Until the End

Until the End
13 tahun kemudian



"Sah"


"SAH"


Alhamdulilah" ucap semua orang yang berada dalam ruangan tersebut.


Azzam mencium kening Reysha, begitupula dengan Reysha yang mencium tangan Azzam.


Reysha tidak menyangka dirinya sekarang sudah menjadi seorang istri. Rasanya dia ingin marah dan menangis karena telah menikah dengan seseorang yang tidak di cintai nya hanya karena sebuah kesalahan semata.


Setelah akad selesai, kini sesi bertukar cincin, Azzam menyelipkan cincin di jari Reysha kemudian pun sebaliknya Reysha memasangkan cincin di jari Azzam.


"Mama nggak nyangka kamu bakal cepet-cepet nikah kaya gini sayang, Mama berharap kamu bisa menjadi istri yang sholeha dan berbakti kepada suami kamu."


"Jangan kamu kira, bahwa pernikahan itu hanyalah urusan cinta dan kehidupan yang penuh dengan perasaan yang menyenangkan hati, kata-kata lembut yang akan selalu kamu dengar siang malam, Walaupun kamu berusaha untuk merayunya, namun suamimu berkata dengan tenang : " Saya tidak punya waktu untuk hal ini . " Atau berkata : " Saya sedang sibuk,Jangan heran jika suamimu tahu kamu sedang sakit , tapi dia lupa menanyakan keadaanmu."


"Jangan heran jika suamimu kurang memperhatikan untuk mengagumi kecantikanmu dan rumahmu yang rapi, jangan heran jika kamu tidak pernah mendengar darinya ucapan cinta yang tulus atau rayuan gombal."


"Sayang, Jangan kan menunggu perahu akan berlabuh diatas daratan yang kering,Segeralah kamu yang mendahului sebelum suamimu, janganlah engkau menanti darinya."


"Sesungguhnya lingkungan suamimu berbeda dengan lingkunganmu, Bahwa seorang suami selalu dalam keadaan khawatir tidak mampu memikul tanggung jawabnya dalam pernikahannya, karena tanggung jawab laki-laki tentu lebih besar daripada tanggung jawab perempuan, sehingga ada perbedaan yang jelas sekali, Karena mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga merupakan tanggung jawabnya." ucap Alesha mencium kening Reysha dengan air mata yang mengalir deras di pipinya.


"Anakku, jika pada saatnya nanti telah tiba gilirannya kalian untuk menjadi orangtua, maka jadilah orangtua yang baik. Yang selalu bisa membimbing dan membesarkan putra-putri kalian dengan penuh cinta." nasihat Rey memeluk erat putrinya.


*****


Reysha berjalan menuju kamar mandi, di dalam kamar mandi Reysha kesusahan membuka resleting gaunnya, setelah lama mencoba namun tetap gagal. Akhirnya Reysha memutuskan untuk meminta tolong kepada Azzam.


"Azzam," panggil Reysha yang berada di balik pintu.


"Apa?" tanya Azzam yang sedang asik memainkan ponselnya dan bersandar di kepala ranjang.


"Gue minta tolong dong." dalam hati Reysha merutuki baju yang ia pakai.


"Minta tolong apa?" tanya Azzam tanpa menoleh.


"Bukain resleting gaun gue."


Azzam berjalan ke arah Reysha dan membantunya menurunkan resleting gaunnya.


"Udah cepet mandi."


"Makasih." ucap Reysha yang kembali memasuki kamar mandi.


Sedangkan Azzam sedang dalam pikirannya yang melihat punggung mulus milik Reysha.


Setelah selesai mandi Reysha kini sedang asik memainkan ponselnya, sedangkan Azzam sedang membersihkan tubuhnya. Pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan Azzam yang tengah memakai kaos hitam dan celana pendek.


"sha" panggil Azzam berdiri di hadapan Reysha.


"Hm"


"Sha"


"Apa?"


"Shaa,"


"Apasih zam,"


****


"Reysha, bunda bawain makanan buat kalian nih." ujar Marisa selaku bunda Azzam.


Cklek!


"Bunda ngapain repot-repot bawa makanan buat kita kesini." ucap Reysha ketika sudah membuka pintu kamarnya.


"Gak papa sayang, kalian belum makan dari tadi, jadi bunda bawain makanan."


"Makasih bun."


"Ya udah jangan lupa makan ya, Mama sama bunda kebawah dulu."


Reysha hanya mengangguk kemudian menutup pintu kamarnya setelah Alesha dan Marisa pergi sambil membawa nampan yang berisi makanan.


"Ngapain bunda kesini?" tanya Azzam.


"Cuma ngasih makanan aja,nih lo makan." Reysha menyodorkan sepiring makanan ke hadapan Azzam.


Mereka pun menikmati makanan dengan tenang. setelah selesai makan, Reysha ingin membicarakan hal penting pada Azzam.


"Bisa gak kita masing-masing aja, maksudnya gue gak putus sama Marvel, dan lo harus memaklumi itu." ucap Reysha tiba-tiba.


Jika Alesha ataupun Rey mendengar kata-kata tidak sopan itu, maka mereka pasti akan tambah kecewa atas perbuatan putrinya.


Bagaimana Reysha menjalin hubungan dengan pria yang haram untuknya.


"Terserah"