Love Me Please

Love Me Please
Bab 55



Al yang baru saja tiba di pelantara rumah Fisya pun segera turun dari mobilnya dan segera mengetuk pintu rumah Fisya memanggil-manggil namanya.


tokk


tokk


tokk


"Sya, Fisya tolong buka pintunya aku ingin bicara sebentar".ucapnya


"Sya,sya".panggilnya lagi masih dengan terus mengetok pintun rumah sekretarisnya itu,mengingat rumah ini ada belnya Al pun segera beralih menekan bel pintu rumah sekretarisnya itu sangking buru-buru ingin menemui Fisya sampai lupa kalau setiap perumahan di sini ada belnya.buang-buang tenaga saja dia barusan mengedor- ngedor rumah sekretarisnya ini sampai jari-jarinya sakit akibat terlalu keras mengetok pintu rumah Fisya denga tangannya, sedangkan orang yang di dalam pasti sama sekali tidak mendengar suara ketukan pintu.Dia pun segera beralih menekan bel.


Tapi sudah berapa kali Al menekan bel belum juga ada tanda-tanda penghuninya untuk membukakan pintu untuk dirinya.


"****, sial,sial".umpat Al dengan mengusap wajahnya Frustasi


"Apa dia marah karena aku terlalu memaksanya, ahh ntah lah baru juga baikan masa harus marahan lagi".gumam Al sambil berlalu untuk pulang kerumahnya, lebih baik dia sekarang membersihkan tubuhnya dulu agar kembali segar sambil memikirkan bagaimana caranya membujuk sekretarisnya itu agar tidak marah terhadapnya.lebih baik nanti malam dia kembali kerumah sekretarisnya lagi,dan dia harus berbicara dengan sekretarisnya dan meluruskan atas sikapnya barusan.


πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„πŸŽ„


Malampun tiba.


Al yang baru saja selesai makan malam itupun segera saja bergegas pergi keluar untuk mendatangin ruma sekretarisnya kembali.


Al yang memerhatikan suasana rumah Fisya dari teras rumahnya pun segera menghentika langkahnya karena rumah sekretarianya itu terlihat begitu sunyi,sepi dan begitu gelap seperti tidak ada penghuninya sama sekali, menimbulkan banyak pertanyaan di Fikirannya.


"kalau benar jam segini sudah tidur aja, wahhh keterlaluan ini namanya.yahh...masa jam segini sudah tidur aja, baru juga jam berapa masak sudah tidur aja, ah gagal lagi kan".gumamnya dengan menghembuskan nafas kasar di udara.


"Rencana mau ngajak bicara sekalian keluar buat jalan-jalan gitu!,sekalian ngedate berduaan gitu maksudnya, eh tau-taunya malah ngak jadi berduaanya".gerutu Al yang sedari tadi asik mengomel sendiri sambil melangkahkan kakinya untuk menuju kamarnya,bahkan dia tidak memperdulikan keberadaan orang tuanya yang sedang berada di ruang televisi, yang sedari tadi memperhatika tingkahnya yang aneh menurut orang tuanya malam ini, lebih baik dia pun segera saja untuk mengistirahat tubuhnya yang lelah itu kalau bagitu.


"Kenapa anak mu itu pa"?tanya mama anita,"aneh sekali sikapnya malam ini, tadi buru-buru sekali ingin keluah, lah sekarang malah balik lagi, dan sekarang tumben sekali jam segini dia udah masuk kamar saja".ucap mama Anita


"Jawab dong pa, capek mama tanyak sedari tadi ngak papa jawab".omel mama Anita yang tidak mendapatkan jawaban dari suaminya.


"Lah gimana mau ngejawab ma,orang mama sedari tadi asik ngomel aja tanpa jeda sedikitpun gimana mau ngejawab coba"? ucap papa Al menanggapi omelan mama Anita


"Hehehheeh maaf pa, habis mama heran aja melihat sikap Al malam ini".ucap mama Anita yang merasa bersalah kepada suaminya.


*


*


*


*


...Mohon dukungannya dong agar author lebih semangat dalam menulisnya, jangan lupa like dan comennya ya. terimakasihπŸ™πŸ˜Š...