
Keesokan paginya...
Fisha dan Alkas terlihat sudah rapi, mereka berdua sudah bersiap untuk pulang sejak dua jam yang lalu.
Kini mereka tinggal pergi meninggalkan tempat itu untuk kembali pulang ke rumahnya masing-masing.
Namun Alkasy yang sudah beberapa menit lalu masuk kedalam kamar Fisha pun masih terlihat santai di tempat duduknya tanpa memperdulikan Fisha yang sudah siap meninggalkan tempat itu. rasanya ia enggan sekali beranjak dari tempat duduknya seolah tak memiliki tenaga sedikitpun.
Sebenarnya, ia masih ingin menikmati waktunya bersama Fisha ,menghabiskan waktu hanya berdua disini tanpa ada yang mengganggu, kalau sudah kempali pasti sudah banyak pekerjaan yang menumpuk menunggu dirinya dan pastinya waktu berdua pun berkurang.
" Ayo". ajak Fisha yang saat ini sudah menarik koper di tangannya.
"Apa kita harus pulang sekarang".tanya Alkasy yang masih duduk santai di tempatnya, kakinya rasanya enggan sekali untuk berdiri. kalau bukan karena Fisha yang terus meminta pulang ia sama sekali tidak berniat ingin meniggalkan tempat ini. ia benar-benar masih ingin berlama -lama di sini berduaan denga Fisha menghabiskan waktu hanya berdua saja, tapi apa boleh buat kekasihnya sedari tadi merengek minta pulang merinduka orang tuanya jadi dengan terpaksa dia mengiyakannya.
"iya . kan kamu sudah janji kita hanya dua hari saja di sini".ucap Fisha menarik kopernya.
"Kapan aku bilang begitu? perasaan aku bilangnya beberapa hari bukan dua hari".ucap Alkasy.
"Al".panggil Fisha cemberut. "kan sama saja, lagian kita udah beberapa hari juga di sini".ucapnya cemberut .
"Mana ada beberapa hari,yang ada cuma dua hari saja".
"Kita tunda saja ya pulangnya"?pinta Alkasy
"Tidak mau! kemarin kamu kan udah janji kalau hari ini kita pulang!, aku sudah begitu merindukan orang tuaku, kamu taukan? aku jarang sekali bisa berkumpul dan bertemu dengan mereka"! ucap Fisha manyum.
"Huff Iya iya,baiklah yasudah jangan manyum gitu nanti aku cium lagi mau"?.ucap Alkasy pasrah
"Iss kamu ini nyebelin tau!".ucap Fisha yang sudah memerah pipinya akibat ucapan Alkasy yang tanpa filter.bisa -bisa nya Alkasy bicara begitu, padahal ia lagi kesal.
********
Alkasy dan Fisha pu kini sudah berada di dalam mobil, mereka berdua tak banyak berbicara hanya saja Alkasy yang fokus mengendarai mobilnya pun sesekali mengajak Fisha berbicara membahas soal semalam dirinya yang ingin melamar Fisha.ia ingin secepatnya bisa menikah dengan Fisha , tidak ingin menundanya lagi.
"A-apa? tanya Fisha yang kaget akan ucapan Alkas yang ingin menikahinya satu minggu lagi."Jangan becanda begitu ngak lucu tau"!
"Lah siapa yang becanda coba"?
"Ya kamulah Al, mana bisa begitu,ngak cukup kalau hanya satu minggu untuk kita mempersiapkan itu semua waktunya mepet baget,banyak yang harus kita urus belum lagi harus mempersiapkan ini itu, kamu kan tau sendiri mau menikah itu gimana, prosesnya itu ngak mudah, belum lagi harus nyetak undangan, belum cari baju, pokoknya masih banyak lagi yang harus kita cari yang jelas ribet, mana cukup hanya satu minggu untuk menyiapkan itu semua,ada-ada saja kamu ini, lagian kamu juga belum bertemu dengan orang tuaku, dan belum meminta restu ke pada mereka kalau kamu ingin menikahi anaknya"!.
"Kalau soal itu gampang"!. ucap Al "kamu hanya perlu nunggu beresnya saja, gimana? yang penting kamunya siap apa ngak ? seminggu lagi kita nikah itu aja yang ingin aku tau jawabanya Sha?"tanya Alkasy tanpa ada keraguan sama sekali.