Quen En

Quen En
chapter 32



putri quen en melihat cairan di dalam botol "obat ini pun di racik oleh tabib istana bagaimna bisa aku mengkomsumsinya bisa saja obat ini adalah racun kaisar yu saja meminum obat ini dia selalu merasa sakit walau pun kemudian sembuh"


AARGG....


"ini kenapa sakit sekali bagian perut ku atau jangan jangan"


putri quen en langsung beranjak dari tempat tidurnya melihat noda darah di tempat tidurnya dia melebarkan matanya "gawat aku aku mens pertama, pantas saja sakit di bagian perut" gumam putri quen en.


pintu kamar itu langsung terbuka putri quen en tau siapa yang datang dia langsung melompat ketempat tidur menutupi noda darah di atas seprei dan menutupi tubuhnya dengan selimut.


"apa kamu sudah meminum obat itu"?kaisar yu an tian.


"sudah ku buang, obat itu begitu aneh"putri quen en.


"di buang!!!


"hmmm itu di sana"putri quen en melihat tempat sampah.


"dasar benar benar wanita menyebalkan obat itu adalah obat langka untuk membuatnya saja butuh dua bulan untuk satu botol dan kau membuangnya begitu saja, menyesal aku memberikan obat itu kepada mu"kaisar yu an tian.


"ssstttttt"putri quen en menaruh telunjuk di bibirnya menandakan untuk kaisar yu an tian diam.


"kenapa"? kaisar yu an tian marah.


"bisakah kau mengecilkan suara mu jika tidak ada seseorang akan mengetahui keberadaanku"putri quen en.


hmph....


kaisar yu an tian mendengus.


"apa yang kau bawa itu"


"ini pesanan ramuan yang kau pinta"kaisar yu an tian menyerahkan keranjang kecil.


letakan disana saja,kenapa kamu disini bukan kah pesta belum selsai"?


"sudah ku bubarkan"kaisar yu an tian dengan ketus.


"hmmm"putri quen en meanggukan kepala pelan.


"tampaknya kau sudah kelihatan sehat, jika seperti pergi sana ganti pakaian mu tidak mungkin kamu tidur dengan pakaian seperti itu"kaisar yu an.


"tidak tidak seperti malam ini aku akan tidur mengunakan pakaian ini saja"putri quen en mencari alasan.


"wajah mu terlihat mencurigakan apa kamu menyembunyikan sesuatu dari ku"


"tidak emg apa salahnya aku tidak dengan pakaian seperti ini"


"itu sangat berisik membuat ku tidak akan bisa tidur"


"untuk malam ini saja kau tidur di kamar lain bisakah"


"tidak, aku tidak bisa tidur selain di kamar ku sendiri"


putri quen en mengigit bibirnya memikirkan cara agar kaisar yu an tian pergi "aku lapar"?


"lalu"


"tidak bisakah kamu pergi untuk mengambilkan ku makanan"


"sebentar lagi tadi aku sudah meminta pelayan untuk mengantar kan makanan kesini"


"sial"batin putri quen en.


"apa yang kamu sembunyian di bawah selimut itu"?


"tidak ada aku hanya merasa kedinginan jadi mengenakan selimut ini"putri quen en tersenyum tepaksa.


kaisar yu an tian menyipitkan matanya menatap putri quen en dengan tatapan curiga.


dengan keras kaisar yu an tian menarik selimut itu.


"apa yang kau lakukankan"putri quen en.


kaisar melihat tidak ada sesuatu Yang aneh di sana namun melihat putri quen en duduk terlihat gelisah membuat kaisar yu an tian penasaran" berdiri "


"apa"putri quen en kaget.


"apa kamu tuli,aku mengatakan jika kamu berdiri"?


"tidak aku tidak bisa, tubuh ku merasa tidak enak badan jadi aku akan tidur"


kaisar yu an tian tidak menjawab apa pun dia langsung mengangkat putri quen en dan....


darah di atas seprei.


putri quen en menelan air liurnya wajah terlihat merah karena malu.


"sudah ku katakan aku tidak mau kenapa masih maksa"bentak putri quen en.


"kenapa ada darah, apa kamu terluka di bagian tertentu" kaisar yu an tian khawatir.


"itu aku itu...akuuu"putri quen en ragu untuk mengatakanya.


"itu kenapa berbicara dengan jelas jangan membuat ku khawatir seperti ini"?kaisar yu


putri quen en menelan air liurnya suara seperti terkunci tidak dapat berbicara lidahnya terasa keluh hal ini sungguh memalukan untuknya jika di katakan namun jika tidak di katakan bisa saja kaisar yu an tian panik dan memanggilnya tabib untuk memeriksanya hal itu jauh lebih memalukan di ketahui orang banyak.


"aku datang bulan" putri quen en dengan malu.


brukk....


putri quen en langsung di lepaskan begitu saja dari gendongan kaisar yu an tian membuat putri quen en meringis kesakitan.


"keterlaluan kenapa kau menjatuhakan ku sialan" putri quen en marah.


"aku minta maaf itu reflex hingga tidak sengaja aku menjatuhakan mu"kaisar yu an tian.


"dasar menyebalkan"


"lebih baik kamu pergi sana bawakan aku pembalut dan baju ganti"


"apa, kau berbicara yang benar saja aku seorang kaisar membawakan mu pembalut itu akan menjatuhkan martabat ku"


"di saat aku seperti ini kamu masih membiarkan martabat hah"


"tentu saja lagi pula aku tidak tau seperti apa pembalut jika aku meminta kepada pelayan mereka akan menertawakan ku di belakang"


benar juga di dunia kuno seperti ini mana mungkin ada pembalut yang praktis tentunya pasti hanya mengunakan kain"putri quen en dalam hati.


"jika seperti itu bawakan ku pakaian dan sebuah kain"


"hmm kan ku suruh pelayan yang mengatarnya untuk mu"


"lepaskan pelayan zi biarkan dia yang melayani ku di sini, hanya dia pelayan yang ku percaya saat ini"


"hmmmm,tunggu lah disini" kaisar yu an tian berlalu pergi.


______________________


yang mulia hamba melapor jika pelayan zi dia sudah tidak ada di ruang tahanan tampaknya pelayan zi melarikan diri"


"melarikan diri dengan penjaga yang tetat bagaimna hal ini bisa terjadi apa lagi dia di ikat kedua tangan dan kakinya bisakah itu di sebut melarikan diri"kaisar yu an tian dengan dingin.


pengawal itu terlihat berkeringat dingin seluruh tubuhnya tampak bergetar karena takut" hamba tidak mengetahui soal ini yang mulia namun penjaga penjara mereka mengatakan saat melakukan pemeriksaan pintu penjara sudah di rusak dan pelayan zi sudah tidak ada di sana tidak hanya itu penjaga yang berjaga mereka semua terkena obat bius hingga tidak sadarkan diri"pengawal itu menjelaskan dengan takut.


"kurang ajar hal ini pasti ada orang luar yang membawa pelayan zi, panggil liu kemari"kaisar yu an tian.


baik yang mulia" pengawal itu langsung berbungkuk hormat.


yang mulia kaisar hal ini tidak bisa di diamkan saja kerajaan phonix tampanya dalam kondisi semakin bahaya musuh yang bersembunyi mereka mulai terang terangan melakukan penyerangan"mentri.


"iya apa lagi saat ini permaisuri hilang begitu saja bersamaan dengan pelayan zi hal ini begitu ganjil"


"tidak itu saja pangeran lee tiba tiba muncul di pesta bahkan terlihat jelas memperlakuan yang mulia permaisuri penuh perhatian hal ini patut di curigai yang mulia kaisar"


"diam" bentak kaisar yu an tian.


seketika langsung membungkam mulut orang orang hingga terasa begitu hening.


"secara tidak langsung kalian mengatakan jika permaisuri melakukan penghianatan terhadapku apakah itu maksud kalian semua"


"bu...bu..kan seperti iya yang mulia kaisar tapi semenjak kedatangan yang mulia permaisuri musuh yang tidak tau siapa tampak secara terang terangan melakukan penyerangan terhadap kerajaan phonix"


kaisar yu an tian menatap mereka dengan tatapan tajam membuat mental mereka seketika menciut tidak berani lagi berkata kata.


hamba menghadap yang mulia kaisar "liu.


"selidiki siapa yang melakukan penyerangan terhadap permaisuri di kediamannya jika ada petunjuk sekecil apa pun tunjukan kepadaku"kaisar yu.


"yang mulia saat hamba hamba melakukan penyelidikan hamba menemukan kipas ini tidak jauh di tempat kejadian penyerangan permaisuri" liu memberikan sebuah kipas yang berwarna biru langsung dengan ukiran sebuah gunung berwarna merah.


"hmm temukan pertunjuk lainnya"kaisar yu an tian.


baik yang mulia" liu


"jendral hun len periksa seluruh penjara dan saksi mata yang membawa pelayan zi,zhen rasa orang ini adalah orang yang sama. yang ingin membunuh permaisuri"


"baik yang mulia kaisar".


putri quen en yang menunggu di kamar kaisar dia begitu jenuh menunggu begitu lama yu an tian namun tak kunjung datang hingga pintu di buka.


kaisar yu an tian membawa sebuah peti yang cukup besar dan meletakan di atas meja"ini pakaian yang kamu inginkan"


"kenapa lama sekali?" dan mana pelayan zi kenapa kau yang membawa pakaian ini"?


"pelayan zi dia kabur saat di penjara"


"apa itu tidak mungkin"


"sudahlah hal ini sudah ku utus bawahan kamu jaga memikirkan hal yang tidak penting aku bisa mencari penggati pelayan mu itu"


"aku tidak mau pokoknya kamu harus cari di mana pelayan zi jika tidak menemukanya aku tidak ingin bicara dengan mu"


"iya iya terserah padamu aja"


"sudahlah sana keluar aku ingin mengganti pakaiannya ini" usir putri quen en.


"dasar merepotkan"kaisar yu pergi.


putri quen en langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian yang di bawah kaisar yu untuknya tidak lupa juga dia merias wajahnya dan mengikat rambutnya setelah di pastikan telah rapi.


ke tempat kaisar yu an tian berada" putri quen en mencium kalung itu dan menghilang dan saat mehilang dia berada di ruang kaisar yu.


melihat ada beberapa orang yang sedang menghadap kaisar yu an tian putri quen en langsung bersembunyi.


"yang mulia ini adalah kedua tangan pangeran lee"


kaisar yu an tian melihat kotak besar yang di bawah oleh prajurit kehadapan.


prajurit itu langsung meangkat apa yang di dalam kotak itu untuk di tunjukan kepada kaisar yu an tian.


tubuh putri quen en terasa lemas melihat prajurit itu memegangi dua tangan yang terpotong.


"itu tidak mungkin tangan pangeran lee"gumam putri quen en dengan sedih.


dia merasa bersalah karena dia yang mengundang pangeran lee ke pesta nari itu sehingga pangeran lee mendapatkan hukuman seperti itu dan tidak menyangka jika kaisar yu an tian akan bertindak sekejam ini


________________________________________


Pangeran lee



episode selanjutnya akan update dua episode sekaligus dengan sarat vote sebanyak banyaknya ya.


terima kasih ya udh kasih vote 🤗