Love Me Please

Love Me Please
Bab 118



Sejak kejadian di acara reoni malam itu. Sudah beberapa hari ini Alkasy sama sekali tidak pernah bertemu lagi dengan Fisha. Fisha hilang begitu saja tanpa ada kabar berita darinya lagi. dirinya benar-benar begitu merindukannya.


Bahkan ia sama sekali tidak tau di mana Fisha sekarang berada. ntah di mana dia sekarang, padahal Alkasy sudah mencarinya kemana-kemana tapi sama sekali belum menemukan petunjuk akan keberadaan kekasih hatinya.


Bahkan rumahnya pun tampak sepi, kondisinya masih sama seperti sebelum Fisha meninggalkannya malam itu. berulang kali ia mencarinya kesana,memastikan mana tau Fisha bersembunyi di dalam rumah . tapi tetap saja nihil,sama sekali ia tidak menemukannya di sana.


Ia benar-benar frustasi sekarang, menyesal atas perbuatan nya dulu , kenapa tidak ia jelaskan sejak awal bertemu kembali dengan Fisha hari itu, pasti semua ini tidak akan pernah terjadi.


Kenapa ia tidak jujur saja dari awal dan mengakui akan kesalahannya, mungkin saja dengan mengakui perbuatanya dulu Fisha tidak akan kembali meninggalkannya seperti ini.


Ia benar-benar frustasi sekarang kemana lagi ia harus mencari Fisha. untuk kedua kalinya ia kehilangan jejak Fisha lagi.


Sekarang hari-harinya begitu hampa tanpa ada Fisha di sisinya.


Mungkin yang bisa ia lakukan sekarang hanya mencari dan menunggu, mungkin saja nanti Fisha akan kembali setelah merasa amarah di hatinya mereda. Ia berharap semoga saja apa yang di fikirkannya benar dan Fisha bakal kembali lagi kepadanya.


Walaupun ia tau jika Fisha kembali lagi pasti akan menolak bertemu dengan dirinya, dan waktu itu tiba mungkin saja usahanya untuk memiliki Fisha seutuhnya pasti akan sulit, tapi itu tidak akan menjadi masalah baginya, yang terpenting Fisha kembali.


Alkasy yang masih duduk di kursi teras rumahnya pu terus termenung memikirkan nasip hubungannya, memikirkan semua kejadian yang terjadi antara dirinya dan Fisha.


"Lihat sekarang Al, apa yang udah kamu lakukuin, karena kamu yang tidak ingin jujur kepada Fisha, sekarang Fisha kembali meninggalkan kamu Al untuk kedua kalinya".batin Alkasy terus berperang dengan batinnya yang terus saja menyalahkan dirinya sendiri.


Yang dulu pergi meninggal kan dirinya tanpa ada ucapan perpisahan , dan sekarang dirinya baru mengetahui kenyataannya kenapa Fisha meninggalkan dirinya begitu saja tanpa adanya ucapan perpisahan.


Ternyata Fisha tau akan niat buruk nya dulu yang pastinya begitu melukai perasaannya .


Sungguh dirinya begitu menyesal mengingat perbuatan jahatnya dulu, memperlakukan Fisha begitu buruk.


Dan sekarang Fisha pun kembali pergi meninggalkan dirinya juga karna kesalahan yang sama.


Tapi untuk kali ini berbeda Fisha hanya salah faham saja kepanya, tidak mungkin dirinya kembali menyakiti Fisha dan melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.


Karena sakarang ia benar-benar mencintainya.


Kenapa hubungan asrama nya dengan Fisha begitu rumit. ia fikir Fisha sudah melupakan kejadian masa lalu akan perlakuannya selama mereka mejalin hubungan , makanya sekarang Fisha kembali menerima dirinya dan menjalin hubungan ini seperti tidak terjadi apa-apa sebelumnya.


Makanya dirinya pun tidak menjelaskan apapun kepada Fisha,walaupun dirinya juga berniat mengakui kesalahannya dan akan berkata jujur ke pada Fisha,. Tapi sekarang apa yang terjadi , permasalahannya semakin rumit saja.


Apa sekarang dirinya harus menunggu Fisha lagi seperti dulu, walaupun harus menunggu bertahu-tahun, tapi jika mereka kembali bertemu, pasti dirinya sudah tua, dan tidak mungkin Fisha mau menikah dengannya yang sudah tua, pasti pesona nya sudah luntur.


Dan pastinya Fisha pun sudah menikah dengan pilihan orang tuanya.


"Ah..... Semakin frustasi saja".batin Alkasy yang begitu gelisah jika apa yang ia fikirkan benar-benar terjadi jika Fisha menikah dengan lelaki lain.


"Tidak, ini tidak boleh terjadi".batin Alkasy yang terus menggelengkan kepalanya.


Papa Andrew yang melihat sikap putranya yang akhir-akhir ini semakin aneh saja pun segera menghampiri Alkasy yang terlihat seperti orang gelisah saja, ntah apa yang sudah terjadi ke pada putranya, sungguh ia tidak tau.


"Ngak masuk kerja lagi kamu Al?". Tegur papa Andrew sambil meneput pundak putranya.


Sontak saja perbuatan papa Andrew begitu mengejutkan Alkasy dari lamunannya,apa lagi dengan kehadiranya yang begitu tiba-tiba membuat Alkasy benar-benar kaget.


"Apaan sih pa? Bikin Al kaget aja".


"Lebay".ucap papa Andrew menatap putranya yang terlihat begitu kusut."Jawab pertayaan papa barusan ngak usah lebay gitu".


"Memangnya papa nanyak apa pa"?


"Mangkanya jangan kebanyakan ngelamun, kerasukan baru tau rasa kamu".


"Ih apaan sih pa, pakek acara kerasukan segala, emangnya papa tadi nanyak apa? Biar Al jawab". Ucap Al menatap papanya.


"Kamu ngak masuk kerja lagi Al?, papa lihat akhir-akhir ini kinerja mu menurun, ada apa? Apa ada masalah di kantor? , cerita biar papa bisa kasi saran ?".tanya papa Andrew.


"Satu-satu dong pa nayak nya".


"Udah jawab aja".ucap papa Andrew lama-lama kesal juga bicara dengan putranya ini.


"Iya. Iya..!".


Sebelum menjawab pertanyaan dari papanya, Alkasy terlebih dahulu menghela nafasnya.sungguh iya bigung ingin memberi alasan apa untuk pertanyaan papanya, mana mungkin dia mengakui semuanya, pasti bakalan dapat bogem mentah dari papanya.


"Ah I-iiya pa Alkasy libur lagi hari ini"!. Jawabnya sedikit gugup. "Soalnya Alkasy lagi kurang enak badan pa, mikirin proyek yang di kota A belum juga siap - siap pa".jawabnya bohong sambil mengusap tengkuknya.


"Hanya karna itu kamu sampai uring-uringan begini"?. Tanya papa Andrew menggelengkan kepalanya tidak habis fikir dengan putranya hanya karna persoalan proyek yang belum selesai saja membuat dirinya sampai seperti itu.


"I-iya pa".sungguh dirinya benar-benar gugup sekarang takut ketahuan bohong.


"Kalau hanya karna soal itu, udah kamu ngak usah khawatir, lebih baik sekarang kamu siap-siap, pakai pakaian yang udah mama kamu letakan di atas kasur, cepat papa juga ingin bersiap-siap".


"Mau kemana emangnya pa"?


"Udah ngak usah banyak nanyak lebih baik kamu segera bersiap-siap agar kita ngak terlambat sampainya".


"Tapi Alkasy lagi males pa".ujar Alkasy yang memang dirinya merasa malas, ia sama sekali tidak berminat pergi kemana pun, yang iya inginkan sekarang hanya Fisha.


Ntah kapan ia bisa bertemu dengan belahan jiwanya lagi.


"Udah! ngak ada bantahan, ini perintah. cepetan!".ujar papa Andrew yang segera berlalu dari hadapan Alkasy.


Alkasy hanya dapat memejamkan matanya mendapatkan perintah dari papanya.


*


*


*


... Maaf baru up lagi, jangan bosan ya🥰🙏🙏...