My Nanny, Ohh My Future

My Nanny, Ohh My Future
126.Summer




Zeus


Tebakan Caca tidak meleset,saat di meja makan tatapan Zeus dan Zeyna seperti Jaguar madu,menggemaskan tapi mematikan.


"biasa sajalah matamu.....nanti sarapanmu salah masuk,malah matamu yang makan,bukan mulut..." Deuz bicara santai menggoda adiknya sambil menikmati sarapan,Zeus melotot lalu di balas Deuz mendelik tajam sesaat lalu redup mengalah melihat mata Zeyna lebih horor ikut menatap Deuz,mengacak-ngacak sarapannya dengan mulut belepotan selai,gemas jadinya.


"oh dua lawan satu ya....humnn baiklah aku ngalah....okey,habiskan sarapannya dan kita berangkat..."


"kak Deuz jangan naik di mobilku...,hari ini Daddy dan kak Zeus yang bersamaku...."


"okey....tapi kembalikan earphone milikku..." Deuz menagih earphone yang dari tadi berada di leher Zeyna yang berkaca-kaca meminta pembelaan Zeus,tentu saja kakak keduanya membela dengan ketus.


"naik saja di mobil,tapi duduklah di kursi belakang.... earphone nya aku bayar lunas untuk Zeyna...."


"Dasar pelit,,uuuhhhhhh!" Zeyna ingin membuang earphone mahal itu dari tangannya di tahan Deuz dengan menggigit gemas jemari Zeyna yang akhirnya menangis marah dan kesakitan,dan berhenti saat si pelaku memberikan kecupan di pipi,dan mengancam akan menggigit di lengan satunya lagi,sang nenek datang menengahi dengan menarik telinga Deuz keluar dari meja makan.


Leon dan Caca pura-pura sibuk dengan makanan mereka juga tapi menahan tawa di dalam hati,takut?ohh tidak,gemas?ialah!🤣 mereka jarang-jarang perang terang terangan seperti pagi yang cerah ini,gara-gara Zeyna seperti biasa menyelinap masuk di kamar orangtua,berniat menagih ciuman selamat pagi,malah melihat pemandangan indah kakak sulungnya berada di antara ayah dan ibu,dan Zeus menyusul saat mendengar keributan Zeyna yang berteriak marah-marah.


Deuz bergegas bersiap pamit ke kampus tanpa merasa bersalah dengan dua adiknya yang akhirnya menagih janji pada Caca dan Leon untuk weekend nanti harus tidur bersama mereka di kamar Zeus,kamar anak kedua mereka lebih besar dan luas,yang terletak 1 lantai dengan kamar orangtunya,kenapa lebih luas karna kamar Zeyna sudah pindah di lantai 2 selantai dengan kamar si sulung,sejak Zeus mengalami kecelakaan,ia meminta kamarnya di renovasi lebih besar karna anak itu lebih suka main,dan banyak teman,bukan hanya teman sekolah,ia punya teman hewan peliharaan seperti kucing lucu dan juga anak harimau,berbeda dengan Deuz penyendiri dengan buku-buku atau di laboratorium nya yang tidak terlalu jauh dari kebun bunga milik neneknya,punya peliharaan tapi tidak untuk di kamar,ketika sepupu atau adiknya masuk di kamar,harus seijin dirinya dulu,kalau ketahuan masuk tanpa ijin,benjolan bola kasti di kening siapapun.


Dan setelah itu keduanya sama-sama pamit ke sekolah dengan raut wajah yang masih terlihat tidak terima,apalagi Zeus yang suka manja,anak itu menatap sinis pada ibunya saat di depan rumah,pipinya berubah jadi pink persik dengan omelan pelan sambil mengelus kucing hitamnya sebelum benar-benar pergi,ia akan di teras samping mengecek beberapa hewan peliharaan dan juga motor kerennya yang hari ini tidak di ijinkan mommnya untuk di kendarai,menggandeng tangan Zeyna keluar dari rumah megah mereka,hari ini sang ayah meluangkan waktu menjadi driver,tidak lupa pamit pada ibunya yang berada di teras depan sejak pagi pagi menikmati embun pagi.


Mata putra keduanya semakin hari semakin jelas memikat dengan warna hazel warisan dari Caca,Leon hanya kuatir kedepannya Zeus akan lebih menonjol dalam hal menarik perhatian,niatnya sinis,tapi wajah anak itu malah terlihat lucu dan manis di mata Leon dan Caca,berbeda dengan putra sulungnya cenderung lebih terlihat dingin sekalipun tidak sedang kesal,tatapanya bikin orang lain tidak berkutik,di ibaratkan bola api biru yang terlihat menarik dan dingin,tapi enggan di sentuh karna akan terbakar pastinya,kenakalan yang suka menganggu adik-adiknya kadang kala membuat Leon emosi,kadang juga dirinya akan menjadi objek paling banyak Deuz ganggu,usil dan pemilih,saat ini teman dekatnya hanya pamannya Yoga dan Dion,lalu Chris sepupunya.



Karna hari ini mereka 1 mobil tanpa caca,Leon mengantar Zeus lebih dulu di sekolah yang tidak begitu jauh dan terletak di pusat kota Switzerland,Deuz ikut serta karena ingin melihat kelas khusus untuk adik kecilnya Zeyna,sekalipun mereka tidak saling tegur sapa,si sulung tetap terlihat santai di kursi menatap iPad dengan bibir senyum,tentu saja Deuz duduk di kursi kedua dari depan,mengalah dulu daripada nenek tidak memberikan ijin untuknya pulang larut hari ini,


Zeus di depan bersama ayahnya,dengan begitu cukup Zeyna yang memancarkan aura musim panasss,bibir ketus dengan tampilan seragam baru dan rambut di cat hitam,tapi tetap saja jika terkena Sinar matahari,warna rambut aslinya tetap kelihatan,Leon sesekali menyolek adiknya biar makin ketus,atau mencuri-curi pandang,sungguh gemas saja dengan tingkah diam tapi mata di paksa fokus di game,sedangkan otaknya sangat kesal dengan Deuz.sebelum gadis itu membuka mulut marah lagi ,ia menatap ketus pada Deuz yang menunduk mengecup pipi kenyalnya yang teramat lembut,mendapat bisikin tanda berdamai "happy summer my girl" lalu kakaknya kembali memeriksa beberapa email dari perusahaan pribadi dirinya,humnn dia masa bodoh dengan tatapan kesal Zeyna



Zeyna sekolah


Leon mengubah suasana panas di dalam mobil dengan menyalakan musik bertema summer,terlebih dahulu mengantar Zeyna ke sekolah barunya yang masih 1 gedung dengan Zeus,tentu saja pria itu tidak perlu melewati antrian lama,ia sudah mengandalkan Damar untuk bisa konfirmasi lebih awal sebelum ke sekolah,dan tidak perlu menunggu sorotan publik,tapi tetap saja dalam hitungan menit suami dan anak dari Caca itu sudah masuk beranda berita saat itu juga,seorang netizen amatiran memotret suami dan anak-anaknya tepat di depan sekolah saat keluar dari kelas baru Zeyna,untungnya anak itu sudah di dalam kelas. Leon,Deus dan Zeus yang sedang bergurau mencuri perhatian beberapa orang hingga potretan mereka di publish,tentu saja orang tersebut akan mendapat masalah di kemudian hari oleh anak buah si suami dingin di mata publik.


Caca mengirim screenshot berita di media sosial ke suaminya yang di perjalanan pulang,cuman 2 jam,ia sudah membuat orang-orang memperbincangkan paras tampannya bersama 2 putranya yang memang kini sudah meresahkan publik,apalagi kemunculan senyum Deuz tadi saat di depan sekolah hanya untuk menggoda adiknya Zeuz,semakin membuat kaum hawa lupa jika mereka milik Casandra yang saat ini benar-benar mengelus dada, bukan pertama suaminya di sorot media,tapi Deuz dan Zeus berbeda,apalagi moment kebersamaan tiga laki-laki itu adalah pamandangan yang langka di mata publik.


Leon mengirim berita itu Ke nomor pribadi ayahnya,untuk membuat segalanya lebih mudah,bukannya pamer ke penguasa tertinggi Napoleon group,,tapi media yang membuat berita itu salah satu stasiun berita ternama milik ayahnya.


Dalam perjalanan kembali dari sekolah ,Leon menelfon Damar untuk mengurus pekerjaannya di hari ini.


"Damar.....hari ini minta tolong bantu aku mengurus pekerjaan di kantor,kamu sudah tau kan berita Hari ini,aku malas untuk meladeni media massa di depan kantor,,aku baru kembali dari kampus Deuz dan juga urus Zeyna sekolah,nanti sore kirim laporan ke emailku,hari ini aku ingin di rumah tidak di ganggu ...." sejak menduduki kursi direktur utama,Damar tetap jadi sekretaris pribadi sekalian wakil direktur di perusahaan Napoleon,ia tidak bisa memposisikan seorang wanita di sampingnya kecuali Sera yang kini menjadi sekretaris Caca,sejak awal menapaki dunia kerja,suami istri ini sudah sepakat tidak akan mengganti posisi Damar dan Sera entah mau posisi apapun yang mereka tempati,sepasang suami istri itu tetap jadi bagian dari rumah tangga Leon dan Caca,tidak peduli gaji dan tunjangan berkali-kali lipat mereka minta,Leon sudah tidak mau ambil pusing dengan mengganti orang kepercayaan.


lalu Leon juga menatap cctv di hpnya,Caca yang sibuk di rumah menandakan wanita itu sedang tidak bisa ke kantornya di studio.pria itu memang sangat protektif pada Caca,sekalipun ia di luar berlama-lama,istrinya selalu dalam pengawasan,apalagi dia lagi emosi akhir-akhir ini,Leon ingin memberikan perhatian penuh di saat wanita itu sedang di masa-masa tertekan dengan pikirannya sendiri,dengan beberapa perubahan yang Leon putuskan,apalagi anak-anak sudah mulai sibuk sekolah,Caca pasti merasa di tinggalkan oleh bayi-bayi kesayangannya.


Caca terlalu lama berpikir,hingga lupa bahwa gadis itu sudah mulai bertumbuh lebih besar,lalu Zeus yang akan meninggalkan rumah ,dadanya seperti sesak jika tidak ada keramaian di rumah megah ini,bukan berarti Deuz tidak memiliki arti dalam kesehariannya,tapi anak bungsu tetaplah anak paling ia manjakan,apalagi putranya sangat manis dan penurut,anak yang mewarisi sisi manis dari Leon saat berada di rumah,dan Deuz adalah anak angkuh dalam sisi gelap Leon di dunia luar,persis ayahnya yang berwajah angkuh dan dingin dengan tatapan tidak mau kalah,bukan benci tapi dua karakter itu selalu membuatnya pusing,Zeus selalu hadir dengan versi manja dan juga ributnya memenuhi mension dengan canda tawanya,sekalipun meresahkan,tapi ia calon pria dewasa yang sangat mencintai wanita batin Caca,di tambah lagi mengingat kedekatan Zeus pada putri kembar kakak sepupunya,makin rindulah Caca pada wajah imut putra keduanya.ibu mertua juga sudah berusaha menghibur dengan memberikan beberapa ide pemotretan atau mungkin menyarankan Caca untuk membuat sebuah penemuan baru di bidangnya,lalu wanita paruh baya itu pamit ingin berbelanja bersama bessannya mrs.victoria ibu kandung Caca di rumah sebelah danau,bukan baru 2 ibu-ibu sosialita itu habiskan waktu di luar sambil menunggu anak-anak pulang sekolah lalu mereka jemput,jadi Caca dan Leon tidak perlu memikirkan anak-anak jika mereka di kantor,karna nenek-nenek cantik itu akan mengambil alih tugas mereka,apalagi yang mereka cari,jika masalah uang,Leon bukan hanya memiliki uang segudang,tapi ayah mertua dan juga ayahnya telah memberikan apa yang mereka berdua mau,dan keduanya sama-sama seniman yang mempunyai bakat di bidang masing-masing,dunia Caca di kelilingi ibu2 yang cerdas dan juga kaya raya,cuman kadang Caca merasa kehilangan moment kasih kayang dari anak-anaknya ketika sudah sibuk sekolah,tetap saja ia kepikiran.



visual Caca dan Leon jika berduaan di dapur.