Love Me Please

Love Me Please
Bab 115



Merasa semuanya sudah berkumpul dan saling berbagi kabar satu sama lain. Alkasy dan Jack pun memberi sedikit sambutan ke pada semua teman-temannya yang ikut serta dalam reoni tersebut. nampak begitu ramai yang hadir reoni kali ini, karna tak satu atau pun dua orang teman nya yang hadir dengan mengajak suami ataupun pasangannya masing-masig malam ini.


" seharusnya apa aku lakukan sekarang saja? tapi... apa tidak terlalu cepat kalau aku mengatakannya sekarang juga?, lagian kalau aku melakukanya sekarang pasti sama sekali tidak romantis"!.


Batin Alkasy terlihat bingung akan keinginannya, baru juga acaranya di mulai masa ia harus melakukan nya sekarang. juga pasti terlihat sama sekali tidak romantis. dia ingin membuat Fisha berkesan dan selalu mengingat apa yang akan dia lakukan malam ini.


"Al, apa ada yang ingin kamu sampaikan lagi"?tanya Jack


Alkasy pun sejenak terdiam, dan melihat ke arah Fisha yang juga sedang menatapnya. " Emm... tidak ada".jawabnya.


"Lebih baik nanti saja aku memberi surprais ke pada Fisha, seperti yang sudah aku aku susun sebelumnya".batin Alkasy


"Baiklah!".


"Teman-teman, di sebelah kanan kita sudah menyiapkan makan malam, jadi kalian bisa menik matinya".tutur Jack.


Lalu Alaksy dan Jack pun segera kembali ketempat mereka masing-masing dan berkumpul kembali dengan teman-temannya,dengan berbincang bincang kembali sambil menikmati menu makan malam yang sudah di sediakan.


"Apa kamu ingin sesuatu"?tanya Alkasy.


"Tidak ada!".ucap Fisha.


"Apanya yang tidak ada, pasti kamu lapar aku yakin sedari tadi kamu belum makan apapun".ucap Alkasy yang segera beranjak ingin berdiri.


"Mau kemana?".tanya Fisha yang menghentikan langkah Alkasy dengan memengang pergelangan tangan Alkasy.


Alkasy yang mendapatkan pertanyaan tersebut pun terpaksa harus menghentikan langkahnya dan terseyum menatap Fisha.


"Abil makanan buat kamu".ujar Alkasy.


"Tidak perlu aku bisa mengambilnya sendiri nanti kalau aku lapar".


"Ck. kamu ini, sudah biarkan aku saja, kamu duduk aja di sini"! .saut Alkasy dan segera berlalu dari hadapan Fisha, ia berinisiatif mengambil makanan untuk kekasihnya tidak ingin membuat kekasih hatinya sakit karena telat mengisi perutnya.dan dia juga tidak ingin membuat kekasih hatinya itu kecapean,ia ingin agar calon istrinya ini nyaman berada di sini. apa lagi berada di dekatnya, makanya ia pun akan melakukan apapun untuk Fisha , memperlakukan dirinya dengan sebaik mungkin.


Setelah mengambil makanan Alkasy pun segera kembali menghampiri Fisha beserta sahabatnya kembali, ia sama sekali tidak ingin membuat Fisha lama menunggunya hannya untuk mengambil makannan saja.


"Tapi....".


"Makanlah. jangan banyak alasan," ujar Alkasy. "atau kamu ingin aku suapi? baiklah aku tidak masalah".ucapnya lagi seraya terseyum begitu tulus kepada Fisha, dan ia pun kembali mengampil piring yang sebelumnya di beri ke pada Fisha.


"Aaa, buka mulutmu". Alkasy menyodorkan satu sendok makanan di dekat mulut Fisha.


"Tidak perlu, aku bisa makan sendiri". Fisha pun segera mengambil alih makanan itu, tapi urung dia lakukan karena Alkasy malah menjauhkan makanan tersebut.


"Sudah jangan membantah", ujar Alkasy. " cepatlah buka mulut mu, pegal sekali tanganku ini".


"Makanya berikan kepada ku, biar aku makan sendiri, kalau tidak iklas tidak perlu menyuapiku segala aku.......".


"Ck,Kelamaan". ucap Alkasy dengan cepat memasukkan makanan ke dalam mulut Fisha.


Fisha hanya dapat melototkan matanya menerima suapan dari Alkasy, bisa-bisanya pria ini memasukan makanan kedalam mulutnya begitu saja ketika dirinya masih mengajak Alkasy berbicara.


"Dasar pemaksa".ucap Fisha kesal dengan mulut yang penuh makanan.


Sedangkan Alkasy sama sekali tidak memperdulikan kekesalan Fisha. yang ada dirinya malah merasa lucu melihat reaksi Fisha yang terkejut akan apa yang dirinya lakukan, apa lagi dengan mata yang melotot serta mulut yang penuh dengan makanan masih bisa mengatainya, gemes rasanya.


Sedangkan sahabat Alkasy yang duduk satu meja dengan nya pun merasa lucu melihat kelakuan pasangan yang ada di depannya ini, mereka bisa merasakan kalau sahabatnya ini benar benar bahagia setelah bertemu kembali dengan Fisha, mereka hanya melirik satu sama lain lalu terseyum.berharap sahabatnya yang sudah lama jomblo ini agar selalu merasa bahagia setelah bertemu dengan kekasih hatinya yang sudah lama ia nantikan.


"Tunggulah di sini, aku ingin kekamar mandi dulu".ujar Alkasy.


"Ngapain? ingin mandi lagi?" tanya Fisha konyol.


"Ck".Alkasy berdecak kesal mendapatkan pertanyaan tersebut dari Fisha, mana mungkin dirinya kekamar mandi buat mandi lagi sedangkan tubuhnya sudah begitu wangi begini. " Bukan. tapi aku ingin bersemedi di dalam sana".jawab Alkasy yang langsung di sambut dengan tawa sahabat beserta kekasihnya, kesal sekali rasanya.


"Pergilah jangan sampai kamu bersemedi disini".ujar Jack yang menahan tawanya .


Tanpa memperdulikan mereka yang sedang menertawakan dirinya Alkasy pun segera pergi ingin cepat-cepat menuntaskan keinginannanya yang sudah berada di ujung pipa rucika tersebut.