
Like dan komen setelah membaca ya guyysss,Terima kasih atas waktunya😊💗
Sudah melewati 8 bulan berlalu,Zeus tetap saja merasa kesepian sekalipun bermain di rumah bersama adiknya, sejak kakak sulungnya pergi ke Mongolia,kini zeyna makin aktif dan cerdas,tapi bukan masalah penting untuknya,yang jadi masalah adalah dua pasang sepupu kembarnya yang jarang ke rumah setelah mereka pindah ke Italia,paman David di haruskan menetap di sana,hingga perkebunan dan restoran mereka di kelola oleh bibi Given yang cantik tapi galak sama seperti bibi kembarnya Yuka.kini kedua wanita itu sering kerumah ini,tapi bukan menemani Zeus,hanya urusan para wanita-wanita karir,paman Deviz juga mengajak bibinya kembali ke rutinitas mereka yang luar biasa sibuk bukan lain adalah dokter,,lalu Rui dan Riu anak kembar di bawah usianya itu sedang liburan ke Italia menemui keluarga paman David.tinggallah dirinya yang sudah bosan sekolah dan sedang menikmati kebersamaannya bersama si kecil mungil berambut grey yaitu Zeyna
"kak.....mommy sudah pulang," Zeyna tiba-tiba menyapa dengan suara pelan dari balik pintu,gadis kecil itu di gandeng seorang wanita cantik bukan lain adalah Mrs.Casandra ibu kandung Zeus dan kakaknya Deuz yang kini entah di mana,wanita itu baru saja kembali dari studio miliknya,dia terlihat lelah tapi tidak untuk anak-anaknya.
"Terima kasih untuk hari ini sayang ..." ,Caca mengecup pipi Zeus penuh sayang,karna dari selesai daring ia yang menemani Zeyna hingga gadis itu tertidur dan baru bangun sekarang,lalu langsung mencarinya.
"mom...stop menciumku.....,malu di lihat orang-orang....,,aku sudah dewasa...okey....!" Zeus berucap ketus seraya meraih lengan Zeyna untuk ke taman belakang,Caca hanya bisa terpingkal lalu mengacak-ngacak puncak kepala putra keduanya.
"mau di bawa kemana adikmu?,dia harus mandi......,kita harus mengunjungi kakekmu nanti malam....bukannya tadi kamu sudah mengajaknya bermain hingga tertidur?", Zeus tetap berjalan sambil menggandeng tangan adiknya ke balik pohon apel,di sana ada taman dan gazebo baru tempat bersantai.
"honney.....,biarkan mereka bermain d sana,labtop Zeus masih di sana sejak siang...."
Aroma tubuh suaminya dan sapaan dari balik punggung menghentikan langkah Caca menuju Gazebo,wanita itu berdiri di teras belakang yang luas dan terdapat kolam serta kaca lumayan besar khusus wastafel untuk siapapun yang kembali dari luar rumah,Caca menatap dirinya yang kelelahan dalam pantulan cermin,rambutnya yang di buat kerli hasil kerjaan Given dan Yuka saat di studio membuat dirinya terlihat dewasa dan tetap manis di mata Leon yang merapat dari belakang tanpa mengenakan atasan apapun,hanya jeans pendeknya yang sedikit kotor setelah seharian berada di kastil membantu Mrs.Queen beres-beres ruang kerjanya.
"sudah selesai bantu mommy?,mana bajumu?", Caca bertanya sambil bersandar di bahu kokoh itu,sesekali menikmati sore hari berduaan di saat sama-sama belum mandi,rasanya tidak terlalu buruk melihat pantulan wajah tampan sang suami dan sikap romantisnya yang tentu saja semakin hari semakin bertambah,apalagi anak-anak sudah mulai dewasa dan tidak begitu terlalu di awasi Caca,Leon malahan yang kembali lebih banyak mengawasi dan mengontrol kesehatan fisik serta mental Caca.
"ingat tidak,setiap kita berduaan seperti ini,Deuz tiba-tiba masuk mengganggumu dan merusak moodmu,sekarang aku merindukan anak sulung kita...,hhuuummmnn tapi ya sudahlah,dia pasti akan kembali jika memang dia ingin bukan?" mata Caca berkaca-kaca mengingat betapa rindunya ia dengan sosok Deuz,sejak ia memutuskan wamil di luar negeri,tepatnya di Mongolia,lalu setelah itu Luis memberi kabar pada Leon bahwa anak nakal itu pergi menemui paman sulungnya di Dubai dengan alasan ingin melihat kekayaan luissioner Alexander yang sesungguhnya,namun tadi pagi Deuz menelfon sedang dalam perjalanan ke Asia,tepatnya di indonesia .genap berusia 18 tahun,putra sulung mereka meminta waktu untuk healing sebelum benar-benar kembali ke rumah.
"healing anak kita terlalu jauh" Caca menatap dirinya yang terlihat begitu kelelahan dalam rangkulan sang suami yang tentu tersenyum lalu melihat ke arah taman,di mana ada tawa renyah Zeyna dan Zeus di sana.
"sebaiknya kita mandi.....,selagi mood Zeus lagi waras...." Leon mengajak istrinya ke kamar melakukan rutinas privat mereka berdua setelah mengutus salah satu maid mengawasi kedua anak mereka di taman.
"pergilah....anak-anak aman bersamaku...." Leon berbicara sambil mengeratkan pelukannya,tidak biasanya si suami merespon dengan enteng begitu,jika Caca sudah pamit keluar kota saja ia akan lebih sibuk menelfon Sera maupun bawahan lainnya hanya untuk mengkawal Caca pergi,lalu tak jarang pria ini yang akan meninggalkan pekerjaannya di perusahaan hanya untuk mendampingi aktifitas istrinya di lapangan.
"aku sedikit lama di sana...."
"ia.....,boleh....."Sekali lagi Leon menjawab yakin Sambil mengajaknya kembali menemui anak-anak,ada rasa kesal dan curiga di dalam pikiran Caca,tapi ia pendam hingga waktu yang singkat itu ia memilih bermain bersama dua anaknya hingga mereka istirhat.jam sudah menunjukkan 20.31 saat Caca kembali ke kamar setelah memastikan Zeyna sudah lelap dan Zeus sibuk mengerjakan tugasnya di kamar,ia kembali kesal karna Leon malah terlihat sangat lelap tertidur tanpa menunggunya.
esok pagi saat ia bangun untuk bersiap,Leon sudah tidak ada di kamar,padahal ia ingin sekali di antar atau mengobrol sebentar dengan suaminya sebelum ke bandara,Caca mencari Leon ke setiap sudut rumah,hingga salah satu maid mengatakan bahwa Leon sudah ke perusahaan pagi-pagi,lalu bagaimana dengan Zeuz dan Zeyna?,kedua anak itu juga telah di antar Leon ke rumah papi maminya,itu menurut penuturan para maid.
Caca menyeret kopernya ke bandara dengan rasa kecewa,tak lupa beberapa peralatan kerjaannya telah di kirim kemarin dengan paket lain bersama Yoga adiknya yang kali ini ingin ikut sang kakak,karna dirinya juga salah satu orang yang akan ambil bagian di dalam team ekspedisi kali ini.jadi topik proyek besar Caca adalah edisi valentine fams.....,di mana ia akan mengambil beberapa momentum kisah keluarga konglomerat di Italia yang bukan lain adalah ayah mertuanya serta biografi keluarga besar mereka,ini di luar keinginan Caca,semua projek ini atas keinginan Erica yang mau mendokumentasikan Napoleon family dalam bentuk buku dan juga fotografi,saat tiba di rumah megah Leonel semasa kecil,Caca langsung mandi dan mengecash handphonenya sebelum masuk ke kamar mandi,wanita itu menikamati ritual mandinya di lantai satu tepat di kamar pribadi Leon,para pelayan di sana secara khusus menyambut dan memberikan kunci kamar tuan muda mereka ke istrinya.sedangkan Yoga sudah pergi lagi bersama Ali dan Erica ke sebuah kafe dan duduk menikmati senja di sana.
"apakah sesuatu terjadi pada Caca?,dia biasanya sangat excited jika berada di Napoly" Erica mulai memulai topik pembicaraan sambil menyeruput coklat panasnya,sedangkan Ali hanya sibuk menatap wajah istrinya yang pandai berpura2 romantis di depan semua orang,Yoga hanya mengangkat bahu sibuk membalas chat dari kakak sepupunya Dion yang akan datang dari new York malam ini,sekedar reuni bertiga antara teman masa kecilnya Caca,Ali dan dirinya.
"Yoga.....,jangan diam saja ayo kita buat sesuatu agar kakakmu semangat lagi...." Erica mulai membujuk adik dari si Caca ini agar bicara tapi sosok imut itu hanya menjawab datar.
"itu bukan urusan laki-laki kak.....mungkin kak Caca cuman lelah saja" Yoga terlihat tak ingin ikut campur mengingat Leon hanya meminta untuk mengawasi pola makan dan juga kesehatan kakaknya.
"kita akan memesan steak untuk Caca saat kembali...." Erica memutuskan untuk lebih unggul dalam memberikan perhatian pada kakak iparnya,sambil mencari tahu apa yang telah terjadi di Swiss hingga Caca sangat lesu dari awal tiba di Napoly.
Di sisi lain,tepat di perusahaan,sesuatu terjadi lebih serius di sana,hingga Leon sangat sibuk sekali dan terpaksa menelfon ibu mertuanya meminta maaf tidak ikut makan malam bersama dua anaknya.