
Sorenya...
Mereka pun keluar jalan-jalan sesuai apa yang Alkasy ucapkan sebelumnya jika mereka akan jalan-jalan dan di sinilah mereka berada yaitu di pusat kota A.
Dengan bergandegan tangan mereka menikmati kencan pertama mereka ini,bisa di katakan begitu memang sedari dulu waktu mereka masih pacaran sama sekali tidak pernah jalan berduaan bersama seperti ini.
Alkasy begitu bahagia dan terus menatap tangannya yang menggenggam tangan Fisha sedari tadi, dia tidak menyangka wanita yang dulu hanya di jadikan pelampiasanya untuk membuat Viona cemburu, justru mampu membuatnya begitu merasa di cintai dan di butuhkan, tapi sayang ketika dirinya ingin berkata jujur dan mengungkapkan isi hatinya Fisha pergi begitu saja darinya dan meninggalkan dirinya tanpa pesan apapun.kepergian Fisha begitu membuatnya terpuruk, hari-hari yang di laluinya begitu kacau, dia juga merasa begitu bersalah akan perlakuannya selama menjalin hubungan dengan Fisha, iya begitu menyesal telah memperlakukan Fisha begitu buruk.apa ini karma ke pada dirinya karena telah mempermainkan Fisha , makanya sekarang ketika dia mulain mencintainya Fisha pergi dari hidupnya., kenapa di saat cintanya tumbuh di hatinya dan sadar akan perasaanya dan begitu mengharapkan Fisha selalu berada di sisinya tapi perempuan itu malah pergi meninggalkan dirinya tanpa tau jejaknya sama sekali.
Tapi untuk kali ini dia tidak akan pernah membiarkan Fisha pergi meninggalkan dirinya lagi,dia tidak akan membiarkan tangan ini lepas lagi dari genggamannya dan dia akan terus mengenggam tangan ini sekarang dan selamanya, dia bejanji pada dirinya sendiri tidak akan menyia nyiakan perempuan yang pernah membuat hari-harinya begitu tidak bermakna.
"Apa kamu senang"?tanya Al yang melihat seyum Fisha terus merekah di bibirnya bahkan mampu membuatnya begitu berdeba-debar menatap senyum manis di bibir itu.
"Hmmm". angguk Fisha " terimakasih sudah mau mengajak ku kemari".ucap Fisha menatap Alkasy dengan seyum manisnya yang semanis gula itu.
Ah Al begitu meleleh melihat seyum manis itu, kenapa baru sekarang dia menyadari perempuan di depannya ini begitu cantik dan manis,dulu kemana saja dirinya yang baru sadar akan kecantikan Fisha, bukan luar saja yang cantik tapi dalam juga. Dia tidak akan membiarkan lelaki manapun mendekati Fisha karena yang berhak atas Fisha hanya dirinya saja.
"Apa dulu kamu tidak pernah kemari"?tanya Al penasaran,setaunya Fisha sudah beberapa kali datang kekota ini. Melihat dari ucapan Fisha yang berterimakasih kepadanya perempuan itu terlihat seperti baru pertama kali datang kemari.
"Ngak".geleng Fisha.
"Kenapa"?tanya Al yang semakin penasaran
Alkas yang mendengar jawaban yang di berikan Fiaha pun hanya mengusap tengkuknya saja, benar juga akan ucapan Fisha mana mungkin dia kemari bersama tuan Dahlan yang ada nanti dirinya bakal di kira sugar baby lagi sungguh pertanyaan yang bodoh." tapi... tunggu dulu mana tau dia pernah kemari bersama mantanya". batin Al yang harus memastika yang satu itu.
"Emm... emm dengan mantanmu"? tanya Al ragu-ragu.
"Mantan yang mana"?tanya Fisha balik mengeryitkan dahinya.
"Ya... mantan kamulah sayang mana aku tau yang mana mantanmu".ucap Alkas kesal, sekaligus cemburu, dia tidak rela kalau Fisha mempunyai mantan selain dirinya.
"Mantan aku itu hanya kamu doang".ucap Fisha menarik hidung Alkas, yang gemas akan pertanyaan Alkasy sedari tadi.
"Benarkah".tanyanya yang langsung senang begitu bahagia mendegar penuturan Fisha.
"Iya". jawabnya menganggukan kepalanya.
"Ayo"! ajak Al yang kembali menggemgan tangan Fisha, mengajaknya untuk kembali menulusuri jalan, " karna aku mantamu satu satunya, maka aku akan membawa mu kemana pun yang kamu inginkan".ucap Alkasy begitu senang hingga seyum di bibirnya begitu merekah.
"Jangan ragu untuk mengatakan tempat apa saja yang ingin kamu kunjugi karena hamba siap mengatar tuan putri kemana saja".ucap Alkasy dengan gaya nya seolah raja yang mengajak sang putri bendansan.
Tawa Fisha pun pecah melihat tingkah Alkasy yang tidak biasa." kamu ini".ucap Fisha mencubit hidung Alkas geram " baiklah aku akan menyuruh mu mengantarku kemana saja aku mau, nanti jagan katakan kalau kamu lelah ok".ucapnya terseyum.