
"Mau makan di mana"? tanya Al kepada Fisha setelah mereka berada di dalam mobil
"Kenapa kamu mengajak aku untuk pergi? padahala aku belum menghabiskan makanan ku"! ucap Fisya yang bertanya balik ke pada Al tanpa mau menjawab pertanyaan Al.
"Aku tidak ingin berlama -lama di sana, aku tahu! kamu pasti tidak nyaman berada di sana karena ada Viona"!
"Apa kamu mengkhawatirkan diriku"?tanya Fisha.
"hmmm".angguk Al menjawab pertanyaan Fisha sambil dirinya fokus menyetir.
"Oh Benarkah"? tanya Fisya yang tidak percaya akan jawaban dari Al.
"Kenapa"?tanya Al "kamu tidak percaya"?tanyanya lagi.
Fisha hanya menganggukkan kepalanya saja membenarkan perkataan Al .
"Kamu benar ngak percaya"?tanya Al lagi yang tidak habis fikir Bisa -bisanya , Fisya tidak mempercayai ucapannya!. "Kenapa"?tanyanya
"Apanya yang aneh"?.
"Ya aneh saja! dulu kamu jangankan untuk khawatir kepada ku perdulipun tidak! dan sekarang tiba-tiba saja kita bertemu kembali dan kamu mengatakan suka kepadaku!" tunjuk Fisya pada diri sendiri ." sekarang kamu juga ingin menjadikan aku sebagai calon istrimu , dan sekarang kamu juga mengkhawatirkan aku! apa kamu tidak merasa begitu aneh? rasanya begitu aneh saja bagiku"!.
Deg.
Mendegar itu semua rasanya Al begitu menyesal atas perbuatannya dulu! bahkan dia tidak yakin kalau Fisha akan mau memaafkan dirinya!. dan benar-benar masih mau untuk menerimanya kembali untuk memulai hubungan yang sudah membaik seperti sekarang ini setelah mengetahu akan rencana dirinya yang dulu ketika pertama kali dirinya mendekati Fisya dan ingin menjadikan Fisya sebagai kekasihnya. dia berharap sampai kapanpun Fisha tidak akan mengetahui rencana liciknya dulu. kalau saja sampai Fisya mengetauhui akan rencananya dulu dia tidak yakin apakah Fisya masih mau memaafkannya, dan untuk hubungannya ini . dia juga tidak tau apa yang akan terjadi kepada hubungannya nanti.
"Kamu tau Al? dulu bahkan aku yang selalu mendekatimu, padahal yang pertama kali meminta aku, untuk kita menjalin hubungan itu kan kamu!, aneh kan tapi itu nyata! setelah kita jadian kok aku ya yang selalu saja mau mengikutimu,yang selalu mengejar-ngejar mu agar kamu perduli terhadapku ,rasanya aneh sekali kan Al"?tanya Fisha sekalian menyindir akan perbuatan Al dulu.
Al hanya bisa menelan salivanya saja tanpa bisa menjawab segala pertanyaan yang Fisha ajukan, rasanya suaranya sama sekali tidak bisa di keluarkan seperti ada benda yang menahannya.
"Bahkan setiap kali kamu menyuruhku ini, itu selalu saja aku lakukan, tapi apa yang aku dapat setelah menerima semua permintaan mu itu! kamu mengabaiku bahkan kamu tidak pernah menganggap aku ada, kecuali ketika di depan Viona! sepertinya waktu itu aku saja yang terlalu kepedean kalau kamu benar-benar mencintaiku! kamu membuat ku seperti wanita bodoh saja Al".ucap Fisha terseyum pahit dengan menggelengkan kepalanya membayangkan kejadian pahit yang di alaminya dulu.
" Bahkan dulu setiap saat aku selalu saja harus mau mengikuti mu!, bahkan aku juga haru selalu mau menuruti setiap keinginanmu itu, kalau tidak pasti kamu akan marah dan dengan teganya kamu menyuruhku untuk turun dari mobilmu, meninggalkan ku begitu saja. dan kamu juga tidak ingin berbicara denganku bahkan berhari -hari lamanya sekedar untuk menatapku saja kamu juga tidak ingin!. yang bahkan kadang tidak masuk akal itu!.kamu tau Al? aku pernah berfikir kalau saat itu kamu mendekatiku hanya untuk membuat viona cemburu saja, karena tidak lama setelah kalian putus kamu mengajak ku untuk menjadi pacar mu!.dan dengan begitu mungkin Viona akan cemburu dan meminta kamu kembali lagi dengannya!,apa mungkin memang seperti itu Al"?tanya Fisha "apa sekarang seperti itu juga"? tanya nya lagi yang ingin sekali membuat Al mengaku akan niat nya dulu