Let See The True Love

Let See The True Love
35.



Hari yang di tunggu telah tiba, di mana seluruh siswa dan siswi SMA melaksanakan ulangan pertengahan semester. Semua nya tampak sudah mempersiapkan diri menghadapi ulangan, seluruh guru pengawas sedang bersiap di ruang guru.


Ada beberapa siswa tampak gugup ada pula yang santai seperti tidak terbebani sama sekali, seperti Joy sekarang duduk manis di kursi yang sudah di tentukan dari pihak sekolah sambil berbagi pesan dengan seseorang dan tersenyum.


Joy sedang berbalas pesan dengan Rina saat ini, mereka saling menanyakan kesiapan masing masing karena mereka berpisah kelas saat ulangan.


Bel masuk berbunyi, sebagian siswa siswi yang tadi di luar kini berhamburan masuk ke kelas menunggu guru pengawas datang.


Joy tampak sudah siap dengan alat tulis di atas meja, selain itu tas sudah berada di bawah meja nya. Begitulah hari hari yang mereka lalui selama ulangan.


*****


Ulangan pertengahan semester telah usai, hari ini semua murid berteriak senang saat keluar dari ruang kelas ulangan terakhir mereka. Ada yang bersiap untuk jalan dengan teman teman nya, ada pula yang sudah mempersiapkan acara di rumah nya. Tak terkecuali nyonya Riska, dia sudah mempersiapkan acara untuk ulang tahun Jhony hari sabtu besok.


Malam ini Joy di ajak ke rumah Jhony untuk makan malam oleh nyonya Riska, tidak hanya makan malam mereka sedang merancang acara kejutan tanpa sepengetahuan Jhony. Joy sangat antusias saat di beri tahu oleh nyonya Riska lewat telfon kemarin malam, entah dari mana mama nya Jhony mendapatkan nomor nya yang jelas saat ini dia sangat senang.


Joy sudah siap dengan mengenakan dress warna mustard di bawah lutut dan juga lengan sampai di siku, Joy tampak dewasa dengan dress tersebut tak lupa juga dia menyampirkan tas kecil berwarna cream di lengan kanan nya.


Pukul lima lewat lima belas menit Joy sudah turun ke bawah menunggu Jhony, dia berjalan ke arah dapur melihat mama Silvi yang sedang sibuk menyiapkan makanan. Meletakkan tas nya dia atas meja, Joy berjalan menghampiri mama Silvi.


"Mama masak apa malam ini?" tanya Joy setelah sampai di samping mama Silvi


"Eh Joy, sudah cantik.. mama masak semur ayam ke sukaan papa sayang" memandang sekilas ke arah Joy yang kini memperhatikan gerakan mama Silvi yang cekatan menyiapkan makanan


"Ma.. mama sejak kapan tahu kalau semur ayam itu makanan ke sukaan papa? setelah atau sebelum menikah?" pertanyaan Joy membuat mama Silvi tersenyum


"Mama kan pacaran dulu sama papa, jadi sebelum menikah mama udah tahu makanan yang di sukai papa" mama Silvi memiringkan tubuhnya menghadap ke arah Joy "Memang nya kenapa sayang?" melihat Joy yang mengangguk kan kepala dengan jawabannya


"Nggak ma, cuma pengen tahu aja hihi.." tersenyum geli mengingat apa yang ada di pikiran nya saat ini, Joy memikirkan bagaimana kelak saat ia menikah dengan Jhony dan memasak untuknya 'hahaha.. jangan mikir sampe kejauhan banget deh Joy' ucapnya dalam hati


"Kalau nak Jhony apa makanan ke sukaan nya sayang?" tanya sang mama penasaran apa jawaban dari anaknya


"Hah..? Apa ya..? Yang Joy tahu Jhony suka banget makan bakso di kantin sekolah" ucapnya kebingungan, dia bahkan belum bertanya apa makanan kesukaan nya sampai sekarang


"Begitu ya.. "


Suara deru mesin mobil menghentikan percakapan ibu dan anak itu, Joy berjalan ke arab pintu dan membukanya dan terlihat mobil Jhony yang sudah terparkir di halaman rumahnya. Joy menunggu Jhony yang sedang berjalan mendekati nya, Joy tersenyum senang menatap pacarnya yang tampak gagah dengan pakaian yang di kenakannya saat ini.


"Udah lama tunggu ya?" tanya Jhony setelah sampai di depan Joy, dan mengelus lembut kepala nya


"Baru selesai kak, tadi lagi ngobrol sebentar sama mama"


"Oh ya, di mana tante..?"


"Ada di dapur kak, yuk masuk dulu!"


"Ayo.." keduanya pun berjalan masuk dan menuju ke dapur


"Tadi ngobrol apa aja sama mama?" tanya Jhony di sela sela perjalanan ke dapur


"Ada deh hehe.. " Joy merasa malu untuk menceritakan pembicaraan nya dengan sang mama


"Hemm.. pakai rahasia sekarang?" mencubit gemas pipi Joy


"Hu um hihi.."


Sampai di dapur Jhony segera menyapa mama Silvi


"Selamat sore tante, baru selesai masak ya tante. Ah.. sini biar Jhony yang angkat tante!" melihat mama Silvi hendak mengangkat sebuah mangkok yang cukup besar berisi masakan nya, Jhony langsung menawarkan diri untuk membantu membawa nya ke atas meja


"Om belum pulang ya tan?"


"Belum nak, mungkin sebentar lagi" ucap mama Silvi


"Kalau gitu, kita tunggu sebentar ya Joy" Jhony merasa harus memberi tahu papa Joy secara langsung bahwa dia akan membawa anak gadisnya untuk makan malam di rumah nya


"Em.." Joy mengangguk senang dengan sikap Jhony yang sangat menghargai ke dua orang tuanya


"Apa enggak kemalaman nanti?" tanya sang mama


"Sepertinya tidak tante, rumah kita juga tidak terlalu jauh dan juga ini hanya acara makan malam sama mama saja tan" Jhony menjelaskan maksudnya menjemput Joy untuk ke rumah nya


Mereka pun akhirnya berpindah ke ruang tamu sambil menunggu papa Joy pulang, beberapa saat berbincang bertiga di dalam ruang tamu tiba tiba suara papa Joy menimpali percakapan mereka


"Wah.. ada nak Jhony rupanya, anak papa sudah rapih mau kemana sayang?" papa Joy bertanya saat melihat Jhony dan Joy yang sudah rapih seperti hendak pergi keluar


"Halo om.. ini saya ijin mau ajak Joy makan malam di rumah om, kebetulan mama yang undang" Jhony berdiri memberi salam kepada papa Joy


"Oh.. begitu.. ya sudah nak berangkat lah sekarang. Nanti kalian kemalaman sampai nya" papa Joy tak berpikir lagi melihat bagaimana sikap Jhony yang tidak langsung membawa Joy pergi sebelum mendapat ijin dari nya


"Iya benar nak, nanti mama nak Jhony menunggu terlalu lama" mama Silvi ikut menimpali perkataan sang suami


"Baiklah om tante, kami pamit dulu. Sampai nanti om tante" Jhony berpamitan kepada ke dua orang tua Joy, sedangkan Joy mengambil tas nya di atas meja dapur


"Hati hati di jalan ya nak.." kedua orang tua Joy mengingatkan Jhony


"Baik om tante.."


Mobil Jhony pun sudah melaju di jalan raya, sedari tadi mereka menceritakan bagaimana keseharian mereka saat ulangan kemarin. Meski mereka masih bertemu dan saling menelfon, namun saat bertemu seperti ini pasti ada saja hal yang dapat mereka bicarakan.


Di rumah Jhony, nyonya Riskan sudah menyiapkan makanan yang cukup banyak. Karena dia juga mengundang Siska dan kedua orang tuanya, bahkan Harry dan Erick juga di minta untuk makan malam bersama mereka.


Bel rumah pun berbunyi, dia mengira bahwa Jhony sudah pulang dari menjemput Joy. Namun saat pintu di buka oleh salah seorang pembantunya ternyata keluarga Siska lah yang datang terlebih dahulu, mereka pun langsung di persilahkan masuk oleh pembantu nyonya Riska. Mengingat hubungan mereka yang begitu dekat sejak dulu, Siska pun tak sungkan saat masuk mereka langsung menuju ke dapur melihat segala persiapan tuan rumah.


"Tante sudah selesai?" tanya Siska kepada nyonya Riska


"Sudah Sis, oh iya tante mau siap siap dulu ya. Kalau ada tamu, tolong di ajak bicara dulu ya sayang.." ucap nyonya Siska dan setelahnya ia pun naik kelantai atas untuk bersiap siap


"Baik tante.." Siska tersenyum melihat ibu dari sahabatanya itu, tidak seperti biasanya nyonya Riska sesemangat ini saat makan malam bersama mereka dulu. Apa mungkin karena ini ada Joy, kekasih anaknya yang menurutnya cantik dan manis.


Siska menggelengkan kepalanya, dia merasa itu bukan urusannya. Yang terpenting sekarang adalag sekolahnya, dia tak mau kebaikan nyonya Riska yang akan memberikannya beasiswa ke luar negeri saat kuliah jadi tidak berguna. Dia sudah bertekad untuk menjadi orang sukses seperti nyonya Riska, sehingga sang ayah tak perlu lagi bekerja keras karena mengingat usia ayahnya yang sudah tak muda lagi.


.


.


.


stay save readers ku tersayang😘 ntah karena ppkm koq pikiran aku jadi buntu ya


: ~ makin lama makin malam nih update nya?


:~ iya aku sibuk kerja dulu guys siang nya, dari sore baru mulai deh nulis ya


makanya guyss😥 yokk semangatin aku, dengan like mu dan komen yang keren keren dan kasi bintang 5 bintang kejora juga boleh biar aku makin semangat dan rajin nulis nya ok.


Thanks😉