Love Me Please

Love Me Please
Bab 27



Mendengar apa yang di katakan oleh putra mereka, membuat mama Anita dan papa Andrew begitu terkejut serta merasa begitu senang mendengar berita yang di beritahukan oleh putra mereka.


"Benarkah itu Al, apa yang mama sama papa dengar itu benar Al".ucap mama Anita yang begitu senang mendegarnya.


"Iya Al apa itu benar".sahut papa Andrew lagi


"iya lah ma, pa masa Al bohong, makanya sekarang gimana penampilan Al malam ini"?tanyanya lagi


"Keren".Jawab mama dan papa Al bersamaan


"Tapi bukannya tadi kamu bilang kamu mau dekat sama tetangga depan kita Al, kamu jagan plin plan gini dong tadi bilang ini sekarang udah beda lagi". heran mama Anita tadi anaknya ini bilangnya mau deketin Fisya sekarang malah bilang sudah ada calon sebenarnya gimana sih.


Papa Andrew yang mendegar apa yang di katakan oleh istrinya hanya diam saja karena beliau tidak tau maksud istrinya itu gimana.


"Ma, Al itukan mau jalan ama calon mantu mama yang jadi tetangga depan rumah kita itu ma".


"loh kok bisa tadi kata kamu, kamu mau mama bantuin buat deketin sama dia sekarang kok sudah jalan aja,gimana sih kamu ini Al, suruh deketin tapi sudah kenal".ucap Mama Anita terkejut sekaligus semakin bigung sama anaknya ini"


"Udah mama sama papa itu ngak usah bigung, ceritanya panjang, nanti bakalan Al ceritain, yang penting sekarang bagai mana penampilan Al dulu udah ganteng apa enggak ni"?


"Udah, kamu kan anak mama ya pasti gantenglah,tapi nanti jangan lupa buat ceritain sama mama ,penasaran ini soalnya",


"Iya nanti Al ceritain sama mama,papa,yaudah Al mau brangkat dulu ini,Tapi benarkan Al sudah ganteng, keren malam ini"?tanya Al sekali lagi untuk lebih menyakinkan.


"Iya, apa yang anak papa pakai tetap terlihat sempurna".ucap papa andrew sambil menepuk bahu anak lelakinya agar yakin atas perkataanya.


"OK kalau gitu Al pamit ma,pa".


setelah menyalami kedua orang tuanya Al pun segera berangkat untuk menjemput sekretarisnya itu.


"Ok ma".


🎄🎄🎄🎄


"Saya sudah di depan".beritahu Al kepada atasannya lewat sms.


Tidak lama setelah Al mengirim pesan kepada sekretarinya,ia menerima balasan dari sekretarisnya itu.


"Baik ,saya akan keluar".Balas Fisya


Al yang membaca balasan dari Fisya mengerutkan dahinya.


"Kaku sekali masa cuma begini doang balasannya, yasudahlah tidak apa-apa yang penting malam ini dia mau pergi bersamaku".


Al segera keluar dari mobilnya untuk menunggu kedatangan sekretarisnya itu,sambil bersandar di pintu mobil ia menunggu kedatangan sekretarisnya degan memainkan smartphon yang ada di tangannya ia tidak memperhatikan seorang perempuan telah keluar dari rumahnya dan sedang berjalan ke arahnya, dia hanya terlalu fokus dengan benda cangih di tangan nya itu,mendegar suara yang memangilnya Al pun segera menghentikan kegiatannya dari benda canggih tersebut lalu mengarahkan pandaganya kearah suara tersebut.


Betapa Al sangat terkejut dan terpesona melihat penampilan Fisya malam ini, sungguh sangat cantik sekali dia sampa tidak bisa mengalihkan pandagan matanya, dia hanya terpaku melihat sekretarisnya itu betapa sangat cantik sekali malam ini.


Satu kata yang keluar dari mulut Al "Cantik".ucapnya yang tidak bisa berkata kata.


"Tuan".panggil Fisya


Mendegar pangilan itu seketika membuat Al tersadar dari lamunya.


"hah.. hmm ii-iya" sungguh ia tidak tau harus berbicara apa ia merasa gugup sekali sekarang.