
"Ok aku minta maaf Sya, aku minta maaf kalau aku salah".ucap Al sambil mengambil tangan Fisya mengenggam erat tangan Fisya.
"Aku mohon maafkan aku, maafkan aku kalau aku salah tolong jangan marah lagi aku tau aku salah, maafkan aku".mohon Al dia tidak ingin masalah ini berlarut dan berujung dengan Fisya semakin menjauhinya baru juga hubungannya dengan Fisya sedikit membaik masak harus menjauh lagi karena masalah ini,lebih baik dia mengalah.
Fisya yang mendengar permintaan maaf dari Al langsung megarahkan pandangannya terhadap Al, mata mereka saling bertatap- tatapan,mata itu sungguh selalu mampu bisa membuat jantungnya berdebar-debar.
Fisya yang tersadar segera mengalihkan pandangannya dia tidak mampu rasanya kalau bertatap dengan jarak seperti ini dia tidak kuat karena itu mampu membuat jantung nya melemah dan perasaan yang sudah lama iya pendam itu timbul kembali.
"Pliase aku mohon maafkan aku".ucap Al sekali lagi dengan harap-harap cemas dan memohon agar Fisya bisa segera memaafkannya dengan raut wajah memelas memohon maaf dari Fisya karena melihat Fisya masih tidak memberi jawaban atas perminta maafnya.
"I-i iya,tolong jagan tuan ulangi lagi"Fisya yang merasa tatapan Al semakin dalam semakin gugup saja apa lagi genggaman tangan Al semakin erat di tangannya semakin membuat jantungnya berdegup lebih kencang lagi,lebih baik dia mengiyakan permintaan maaf Al dan segera pergi dari keadaan seperti ini.
Lantas Fisya segera melepaskan genggaman tangan Al dari tangannya dia tidak ingin Al tau kalau dia sedang gugup sekarang karena Al menatapnya seperti itu, tatapan Al sungguh membuat jantungnya tidak aman.
"Ka-kalau begitu lebih baik kita kembali kedalam tuan".ucap Fisya untuk mengalihkan kegugupannya.
Alkasy pun segerah meraih tangan sekretarisnya itu kembali dan mengenggamnya lebih erat lagi sepertinya dia mulai merasa nyaman dengan menggengam tangan Fisya.
"Tuan tolong lepaskan tangan saya".ucap Fisya yang merasa semakin gugup saja.
"Kenapa"?
"Saya tidak terbiasa seperti ini tua".
"Tapi kitakan sepasang suami istri jadi harus terlihat romantiskan, apa lagi kita sedang berada di depan orang banyak jadi harus terlihat romantis donk,ayo masuk".
"Hmmm".hanya sebuah gumaman yang Fisya berikan,iya pasrah saja tangannya di genggam oleh atasannya kembali,dia hanya memohon di dalam hatinya agar atsannya ini tidak mengetahui kalau dirinya sekarang sedang merasa gugup atas perlakuan Al terhadap dirinya.
"Alkays"panggil seseorang
Al yang mendegar namanya di panggil segera menghentikan lankahnya,Fisya yang berada di sampingnyapun segera menghentikan langkahnya juga, dan mereka pun sama-sama melihat siapa orang yang telah memanggil Al barusan.
Deg deg deg
Fisya yang melihat siapa perempuan yang memanggil atasannya segera terpaku di tempat sungguh dia tidak ingin bertemu dengannya, kenapa semuanya seperti kebetulan dan seperti sudah di rencanakan, pertama dia bertemu dengan Al dan sekarang dia harus bertemu dengan perempuan yang pernah menyakitinya juga, apa ini semua rencana mereka lagi ingin membuat dirinya terlihat bodoh lagi dan bisa mereka permainkan lagi. memikirkan itu semua membuat dirinya dilanda ketakutan da kekhawatiran merasa akan di permainkan oleh mereka berdua,tangannya mulai basah dan berkeringat sungguh dia tidak ingin merasakan di permainkan lagi,sunggu itu begitu sakit dan masih membekas sampai sekarang.
Al yang melihat perempuan yang sedang berjalan ke arahnya hanya menatapnya dengan datar tidak ada expresi sama sekali , malahan tangannya yang merasakan tagang Fisya begitu dingin dia segera mengalihkan perhatiannya terhadap sekretarisnya itu.
"Hai are you ok".tanya Al yang melihat perubahan pada diri sekretarisnya itu, kenapa Fisya setegang ini berjumpa dengan teman kuliahnya ini dan apa ini,wajah sekretarisnyapun langsung pucat seperti orang yang baru melihat hantu.
"Haii Sya are you ok".ucap nya lagi sambil mengoyangkan bahu Fisya untuk membuatnya sadar dari keterkejutannya itu. ntah apa yang membuat sekretarisnya sampai seperti itu sungguh Al tidak tau.
*
*
*
*
......Bagi pembaca setia novel pertama outhor Maaf ya kalau author lama up nya ya, karena ada sedikit kendala jadi mohon dukugannya agar author lebih semagat lagi dalam menulisnya, terimakasih......