Quen En

Quen En
chapter 157



tabib itu membuka perban yang melilit lengan quen en .


melihat luka serius yang di alami putri quen en tabib itu berkata"nyonya muda ,luka anda cukup serius kami membutuhkan dua hari untuk membuat obat"


dua hari.


jika menunggu selama itu luka di lengan quen en akan infeksi dan bisa saja dia akan kehilangan lengan dan tangan nya.


"aku tidak bisa menunggu selama itu , selesaikan malam ini "


"tapi nyonya ,bahan membuat obat Sangat langka ,tidak sembarangan "kata tabib itu.


putri quen en dia tersenyum dia menatap pangeran Lee .


"pangeran Lee apakah tabib di kediaman mu ini benar benar tidak konsisten , mereka berkata dua hari ,aku harus menunggu ,itu sama artinya aku harus kehilangan lengan ku dan aku tidak ingin itu terjadi, Karena dengan tangan ini suatu saat aku akan membalas semua nya"


"istri ku tenang saja , biarkan aku yang mencari tanaman itu agar segera tabib ini membuat obat untuk anda"pangeran Lee berkata dengan sangat hati hati dan lembut hingga suaranya terdengar merdu enak di dengar.


tubuh kedua tabib itu langsung bergetar takut di kala majikan nya menyebut gadis itu dengan istri"


dan nada bicara pangeran Lee tidak pernah lembut dan ini kali pertama para tabib mendengar nya secara langsung.


"maaf harus merepotkan mu"kata putri quen en bersalah.


"untuk apa meminta maaf,hal ini sudah seharusnya ku lakukan"


putri quen en hanya tersenyum di hati merasa sangat terharu.


"kalian ikut dengan ku"peritah pangeran Lee seraya melenggangkan kakinya keluar.


kedua tabib itu segera mengikuti pangeran Lee dari belakang.


tapi quen en bukan orang yang selalu ingin mengandalkan orang lain , walaupun tubuhnya sakit dia tetap berusaha bangkit berdiri , melihat diri dari pantulan cermin dan luka di bagian lengannya akibatnya cakaran tajam dari yu an Tian.


sebagian lengannya sudah membiru di pastian jika putri quen en terkena racun.


dia mengulurkan tangannya yang kemudian muncul jarum emas.


dia tau cara pengobatan akupuntur .


dengan hati hati menusukan jarum emas itu kelenganya untuk pencegahan racun menyebar.


setelah hal itu berhasil , quen en mengambil tiga jarum lagi.


dia menusukan jarum itu beberapa kali hingga darah keluar .


rasa sakit membuat quen en sudah berkeringat dingin.


tapi keinginanya kuat untuk menyelamatkan lenganya .


dia melakukan lagi dengan jarum ke dua menusuk di bagian terluka dan darah hitam pun keluar.


dan rasa sakit pun bertambah hingga putri quen en mengigit bibirnya untuk menahan sakit dia tidak sadar jika bibir terluka akibat gigitannya.


bau amis tercium di penciuman quen en , tubuh lemah namun dia masih harus bertahan.


dia melanjutkan menusuk dengan jarum ke tiga.


rasa sakit yang luar bisa hingga ketika menahan bibir sudah penuh darah akibat gigitan menahan sakit.


tapi dia bukan lah wanita yang lemah , sakit seperti ini pernah dia alami sebelumnya.


selesai.


dia segera menutup lukanya dengan kain agar tidak terinfeksi dengan kuman seraya menunggu ramuan obat yang di cari oleh pangeran lee.


menunggu sekitar tiga jam lebih lamanya dengan menahan rasa sakit namun sosok pangeran Lee tidak kunjung datang hingga putri quen en memanggil Zhuang.


cahaya putih itu pun masuk menerobos .


"hormat senior ini nona muda"


"hmmm"putri quen en hanya berdehem .


mendengar nada suara putri quen en tampak lemah Zhuang segela mendongkan wajahny.


dia terkejut setengah mati bibir putri quen en tampak membiru serta kulit pucat seakan Tampa darah.


"nona muda ...."Zhuang menghampiri dengan khawatir dia tidak khawatir terhadap quen en melainkan dirinya sendiri.


jika quen en mati dia hanya terjalin kontrak pun akan ikut mati.


"aku sudah melakukan akupuntur untuk mengeluarkan racun tapi kenapa seakan rasa tetap sakit seperti ini seperti racun sudah menyebar keseluruhan saluran darah ku"beritahu quen en dengan suara berat menahan sakit.


jika wanita biasa merasakan sakit seperti ini di pastikan sudah pingsan sejak awal.


"nona ini adalah bekas cakaran iblis bahkan bukan iblis biasa melainkan raja Iblis sendiri tentu racun di kukunya 1000 kali lipat beracun dari iblis lainnya,tidak ada penawaranya terkecuali anda "


"apa ....?katakan Zhuang?!!!"tanya putri quen en dengan penekanan.


"meminum darah raja iblis itu sendiri"beritahu Zhuang .


perkataan Zhuang bagikan hantaman keras tepat di jantung quen en hingga membuat quen en berhenti bernafas sejenak mendengar nya.


"kematian lebih baik dari pada aku harus meminum darah Cheng Zheng"


Mulut Zhuang ternganga lebar jika tuannya mati dia tidak masalah namun yang jadi permasalahan nya dia adalah majikan sehidup semati jika tuanya mati maka dia akan ikut mati .


dia masih ingin hidup.


"nona muda jika anda mati musuh musuh anda pasti senang lalu bagian dengan sekte yang ada kelola "?


"dan anda baru betemu dengan Yan jin bukan ,apa kah anda tega meninggalkan nya kedua kalinya ?


Zhuang tidak pernah cerewet sebelum namun mendengar Tuan lebih memilih mati dia seakan tidak rela hingga terus berkata dengan bujukan agar tuanya hidup dan dia selamat.


"Zhuang berhenti lah bicara ,aku tau hidupku tidak penting bagi mu namun jika aku mati,kau akan mati bukan kah kamu sangat tidak rela mati"ceomoh quen en dengan nada mengejek.


Zhuang terdiam namun di dalam hati mengutuk putri quen en .


"pangeran Lee keluar mencarikan Ramuan untuk ku "beritahu quen en.


ramuan fikiran Zhuang pun melayang jauh tidak ada obat yang bisa mengobati cakar iblis ini terkecuali darah iblis itu sendiri.


pintu pun di buka .


masukkan sosok pangeran Lee .


terlihat wajahnya tampan kelelahan namun melihat tubuh putri quen en pucat dan bibirnya membiru .


dia segera berlari menghampiri quen en.


dia mengangkat tubuh quen en naik kepangkuan nya.


dia memperlakukan quen en layaknya seorang bayi.


"kau kembali"tanya quen en dengan bergetar.


"aku sudah mendapatkan nya "beritahu pangeran Lee .


putri quen en hanya tersenyum.


pangeran Lee mendekati wajahnya ke wajah quen en.


hingga detik kemudian bibirnya bersentuh dengan bibir quen en.


dia membuka mulut Quen en dengan lidahnya masuk kedalam mulut Quen en.


dan cairan masuk kedalam mulut Quen en.


putri quen en tau itu adalah darah.


tapi kenapa pangeran Lee melukai lidahnya hingga darah itu terminum oleh putri quen en sendiri.


yang awalnya bibir quen en biru dengan berlahan berubah menjadi merah muda dan kulit yang pucat berlahan berubah menjadi putih menawan.


rasa sakit itu pun menghilang.


dan tubuh quen en kembali sehat bahkan tubuh terasa lebih ringan.


dia segera bangkit dan menatap pangeran Lee .


dia barusan membahas tentang darah iblis yang dapat menyembuhkan nya tapi ini pangeran Lee mengunakan darahnya apa sebenarnya terjadi?