
putri quen en yang mengunakan penutup wajah tentunya tidak di kenali oleh LiN Lin.
gadis muda yang selalu tersenyum di hadapan quen en terlihat saat ini begitu diam wajahnya tampak dingin tatapannya kosong putri quen en merasa bersalah seharusnya waktu itu dia tidak lupa membawa Lin Lin bersamanya atau membawanyan sekte naga langit.
"ku dengar kau ingin menyampaikannya sesuatu dari kerajaan"?tuan Yun.
putri quen en pun melihat pria itu yang di kelilingi gadis gadis muda dengan pakaian yang sedikit terbuka .
tenyata dugaan quen en salah tuan Yun bukan pria tua gendut jelek Melainkan pria masih muda,di liat dari raut wajah dia masih berumur 35 tahun dengan rambut panjang hitam yang di ikat longgar di belakang .
pakaian bagian dadanya di biarkan terbuka sehingga memperlihatkan dadanya yang kotak kotak.
"benar ,yang mulia kaisar meminta ku untuk membawa gadis gadis dari negara Gu yang anda beli beberapa hari yang lalu"
"hahahahha"tuan Yun tiba tiba tertawa dan kemudian menatap quen en dengan sinis seraya senyum miring.
"sejak kapan yang mulia kaisar mengurus urusan budak rendahan seperti mereka ,kau berbicara jangan mengada Ngada "?tuan Yun
"tuan Yun aku hanya menyampaikannya saja "quen en.
"jika benar itu adanya , bisakah aku melihat bukti nya"?
putri quen en mengeluarkan batu giok berwarna hijau jambrut dari balik pakaian nya.
"ini adalah tanda yang kaisar berikan pada ku untuk membawa gadis dari negara Gu yang telah kau beli, soal uang yang kau keluar akan segera di kirim oleh pihak istana" quen en
nona lon fen dia mengambil batu giok itu dan di serahkan kepada tuan Yun.
melihat batu giok itu tuan Yun menatap quen en dengan tatapan tajamnya dan berkata"apa kah benar yang mulia kaisar menyerahkan ini kepadamu?
"benar"quen en.
"baik jika seperti itu aku akan memerintahkan bawahanku untun menyiapkan kereta agar budak dari GU bisa segera Sampai di istana"
"terima kasih atas kemurahan hati Anda"quen en.
"dan Karena kau adalah pelayan istana ,biarkan nona lon fen mengantar mu ke ruang jamuan , perjalanan begitu jauh tentu nya kau pasti Lelah dan lapar"
"baik sekali lagi terima kasih"quen en .
"ayo biarkan aku mengantarkan mu"nona lon fen .
putri quen en pun sekilas melirik Lin Lin yang masuk tetap tertuduk sedih.
putri quen en dia Hanya menarik nafas berat seraya mengikuti nona lon fen membawanya kesuatu tempat .
"silahkan beristirahat di sini nanti pelayan akan mengantar kan makanan kesini"
"yaa"
nona lon pun dia langsung pergi meninggalkan quen en sendiri di dalam ruangan ,Rungan tersebut yang tampak seperti kamar.
tidak lama menunggu dua pelayan masuk membawa nampan yang penuh dengan makanan.
meletakan makanan tersebut di meja depan quen en.
"silahkan"
putri quen en pun langsung mengambil makan tersebut mengunakan sebuah sumpit dan memasukkan kedalaman mulut nya .
pelayan yang mengantarkan makanan tersebut dia sedang mengintip dan kemudian dia pergi.
putri quen en tau jika dia di awasi dengan segera dia mengeluarkan makanan tersebut dari mulut nya.
"tuan Yun dia benar benar licik tapi aku akan menunjukkan arti kekejaman yang sesungguhnya di hadapan.
putri quen en dia langsung menghilang .
kembali ke diaman tuan Yun dengan keadaan transparan hingga mereka tidak menyadari kehadiran quen en .
putri quen en dia langsung menuju Lin Lin Dan mengunakan kekuatan kalung dewa agar Lin Lin mengikuti kata katanya.
dan benar recana quen en berhasil .
Lin Lin dia tampak berjalan ke luar sesuai perintah quen en.
"hei kau mau kemana ,aku masih belum puas terhadap mu"tuan Yun.
"tiba tiba perut ku sakit"setelah berkata itu Lin Lin keluar.
namun tuan Yun tidak bisa percaya begitu saja dia memerintahkan kedua anak buahnya untuk mengikuti Lin Lin.
Lin Lin terus berjalan menuju belakang rumah bordil tersebut.
"katanya sakit perut kenapa dia malah kesini"?kedua bawahan tuan Yun .
putri quen en langsung mencium kalung dan menampakkan diri nya di hadapan kedua bawahan tuan Yun .
tidak ingin banyak basa basi quen en dia mengeluarkan pedang nya dan ...
bruk....
menyerang kedua orang tersebut jatuh pingsan.
aku harus cepat cepat kembali ke istana jika tidak kaisar itu pasti akan mencari ku"
putri quen en dia langsung menghampiri Lin Lin Dan membuat Lin Lin pingsan.
hingga dengan mudahnya di bawa pergi.
setibanya di istana quen en langsung meletakkan Lin Lin di atas tempat tidur nya .
"aku harus segera membawa pakaian kaisar "
putri quen en dia mengambil asal pakaian dan berlari masuk kedalam kamar kaisar tang si fan
yang tampak kedinginan karena hembusan angin dan dia tidak mengunakan pakaian .
melihat itu putri quen en ketawa dalam hati .
"dasar kaisar sok bersih lihat dia seperti kucing yang kedinginan namun sedikit mengemaskan kan"batin quen en.
"kau ingin membuat Zhen mati kedinginan terlalu lama menunggu mu "kaisar tang si fan.
"maaf yang mulia ,tadi hamba bingung mencari pakaian yang pantas anda gunakan "
"sudahlah pakaikan Zhen sudah benar benar kedinginan"
" baik yang mulia"
putri quen en langsung mengenakan pakaian itu di tubuh kaisar tang si fan.
tubuh kaisar yang tinggi membuat putri quen kesusahan sedangkan tubuh kecil hanya batas sebahu kaisar.
kaisar tang si fan langsung memeluk quen en.
membuat putri quen en terkejut hingga dia menatap kaisar tang si fan.
membuat tatapan mereka terkunci cukup lama.
berdiri disini"Kaisar tang si fan menurunkan putri quen en di atas kursi kecil membuat putri quen en kini sejejer dengan kaisar.
"ba...ikkk... yang mulia"putri quen en dengan gugup.
walaupun wajah kaisar tang si fan di tutupi topeng emas namun kaisar tang si fan memiliki mata yang indah bagaikan lautan luas berwarna biru.
"sudah selesai yang mulia"quen en.
"hmm sekarang temani Zhen ketaman ,Zhen ?membutuh menghirup udara segar"
"baik yang mulia"
kaisar tang si fan pun langsung melangkah keluar dari kamar nya
Lim dan Ming bawahan kaisar tang si fan langsung menghampiri kaisar.
"lebih baik kalian tunggu di sini karena ada pelayan ini yang menemani ku"putri quen en.
"baik yang mulia"
Tampa sadar kaisar tang si fan dia langsung menarik tangan quen en untuk berjalan kesisinya.
seluruh pelayan dan prajurit melihat fenomenal seperti itu.
sikap kaisar tang si fan yang begitu dingin biasa namun kali ini lebih lembut.
namun yang mengejutkan mereka adalah sikap kaisar tang si fan kepada seorang pelayan.
padahal selama ini banyak gadis gadis muda yang datang bagaikan air yang tak kunjung berhenti namun semua di tolak dengan tegas oleh kaisar.
putri quen en dia langsung menarik tangan". maaf yang mulia ,hal ini hamba takut jika semua berpikir yang tidak tidak tentang kita"? quen en.
tiba tiba terdengar.
Boom .....
terdengar suara ledakan di atas langit.
______________________________________________
mana pembaca setia ku suaranya .....
jangan lupa komentarnya