Love Me Please

Love Me Please
Bab 60



Al tida habis fikir dengan pemikiran Fisya terhadap dirinya, apa yang di lakukan olehnya selama ini,apa dia tidak bisa merasakan apa yang dia rasakan selama ini.


"Tolong berhentilah memberi perhatian yang akan membuat aku salah paham,tolong jangan menorehkan luka yang sudah mengering Al".


"Luka seperti apa yang kamu maksud Sya"?.tanya Al yang merasa bingung apa caranya mendekati Fisya selama ini menyakiti dirinya? apa perlakuan Dirinya selama ini juga mengganggu Fisya?, atau apa karena Fisya sudah memiliki tambatan hati lain makanya dia meminta Al untuk berhenti mengharap kepadanya sekarang.apa seperti itu,begitulah yang di fikirkan oleh Al sekarang banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang ada di benaknya sekarang."apa ini caramu untuk bisa menghindar dariku Sya? apa begini caramu yang ingin menjauh dari ku iya"?.tanya Al yang mulai tersulut emosi akan permintaan Fisya.


"Apa karena sudah ada lelaki lain di hatimu makanya kamu berbicara seperti itu Sya? kamu bilang aku menorehkan luka di hatimu,apa kamu tidak salah mengatakan itu Sya?seharusnya aku yang menanyakan itu kepadamu, kenapa kamu pergi begitu saja dari ku tanpa memberi alasan apapun kepadaku hah. bahkan kamu hilang begitu saja tanpa pamit padaku".ucap Al


"Dan sekarang kamu ingin aku menjauhimu makanya kamu mengatakan kalau aku yang menyakitimu, kalau memang kamu sudah ada lelaki yang lain di hatimu katakan Sya,jagan kamu beri alasan seolah olah aku menyakiti mu"?.ucap Al yang mulai menurunkan nada suaranya.


"Padahal kita masih mempunyai hubungan Sya tidak ada di antara kita yang mengucapkan kata putus Sya,aku hanya ingin memperbaiki hubungan kita yang sudah merenggang ini Sya,apa aku salah mengharapkan hubungan ini kembali seperti sebelumnya? apa sebegitunya kamu ingin aku menjauh darimu sampai kamu harus membuat alasan-alasan yang tidak masuk akal"?.


"Heh".Fisya tersenyum mengejek kepada Al "Alasan yang tidak masuk akal katamu?Kamu tau Al kamu itu pandai sekali dalam berekting sampai-sampai membuat aku percaya aka sandiwaramu itu, kamu sangat berbakat menjadi aktor".ucap Fisya yang menatap Al dengan tatapan begitu tajam.


"Apa yang kamu katakan Sya, sandiwara seperti apa yang kamu maksud"?.


Al segera saja menarik tangan Fisya,dan segera menbawanya kedalam dekapannya,yang membuat Fisya terkejut harus kembali membalikan tubuhnya dan berhadapan dengan Al,denga posisi yang begitu terlihat intim diantara keduanya.


"Apa yang kamu lakukan?lepaskan".ujar Fisya dengan posisi yang tidak nyaman,kalau ada yang masuk dan melihat kelakuan mereka berdua bisa bahayakan.


"Apa yang kamu katakan Sya?apa perhatian yang aku berikan selama ini tidak ada artinya sama sekali di matamu?,kamu menganggap semua perhatian yang aku berikan hanya sebuah sandiwara?apa karena ada lelaki lain di hatimu makanya kamu mengatakan semua perlakuan yang aku berikan kepadamu hanya sebuah sandiwara saja apa itu maksudmu Sya"?bentak Al yang tidak habis fikir dengan pemikiran wanita yang masih di dekapannya ini.


"Iya. iya ada lelaki lain di hatiku dan aku begitu mencintainya".ucap Fisya dengan menggebu-gebu."Jadi berhentilah melakukan hal bodoh".ucap Fisya akhirnya yang sudah tidak tahan lagi akan perlakuan Al,lebih baik dia berbohong agar Al melepaskan dirinya. menurutnya lebih baik dia mengatakan hal itu untuk melindungi hatinya dari Al


Deg


Sungguh pernyataan Fisya begitu membuat Al patah hati.setelah sekian lama dia menunggu wanita yang di cintainya,tapi apa yang dia terima sekarang wanita pujaannya malah mempunyai pria lain di hatinya.ini tidak bisa di biarkan!.