
"Jadi kamu ingin berkenalan kan dengan di riku"?tanya Fisya kepada Viona sambil mengulur kan tangannya.
"Perkenalkan namaku Nafisya Azzahra."ucap Fisya memperkenalkan dirinya kepada Viona "sudah kenal".ucap Fisya tersenyum sinis.
"Wa-what".ucap Viona yang terkejut ternyata wanita cantik yang sedari tadi berada di sisi Al Nafis? teman satu kampusnya sungguh dia tidak menyangka bisa bertemu dengan perempuan itu lagi, pantesan sedari tadi dia seperti mengenal perempuan tersebut.
"Sudah santai saja tidak perlu kaget begitu"! ucap Fisya "seperti habis lihat hantu saja kamu itu".ujarnya lagi.
Viona yang mulai sadar akan keterkejutannya pun mulai bertingkah seperti semula lagi,."Siapa yang kaget biasa saja! cuma aku tidak menyangka saja bisa bertemu dengan mu lagi disini! ternyata kamu masih seperti dulu tidak ada yang berubah masih jelek saja, lagian pakaianmu itu masih norak saja sama seperti dulu, apa kamu ngak bisa berpakai lebih bagus dari pada itu? apa perlu aku ajarkan berpakaian dengan baik dan benar?bikin mataku sakit saja"! ujar Viona dengan angkuh menghina Fisya .
Dengan menaikkan sebelah bibirnya Fisya tersenyum sinis kepada Viona, dia hanya menggelengkan kepalanya saja mendengar kata yang keluar dari mulut Viona, ternyata perempuan itu tidak pernah berubah sama sekali masih angkuh dan sombong seperti dulu.
Dan jangan tanyakan bagaimana kelakuan pria-pria yang berada di situ mereka bisa merasakan aura permusuhan sepertinya, mereka hanya bisa saling berdoa di dalam hati mereka masing-masing semoga saja tidak jadi perperangan kedua.
"Sial".batin Jack yang merasa menyesal telah mengundang Viona, kalau tau kejadian akan begini lebih baik tadi dia meminta Viona agar tidak datang saja.
" Heh".seyum sini Fisya "benarkah? Sepertinya perkataan anda itu cocok untuk diri anda sendiri! , sepertinya mata anda pun sudah rabun perlu kedokter mata, bisa bisanya anda mengatakan saya jelek! apa perlu saya belikan kacamata untuk anda nona"? tanya Fisya sambil melepaskan ikatan rambutnya, lalu dia pun mengibaskan rambutnya agar tergerai dan ulahnya itu mengenai Viona . dia bahkan sengaja melakukannya agar Viona kesal.
"Apakah seperti ini yang di katakan jelek nona"?tanya Fisha lagi dengan menyilangkan satu kakinya di atas pahanya dan tangannya yang menumpang dagunya, gayanya seperti model sedang berpose saja.
"Sayang".ucap Al yang tidak terima akan kelakuan calon istrinya ini yang berpose cantik di hadapan teman temanya, dia tidak terima.
Ketiga teman Al hanya bisa menganga melihat kelakuan Fisya, sungguh Fisya yang sekarang begitu berbeda menurut mereka , bahkan hanya berpose seperti itu dia sudah terlihat cantik dan sexy, mereka hannya bisa menelan salivanya masing-masing melihat pemandangan di depanya itu..
"Tutup mata kalian ".ucap Al sambil berdiri dari duduknya dan melangkah ke arah teman-temannya untuk mengusap wajah mereka satu persatu, yang terlihat sekali tatapan penuh damba.
"Apaan sih ngenganggu aja".ucap Jefri akan kelakuan Al yang menggagu keindahan di depan matanya ini.
"See ".ucap Fisya kepada Viona sambil mengarahkan pandangan matanya kepada Danil, Jefri dan Jack "Kalau aku jelek tidak mungkin mereka akan melihatku seperti itu dengan tatapan penuh kagum dan terpesona".ucap Fisya dengan senyum ejeknya.