My Nanny, Ohh My Future

My Nanny, Ohh My Future
116.My Queen's



Sesuai yang di katakan Damar,bahwa Leon sejak awal mengetahui beberapa jadwal panggilan luar negeri untuk caca,dan saat ini ia menganggap pamitnya sang istri ke Asia adalah salah satu projeck yang sama,padahal keberangkatan yang Caca maksud kali ini adalah atas ajakan ibu kandung dan juga ibu mertua serta adik iparnya.pelan-pelan Caca menjelaskan bahwa Leon salah paham,dengan permintaan ijinnya sambil menikmati sarapan tadi pagi,mereka berbincang baik-baik dengan harapan Leon tidak marah lagi.


"baiklah....mommy juga mengajakku,tapi jadwalku padat di London,Daddy akan mengadakan meeting-meeting tahunan di setiap cabang perusahaan,jadi kurasa tidak akan bisa bersamamu...." Leon menyerah karna pekerjaan dan tugas,lalu terdiam sejenak karna melihat senyuman indah Caca,entah mengapa sampai saat ini Leon tidak bisa bosan terpana dengan binar bening dari mata hazel di depannya ini,di luar sana banyak wanita yang lebih menarik dan anggun bagi pria pria kebanyakan,tapi di mata Leon,istrinya masih tetap saja jadi ratu dalam hatinya,ia pura-pura tegas menyembunyikan perasaan syukur dalam hati dengan melanjutkan bicara pelan.


"tapi kamu harus bicara dengan anak-anak dulu....,Deuz sejak pagi mengirim beberapa chat yang belum aku baca....." senjata untuk menahan Caca agar tidak pergi berlama-lama tanpa dirinya adalah membicarakan anak,kelemahannya adalah 3 anak yang sudah jadi prioritas.


"ia,sekarang aku lega dan segera berkemas sambil menelfon Deuz sekalian,dan.....yaaaps....aku tau jadwalmu sudah tidak bisa di rubah,makanya tadi pagi aku pamit lebih dahulu ke Asia,apalagi mommy sedang terikat dengan beberapa pekerjaan yang melibatkan aku...lalu Lexa.....harus ikut,jadi hubby paham kan maksud aku selanjutnya?"


Leon menatap penuh keterkejutan,bisa di tebak dua wanita ini ternyata bukan pergi berlibur semata,mereka sudah menandatangani sebuah kontrak kerja atas nama Mrs.Queen,selaku penulis buku,dan sudah 2 tahun salah satu karya wanita itu menjadi topik tranding hingga akhirnya berlanjut menjadi pengajuan film,lalu di isi buku berjudul "My Queen's" beberapa visual di buat khusus oleh sang ibunda dengan gambaran wajah Lexa,di bantu editor serta kreatif terbaik oleh menantunya Caca,isi cerita fantasi dan juga romantis itu kini menjadi viral di kalangan masyarakat.



visual buku "my Queen's"(lexa)


Luis tercengang menatap proposal pengajuan di layar labtop,dengan tidak melupakan status suami dari model di dalam isi buku yang sudah berganti menjadi setumpuk skenario atau naskah drama romantis fantasi karya ibu angkatnya,beberapa syuting harus di Asia,sesuai gambaran di dalam buku tersebut,dan semua itu berkat campur tangan caca.


"Kenapa jadi begini?" Luis berniat menolak pengajuan itu,tapi terlihat jelas di paling bawah sudah ada dua lampiran tanda tangan kontrak atas nama Alexa Luisioner dan juga Casandra Leonel Napoleon (istri imut bikin Leon bucin akut),dua wanita itu bukan lain istri sendiri dan juga istri adikny,dan tertera dengan jelas kontrak itu sudah di setujui awal tahun,karna berbagai alasan jadi baru di selenggarakan akhir tahun ini.pengajuan di layar monitor itu di kirim atas nama Queen Napoleon,selaku penulis sekaligus sutradara,produser adalah Orangtua mereka,dan beberapa orang berpengaruh di bidang perfilman termasuk Erica.


Dering notifikasi hp di laci membuyarkan emosi Luis,itu chat dari Leon,bertanya hal yang sama pula.


Dari London,leon menelfon beberapa menit berikutnya,sama-sama terkejut dengan pekerjaan kedua wanita yang berperan dalam hidup mereka.


"siapkan tenaga dan mental untuk mengurusi kantor dan hadapi anak-anak dalam dua Minggu kak....." Leon menelfon memperingati,dan di saat mereka sibuk mengobrol,saat itulah telinga Leon mendengar suara tangisan Zeyna yang dari awal berada di kamar sebelah,sedang bermain di temani Lexa.


"apa yang terjadi sayang?" lexa bertanya sambil menyelipkan helai demi helai rambut Zeyna,anak itu menangis setelah menelfon ibunya berkali-kali tapi tidak di angkat.Zeus tidak jauh dari sana tapi anak remaja itu sibuk menelfon lagi dan hanya meninggalkan suara notifikasi sibuk di nomor tujuan yaitu Caca ibu nya.


" aku merindukan mommy" Mata anak itu menatap penuh harap jika ada yang mau paham akan perasaan rindunya,tapi mata Luis beralih menatap wajah kecewa istrinya lexa,wanita belia itu seperti terluka dengan ucapan polos anak kandung mereka yang ternyata sudah mencintai Caca melebihi diri sosok ibu biologisnya,Luis segera mengusap puncak kepala Zeyna dan meraih tubuh kecil itu dalam gendongan sambil pergi ke ruang kerja,melirik lexa sesaat karna istrinya itu termenung menatap Zeus.


"Zeus,,mommy kamu sedang sibuk,bolehkan temani aku ke dapur menyiapkan makanan,kita berempat perlu peknik....." Otak cerdas lexa membuyarkan kekuatiran Luis yang berbisik di telinga Zeyna bahwa mereka akan bermain di luar mension.


"kita akan bermain di luar rumah dan kita akan melakukan permainan yang Zeyna inginkan,mau?" Luis bertanya pada Zeyna yang menatap senang lalu tertawa mendengar kalimat pria tampan yang menggendongnya sejak tadi.


"okey,Zey mwuuuu,kita akan bermain Queen and King......",lexa bersorak senang langsung di kecup lexa


penuh kasih,


"baiklah Ratuku.....,,permaisuri akan menyiapkan keperluan kita sekarang....."


" love you....My Queen,kami akan menunggu di depan"


"what?"


"My Queen"s"