Until the End

Until the End
Malam romantis



Pukul sebelas malam Rey baru saja sampai di rumahnya, saat membuka pintu ia terkejut melihat Alesha yang sedang berdiri di hadapannya.


Alesha mengulurkan tangannya di hadapan Rey, disambut ciuman manis di keningnya, sungguh saat ini mereka sudah seperti keluarga bahagia yang harmonis.


"Tumben pulangnya malem banget Mas." ujar Alesha mengambil tas di tangan Rey.


"Iya maaf ya sayang, padahal kamu baru pulang tapi Mas malah lembur di kantor."


"Nggak papa Mas, kamu mau makan dulu apa mandi dulu?" tanya Alesha.


"Mas kayanya mau mandi aja deh, tadi Mas udah makan malem, maaf ya." ujar Rey merasa tidak enak kepada Alesha.


"Iya gak papa Mas."


"Iya sayang, Mas mandi dulu ya." ujar Rey mencium kilas pipi Alesha sebelum beranjak memasuki kamar.


Alesha pun ikut masuk kamar, di sana Reysha sudah tertidur pulas di tengah-tengah ranjang.


Lima belas menit kemudian Rey keluar dari kamar mandi, ia menatap istrinya yang sangat manis,rasanya ia ingin sesuatu yang lebih untuk malam ini.


Rey duduk di samping Alesha yang sedang menepuk-nepuk pundak Reysha."Sayang" ucap Rey berbisik di telinga Alesha membuat wanita cantik itu bergidik ngeri.


"K-kenapa Mas?" gugup Alesha,jujur saja walaupun dia sudah satu tahun lebih menikah dengan Rey, ia masih saja terasa gugup jika berhadapan sedekat ini bersama suaminya.


"Apa malam ini Mas boleh meminta hak Mas?" tanya Rey dengan tatapan yang sulit di artikan.


Rey melirik Alesha yang tiba - tiba menjadi pendiam,Pria itu jadi merasa bersalah takut Alesha lelah seharian sibuk mempersiapkan perlengkapan kuliahnya dan menjaga Reysha.


"Muka kamu kenapa sayang?" panik Rey memegang kedua pipi Alesha yang memerah.


"Kamu malu?" ujar Rey dengan nada menggoda saat tau jika istrinya ini masih saja malu jika berhadapan bersamanya.


"Ih apaan sih Mas." ujar Alesha memalingkan wajahnya yang memerah.


"Gimana? Jadi boleh nggak." tanya Rey tidak sabar.


Alesha mengangguk singkat membuat Rey tersenyum senang, ia menggendong Alesha menuju sofa yang lumayan besar di sisi kamarnya, ia takut jika melakukannya di atas ranjang akan mengusik tidur putrinya.


Malam itu mereka menghabiskan malam yang indah, memadu kasih cinta dengan harapan penuh kebahagiaan pada rumah tangganya.


Setelah menyelesaikan kewajiban antara suami dan istri, Alesha langsung terlelap karena kelelahan.


Rey membaringkan istrinya di ranjang dengan hati - hati. Ia tersenyum menatap wajah Alesha yang sama sekali tidak terusik walaupun sudah di pindahkan.


"Kamu gemesin banget sayang, biar tidur tapi tetep cantik." gumam Rey, bibirnya tertarik membuat sebuah lengkungan.


Rey merangkak ke atas kasur dan mencium kening istrinya dan juga pipi anaknya yang terlelap . Menyelimuti tubuh mereka dan memeluknya dengan sayang. Tak menunggu lama, Rey langsung terlelap dengan damai.


Menjalani sebuah hubungan cinta memang tak selalu semulus jalan tol. Tentu banyak masalah atau kendala yang membuat sebuah hubungan retak hingga menyebabkan perpisahan.


Untuk itu, perlu adanya komunikasi yang baik antara Anda dan pasangan untuk menghindari berbagai kesalahpahaman.


Dan dari sebelumnya Alesha dan Rey sering melakukan tukar cerita sebelum tidur untuk menambah komunikasi antara pasangannya.


Satu lagi hal yang tidak pernah Rey lupakan sebelum masalah itu menyerang adalah selalu memberi ciuman dan kata-kata romantis kepada Safira maupun Alesha.


Bersambung..........