Until the End

Until the End
Mengejar impian



Pagi ini Rey dan Alesha bersiap-siap berangkat ke tempat perguruan tinggi negeri yang akan Alesha tempati untuk menempuh pendidikannya.


Sebelum berangkat, Rey mengunjungi rumah ibunya terlebih dahulu untuk menitipkan Risa di sana.


1 jam kemudian Alesha sudah selesai melakukan registrasinya.Setelah melakukan registrasi dirinya meminta izin kepada suaminya karena dia ingin menghabiskan waktu sebentar bersama Resa yang juga kuliah di sana.


"Nikah muda enak nggak sih Sha." tanya Resa yang sedang memilih-milih baju yang berjejer di Mall.


"Ada enak ada nggak nya sih, tapi enaknya juga banyak Sa." jawab Alesha dengan santai, karena memang menurutnya lebih baik menikah muda dari pada berzina dengan alasan hanya berpacaran, ya walaupun Alesha sempat menolak untuk menikah muda.


Banyak orang yang enggan melakukan nikah muda sebab dianggap terlalu berisiko. Mulai dari alasan umur yang masih belia, belum punya pengalaman hidup hingga emosi yang masih labil. Semua itu ditakutkan menjadi faktor pemicu keretakan rumah tangga atau bahkan perceraian. Sebagai gantinya, mereka memilih jalan berpacaran untuk menyalurkan hasrat cintanya. Pacaran dianggap sebagai tindakan wajar, setidaknya lebih aman daripada terburu-buru menikah.


Kalian harus tahu bahwa presepsi tersebut salah besar. Islam menganjurkan taaruf, bukan mengajarkan pacaran. Jalan berduaan dengan seseorang yang bukan mahram, bergandengan tangan hingga berpelukan, perbuatan itu termasuk mendekati zina dan jelas merupakan dosa. Justru menikahlah yang diridhoi Allah Ta’ala. Ketika seseorang merasa siap menikah, dalam artian sudah baligh dan mampu mandiri maka sebaiknya memilih jalan menikah. Tak perlu takut, karena menikah adalah sebagian dari ibadah. Selain itu, hukum menikah muda menurut islam juga sah-sah saja asalkan kedua calon sama-sama siap membina rumah tangga.


Di dalam Al-Quran dan hadist terdapat banyak dalil yang menjelaskan tentang hakikat manusia yang memang diciptakan untuk berpasang-pasangan, serta anjuran untuk menikah. Diantaranya yakni:


"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui."(QS. an-Nur: 32)


"Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. Ar-Ruum: 21)


"Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.". (QS.Adz Dzariyaat: 49).


Lagian menikah juga bisa Menghindari Dosa Pacaran. masyarakat menjadikan pacaran sebagai ajang perkenalan sebelum melalui jenjang pernikahan, ini sebenarnya salah besar! Pacaran bisa menyesatkan manusia ke dalam zina.


Nikah juga bisa mendatangkan pahala, dan juga terhindar dari fitnah bila berdekatan dengan lawan jenis.


******


Rey bahagia karena sudah berkumpul kembali dengan anak dan istrinya. Hari ini Rey akan pulang larut karena masih banyak pekerjaan, tadi sore juga dia sudah menyuruh sopir dan baby sitter kakaknya untuk mengantarkan Risa pulang ke rumah. sebab dia tidak tega kalau Alesha yang harus menjemputnya.


"Hallo assalamualaikum." salam Rey ketika Alesha baru saja mengangkat panggilannya.


"Wa'alaikumussalam,ada apa Mas." jawab Alesha di seberang sana.


"Hari ini Mas pulang telat, kamu tidak apa-apa kan kalo Mas tinggal?"


"Iya,nggak apa apa Mas" jawab Alesha.


"Kamu sudah makan,sayang?" tanya Rey, dia takut Alesha akan lupa dengan dirinya sendiri.


"Udah Mas, tadi pas bibi nganter Risa, Mba Kinan nitip makanan." jawab Alesha.


"Baiklah , kalau ada apa apa hubungi Mas ya , Mas khawatir kamu sendirian " ujar Rey terdengar lirih.


"Iya Mas, kalau gitu aku tutup dulu telponnya ya, Risa kebangun, Assalamualaikum."


"Wa'alaikumussalam" jawab Rey.


Tut ...


Rey sedikit lega mendengar suara istrinya baik . baik saja dirumah, tapi dia juga masih merasa bersalah karena sibuk dengan pekerjaannya padahal dia baru berbaikan dengan Alesha.


Rey memandangi foto Alesha yang tertera di layar ponselnya, bukan cuma Alesha, di sana ada Safira dirinya dan juga Risa. Foto itu di ambil saat Alesha baru saja selesai melahirkan.


"Alesha maafin Mas, Mas janji akan selalu menjagamu dan anak kita, melindungi dan menjadi imam yang sempurna untukmu dimata Allah dan menjadi ayah yang baik untuk Risa, Semoga kamu menyadari bahwa pentingnya kamu dan juga Risa di hidup Mas.Aku berharap kamu mencintaiku secepatnya." lirih Rey memasukan kembali ponselnya ke saku celana sebelum kembali menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.