
Hari ini seharian penuh Alkasy menghabiskan waktunya hanya berduaan dengan Fisha , membuatnya begitu bahagia. dari jalan-jalan pagi,pergi ke taman wisata bersama, mengelilingin kota A. hingga sorenya mereka pun memutuskan untuk pergi ke pantai, menghabis kan waktu sore terakhirnya berada di kota ini di sana . menikmati suasana pantai yang begitu sejuk di sore hari yang ramai akan pengunjung . walaupun hari mulai gelap tapi para pengunjung semakin ramai mungkin ingin melihat matahari tenggelam. atau dengan kata lain Sunset.
Dan sekaran disinilah mereka sekarang berada, duduk di atas pasir dengan Fisha yang menyenderkan kepalanya di bahu Alkasy. dan sebelah tangan Alkasy yang melingkar di pinggang Fisha, menikmati suasana sore di pantai yang begitu indah, dengan bunyi deburan ombak yang begitu menenangkan. dengan warna langit yang mulai kemerahan menandakan akan tenggelamnya sang surya ke peraduanya.
"Apa kamu senang"?tanya Al di sela menikmati waktu sorenya.
"Hmm". angguk Fisha. "kamu"?tanya Fisha.
"Aku juga"!. ucap Alkasy mengeratkan pelukannya.menatap indahnya pantai di sore hari. walaupun sebelumnya dirinya merasa kecewa karena usahanya selalu saja gagal ingin berlama-lama dekat dengan Fisha, tapi itu semua tidak masalah, kekecewaannya itu tidak ada apanya dengan apa yang sekarang dia rasakan . sungguh tidak bisa dia katakan apa yang dia rasa sekarang yang jelas dirinya begitu bahagia.
"Nanti malam pergilah kelantai paling atas".ucap Al sambil memainkan jari-jari Fisha.
"Buat apa"?tanya Fisha penasaran sedikit menjauhkan tubuhnya untuk bisa menatap Alkasy.
"Pergi saja jangan banyak tanya"! ucap Alkasy.
"Tapikan aku kan penasaran".
"Yasudah kalau kamu penasaran, makanya nanti malam jangan lupa kelantai paling atas di hotel yang kita tempati, karena aku menunggumu"! ucap Al.
"Is kamu ini sok sok an misterius begitu. emang nya ada apasih"?
"Apa ya"?ucap Al pura-pura berfikir. "Hmmm ada deh".ucapnya kemudian, terlihat begitu menjengkelkan di mata Fisha.
"Ihhh... kamu ini nyebelin tau!, bilangin aja kenapa sih"! ucap Fisha kesal.
"Penasaran ya...."?ucap Al sambil memainkan alis nya naik turun. "Beneran pengen tau"?
"Sini biar aku bisikin" ucap Al. dengan Fisha yang mulai mendekat lagi dengan Alkasy.
"Apa? cepat katakan"!. ucapnya yang begitu tidak sabar menunggu apa yang ingin di bisikan oleh Alkasy.
Dengan senyum menyeringai Alkasy pun mulai membisikan sesuatu di telinga Fisha. "kamu tau! R.A.H.A.S.I.A. rahasia".ucap Al yang mendapatkan pukulan dari Fisha.
"Is nyebelin, nyebelin".ucap Fisha terus memukul Alkasy,.
Sungguh Alkasy begitu bahagia bisa menggoda Fisha apa lagi dengan wajahnya yang terlihat begitu lucu di matanya. sungguh Alkasy tidak sanggup menahan tawanya akan ekpresi Fisha yang kaget akan ucapannya.
"Hahhaahha hahahah". tawa Al begitu bahagia.
"Nyebelin nyebelin ".ucap Fisha kesal.
"Rasakan ini".ucap Fisha memukul Al
"Buk. buk. buk".
"Hahhaha ampun yang, ampun ".ucap Al yang gos gosan mengatur nafasnya akibat tertawa.
"Kamu nyebelin baget".ucap Fisha yang menghentikan pukulan nya. dan segera memalingkan mukanya ke arah lain karena kesal terhadap Alkasy.
"Idih jangan ngambek gitu dong yang, aku kan hanya bercanda".ucap Al.
"Bercada kata mu?, tapi ngak gitu juga,".ucapnya kesal. " aku ingin pulang"! ucapnya segera bagun , dan pergi meninggalkan Alkasy tanpa perduli Alkasy yang terus memanggilnya.