Love Me Please

Love Me Please
Bab 69



Udah selesai"?tanya Al


"udah"!.


"Ayo,!


"Emangnya kita mau kemana sih? buru-buru baget,lagian ini belum waktunya jam pulang kerja kan"?tanya Fisya yang penasaran.


"Kan tadi udah udah Mas bilang kalau kita singgah di restoran xxx benta sayang"?ujar Al yang segera merangkul pinggang Fisya


"Ck. Mas...mas .. apaan sih, pakek acara bilang mas segala,geli tau ngak? dengarnya"!.


"Kan biar romantis sayang,masa harus panggil kamu,aku gak romasti ! seperti manggil teman saja kalau panggilan kita masih kamu,aku"! ujar Al "Tapi kalau kamu ingin manggil kata lain, semisalnya Hony. Baby. my husband atau Beb gitu.aku sih rela ngak papa yank, malahan aku lebih suka".


"Ck".Fisya hanya berdecak saja menanggapi ucapan Al.


"Kalau gitu mulai sekarang panggil Mas ya.. ya..ya... kalau ngak hony pul boleh.ya.. ya..."!ujar Al terseyum sambil menaik turunkan kedua alisnya.


"ngak Ah".


"Ayolah sayang".regek Al yang mampum membuat Fisya tersenyum melihat Al, wajah Al begitu lucu kalau sedang seperti itu. sepertinya Fisya sudah bisa menerima kembali Alkays di hatinya. karena selama ini Al yang dia kenal sungguh banyak sekali perubahan di dirinya. dan dia bisa merasakan bagaimana tulusnya cinta yang Al berikan selama beberapa minggu ini. jalani saja sepertinya. ia sepertinya begitu Fisya akan menjalani dan menerima hubungan ini,kalau pun nanti ada masalah dia akan memikirnya nanti. untuk sekarang dia akan menikmati hubungannya dengan Alkays sepertinya.


"iya lebih baik aku menikmati hungan ku dengannya,walaupun aku tau mungkin hubunganku dengannya akan berakhir juga. tidak masalah sepertinya untuk menjalaninya dengan hatiku ,karena akupun masih mencintainya. walaupun nanti hatiku akan kembali tersakiti lagi aku akan menerima semuanya. mungkin memang seperti itu jalan cinta yang aku jalani.untuk saat ini lebih baik jalani saja".batin Fisya.


"Udah jangan cemberut gitu jelek tau!.seyum cobo seyum seperti ini".ujar Fisya dengan mempraktekkan cara terseyum ke pada Al dengan menarik bibir Al kekiri dan ke kanan, kadang dia pun memiringkannya."iya seperti ini" .ujar Fisya sembari terseyum lucu akan kelakuannya.


"Kamu mengerjaiku ya"?


"Tidak siapa yang berani mengerjaimu,ayo kita keluar".ucap Fisya yang segera menarik tangan Al untuk segera keluar dari dalam lif.


Al pun terseyum senang melihat perubahan Fisya hari ini terhadap dirinya, tidak sia-sia selama ini usahanya untuk mendekati Fisya dan berusahan memberi perhatian yang lebih terhadapnya. sekarang terbayar sudah dengan dia yang kembali bisa melihat senyum di bibir Fisya,walaupun belum seperti dulu yang penting usahanya tidak ada yang sia-sia selama ini.


"Apa kamu akan terus berdiri, sambil terseyum seperti orang gila di situ sampai besok".ucap Fisya yang segera menyadarkan Al dari lamunannya.


"Ah i-iya".ujar Al yang merasa salah tingkah akibat ketahuan Fisya.


"Sayang!.panggil aku dengan sebutan itu atau pun hony, maka kita akan berangkat sekarang"! ucap Al yang mengalihkan rasa salah tingkahnya."Ayo katakan". ujarnya lagi.


"No".ucap Fisya dengan cepat atas permintaan Al. "lebih baik kita berdiri di sini sampai besok dari pada aku harus memanggil mu dengan panggilan menggelikan itu, seperti ABG aja".ujar Fisya kemudian