Love Me Please

Love Me Please
Bab 61



"Aku tidak akan pernah melepasmu, aku tidak akan pernah membiarkan lelaki lain memilikimu".ucap Al dengan tegas.


"Sungguh kamu begitu egois".


"Terserah kamu ingin mengatakan aku seperti apa, yang jelas aku tidak akan pernah membiarkan kamu menjadi milik orang lain.Karena yang berhak terhadap dirimu itu adalah aku".tegas Al."tidak ada yang berhak memilikimu kecuali aku ingat itu Sya".


"Kamu hanya akan menjadi milikku satu-satunya tidak ada yang bisa mengambil mu dariku".ucap Al dengan menegaskan setiap kata-katanya.


"Dasar brengsek, kamu egois,lepaskan aku"!.maki Fisya dengan meronta ingin di lepaskan dari dekapan Al.


"Iya aku memang brengsek, aku lelaki kurang ajar,egois apa lagi?terserah kamu ingin mengatakan aku seperti apa,yang jelas kamu tidak akan bisa lepas dari ku kamu hanya milikku. ingat kamu hanya milikku".ujarnya lagi menegaskan kembali kata-katanya


"Dasar kurang ajar".ucap Fisya. "Aku tidak sudi menjadi milikmu, jadi lepaskan aku".ucap Fisya yang semakin meronta-ronta ingin dilepaskan.


"Wah..wahh.. ternyata mulutmu begitu sadis juga ya".ujar Al sambil terseyum menyebalkan dimata Fiya. Al tidak menyangka ternyata Fisya bisa juga berkata kasar seperti itu, sebelumnya Al sama sekali tidak pernah mendegar perempuan yang di cintainya itu mengeluarkan kata kasarnya. jangankan mengatakan kata kasar marah saja Al sama sekali tidak pernah melihatnya.


Tapi kemarahan Fisya begitu menggemaskan bagi dirinya, bukan membuat dirinya takut melainkan membuat dirinya gemas terhadap sekretarisnya ini.biarkan Fisya marah kepadanya dia tidak perduli yang jelas dia tidak akan pernah melepaskan wanita yang di cintainya ini yang sedari dulu dia cari keberadaanya.


"Lepaskan! kamu tidak berhak terhadap diriku, apa kamu tidak mendengar apa yang aku katakan,aku mencintai lelaki lain, dan aku juga sudah ingin menikah dengannya,lepaskan aku! aku tidak ingin membuat calon suamiku, lelaki yang begitu aku cintai salah paham aka perbuatanmu ini, aku tidak ingin itu tejadi".ucap Fisya tiba-tiba yang membuat Al tertegun kembali mendengar pengakuan Fisya.


Tiba-Tiba Al melonggarkan dekapan tangannya mendegar penuturan Fisya.yang ingin menikah dengan lelaki yang di cintainya. menikah?


Benar seperti dugaan Fisya Al pasti akan melepaskan dekapannya kalau dia mengatakan ingin menikah dengan lelaki pujaan hatinya,tidak ingin menyia-nyiakan kesempatannya yang ada Fisya segera saja mengambil langkah untuk pergi dari Boss pemaksanya ini.


Fisya yang tidak bisa mengimbangi tubuhnya hanya pasrah saja apa yang akan terjadi kepada dirinya, apa dirinya aka tejatuh atau bagaimana dia pasrah saja tanpa bisa melakukan apapun.


Tapi Fisya begitu terkejut apa yang terjadi selanjutnya tanpa bisa menghindari sekalipun dia hanya bisa tertegun menerima ciuman yang begitu tiba-tiba dari Al,bahkan sekarang tubuhnya sudah berada di atas pangkuan Al yang dia tidak tau sejak kapan mereka sudah berada di atas sofa di ruangan Bossnya ini.


Al melepaska ciumannya sebentar di bibir Fisya karena merasakan Fisya yang menahan nafasnya sedari tadi.


"Benafaslah.! aku tidak ingin nanti ada berita seorang perempuan mati karena menahan nafasnya akibat menerima sebuah ciuman".ucap Al.


Fisya yang tersadar segera saja mengerjabkan kedua matanya yang terlihat begitu lucu di mata Al, dan segera saja dia menghirup udara yang sudah menipis di paru-parunya denga puas.


"Apa -apaan lelaki ini".batin Fisya yang hampir saja mati kehabisan nafas akibat perbuatan Al.


*


*


*


*


...jangan lupa like dan komenya ya,karena author sudak update 3 bab hari ini. mohon dukungannya 😊🙏🙏🙏...