolak ajakkanya bagaimana pun dia baik kepadaku"


"ah sudahlah aku ingin segera bertemu dengan pria itu agar bisa cepat pulang nantinya ,kau tau aku masih begitu penasaran dengan sosok Yan jin dan Yue Yue"kata quen en lagi.


Zhuang hanya bisa tersenyum hambar quen en tidak sadar jika pria yang di temui saat ini adalah Yan jin .


tuan terdahulu.


Zhuang harus mengikuti putri quen en bagaimana pun dia juga ingin bertemu dengan tuan terdahulu.