Love Me Please

Love Me Please
Bab 76



Al sama sekali tidak memperdulikan sapaan perempuan tersebut.


"Hy Jef, Hy Danil lama ya tidak bertemu".sapa Viona.setelah menyapa kedua lelaki tersebut Viona baru sadar ternyata ada seorang perempuan yang berada di samping Al yang belu dia sapa, di pun segera ingin menyapa perempuan tersebut." hy.....".ucap Viona yang menghentikan sapaannya kepada perempun yang duduk di samping Al dia sama sekali tidak mengenal perempuan tersebut.


"Siapa perempuan cantik di samping Al ini"Batin Viona. "Cantik".batinnya lagi, "Ah tidak, lebih cantik aku dari pada dirinya".batin Viona yang iri kepada Fisya.


"Siapa perempuan ini sayang"?tanya Viona manja kepada Al dengan kembali duduk di samping Al . sambil merangkul tangan Al dan menyandarkan kepalanya di lengan Al.


"Apaan sih lepas ngak"!,ucap Al sambil melepaskan tangannya dari rangkulan Viona."kalau kamu ingin tahu siapa perempuan di samping aku,tanya sendiri,kayak ngak punya mulut aja untuk bertanya".ketus Al yang langsung pindah posisi duduknya di samping Fisya, dia tidak ingin berdekatan dengan perempuan agresif itu, yang ada nanti akan membuat Fisya marah lagi kepadanya! dan akan meninggal kan dirinya kembali dia tidak ingin itu terjadi lagi!, kalau dia membiarkan Viona dekat dan bermanja-manja kepadanya kembali.apa lagi Fisha tau kalau Viona ini mantan kekasihnya,kemungkinan Fisya marah pasti besar ini, lebih baik dia waspada untuk mengatasi hal-hal buruk yang akan terjadi.


"Sayang kenapa sih"?tanya Viona yang kesal karena Al menjauhinya lagi, padahal niatnya kemari kan untuk bertemu dengan Al, bahkan dia rela mengusulkan reoni kali ini agar dapat bertemu dengan Al dan kembali menjalin hubungan dengan mantanya itu yang semakin tampan dan kaya itu,.


Ya betul. acara reoni kali ini memang ide dan usulan dari Viona, setelah di mana dia berjumpa kembali dengan Al, dan menerima penolakan dari Al,dari situ dia mulai memikirkan rencana-rencana untuk membuat Al kembali padannya,. ya rencana yang di fikirnya adalah reoni, dia yakin kalau dia mengadakan reoni dan menjadikan Al ketua panitianya pasti Al tidak akan bisa untuk menolaknya! dia yakin itu, karena selama ini orang yang paling bersemangat jika reoni di adakan adalah Alkays, mungkin dengan cara ini dia bisa menjerat Al kembali kepelukannya lagi, sunggung pemikiran yang begitu licik.


"What sayang"!?.batin Viona yang begitu terkejut mendengar perkataan Al yang memanggil perempuan di sampingnnya ini dengan panggilan "sayang".


"Jangan pulang dulu donk Al ,kita kan belum selesai membahas masalah reoni kali ini, kamu mah sekarang ngak asik, main tinggal-tinggal aja padahal kita belum selesai, makanan aja belum pada kita sentuh, main pergi aja kamu ini".ujar Jefri.


"Iya, benar kata Jefri kamu ngak asik sekarang, setidaknya habiskan dulu pesanan mu baru pergi".saut Danil lagi.


"Benar kata Danil sama Jefri Al". ucap Fisya dengan menatap mata Al sambil terseyum manis. , "jangan pulang dulu , belum juga kita makan, sayang kan makanannya yang sudah kita pesan, masa di biarin aja begini, kita ngak boleh membuang-buang makanan mubazir namanya, it ok aku baik-baik aja kok". ujar Fisya dengan menggenggam tangan Al . menyakinkan Al bahwa memang dirinya baik-baik saja.


Setelah sedari tadi Fisya hanya melihat dan memperhatikan apa yang terjadi, akhirnya dia pun angkat bicara.,dia tahu pasti Al tidak nyaman akan kedatangan Viona. apakah karena dia memikirkan perasaan dirinya makanya Al mengajak nya pulang ,kalau ia seperti itu sungguh membuat hati Fisya begitu bahagia.