Love Me Please

Love Me Please
Bab 78



"Kamu tau siapa sebenarnya di sini yang seharusnya harus bepakaian dengan baik itu siapa?".ucap Fisha lagi .


"Si-siapa"! ucap Viona lagi yang gugup menerima tatapan yang begitu terintimidasi dari Fisya. rasanya Nafis yang ada di depanya ini berbeda sekali dengan yang dulu.


"Ya Kamu lah siapa lagi coba".ucap Fisha dengan menunjukan Viona dengan dagunya "memangnya ada orang di sini yang berpakaian kurang bahan sepertimu disini ada? ngak kan!?.ujarnya lagi


"Aku"?tunjuk Viona pada dirinya sendiri, dia merasa begitu bodoh, bisa-bisanya dirinya di bodohi oleh Fisha, karena tidak menyadari sedari tadi Fisya sedang mengatai dirinya.


"hmmeeh".angguk Fisha membenarkan


"Kamu tidak perhatikan bagai mana cara berpakaian mu sedari tadi?apakah layak atau tidak!, apa tidak ada cermin di rumah mu?, sungguh norak sekali, seperti perempuan malam saja, pakaian kurang bahan begini masih saja di pakai! apa kamu tidak sanggub membeli baju yang lebih layak dari ini. kalau kamu tidak sanggub katakan saja pada ku biarkan aku yang akan membelinya, sungguh tidak pantas sekali berpakaian seperti itu, untuk berkumpul dengan teman -temanmu, kamu kira kamu lagi di klup malam iya"?ujar Fisha yang terus menghina balik Viona. kali ini dia tidak akan membiarkan satu orang pun yang berani untuk menghinanya lagi,.Dia sudah bertekat akan membalas setiap siapa saja yang berani menghinanya dan merendahkan dirinya lagi , maka dia akan membalas setiap apa yang mereka lakukan ke pada dirinya.


"Sebelum mengatai orang lain, lebih baik urus diri sendiri saja dulu!, apa sudah lebih baik dari orang yang kamu hina!. mungkin orang yang kamu katai itu lebih baik dari mu".ucap Fisha begitu tegas, menekankan setiap kata- katanya. sedikitpun dia tidak merasa takut, cukup dulu dia mengalah dengan segala hinaan dan cacian mereka sekarang tidak lagi.


"Kamu" ucap Viona begitu geram ingin sekali rasanya dia memaki dan menjambak perempuan di depan nya ini, tapi belum juga dia mengeluarkan kekesalannya, sudak duluan di sela oleh Fisya kembali.


" Sudah lah aku tidak ingin berurusan dengan orang seperti mu, lagian meladeni orang kurang bahan seperti dirimu percuma saja".ucap Fisha sambil memakan makanan pesanannya tadi.Dia tidak ingin memperdulikan Viona lagi, dia juga tidak perduli kalau Fiona akan marah kepadanya.


"Kamu sudah berani sekarang dengan ku hah"?tanya Viona dengan nada tinggi, yang sudah tidak bisa lagi mengontrol emosinnya.


"Heyy.. slow ok, kamu tidak malu berteriak begitu seperti orang gila saja!" ucap Fisya dengan menggelengkan kepalanya, " memangnya kamu siapa yang harus aku takuti segala?! kamu itu manusia sama sepertiku makan danging jugakan?Makan nasi juga kan?, kalau kamu makan angin itu baru aku taku".ucap Fisya terseyum mengejek kepada Viona.


Al yang sudah tidak sanggub lagi melihat perkelahian mulut di antara kedua perempuan ini apa lagi salah satu nya adalah calon istrinya. Dia pun segera menghentikan perkelahian mulut ini sebelum terjadi jambak- jambakan." sudah-sudah hentika".


"Seharusnya kamu bisa menfilter sedikit mulut mu itu".ucap Al memperingati Viona agar bisa menjaga mulutnya itu.


"Sayang". regek Viona yang tidak ingin terlihat jahat di depan Al " ini kan salahnya bukan salah aku"Ujarnya lagi, dengan gaya nya yang di buat buat seperti orang yang di tindas.


"Sudah berhentilah memanggil ku sayang, aku jijik mendengarnya"!.ucapnya ke pada Viona" lebih baik lain waktu saja kita bahas masalah reoni kali ini, atau kalau suda ada tanggal dan tempat yang bagus menurut kalian kabari aku saja".ujar Al kepada tema-temanya sebelum pergi.


"Kalau begitu ayo kita pulang sayang".ujar Alkasy mengalihkan tatapannya kepada Fisha Dan mulai menggenggam tangan Fisha dan mengajaknya untuk segera pulang tanpa mau memperdulika Viona dan teman-temannya yang memanggil dirinya.