My Nanny, Ohh My Future

My Nanny, Ohh My Future
43.Hobby=Uang



Suara celotehan Deus dan Lea mewarnai meja makan,entah apa yang di pikirkan Leon hingga membuat kehebohan beberapa hari ini,adiknya yang hanya berbeda 3 tahun dari putranya tentu menjadi bahan pembicaraan para kerabat.tapi bagi Leon itu tidak akan pengaruh buat dirinya dan Caca,terkadang ia mengaku Lea adalah putrinya yang membuat ibunya sangat geram dan tak peduli Leon telah beristri dan telah dewasa,tetap mendapat jeweran maupun cubitan keras.keluarga yang unik bukan?,


"Mommy kenapa?" Wanita anggun berkulit putih bak salju itu meringis ingin menjauh dari sosok Luis yang ia anggap putra sulungnya,ia benar-benar kesal sejak Deus beranjak 3 tahun dan bisa berlari kesana kemari,cucunya itu nyaris sejajar dengan tinggi putrinya Lea yang telah berusia 6 tahun,apalagi siang ini kedua bocah itu sedang buat keonaran di meja makan karna Leon yang membelikan mereka mainan alat memasak dan lain sebagainya,dengan terpaksa para maid mengalah dan menyiapkan makan siang di dapur utama tepat di belakang mension.


"Mom?"


"ya nak,jangan ganggu mommy....."


"tidak,aku malah bingung mengapa mommy tidak seperti biasanya menyiapkan kami lemontea di meja kamar atau susujahe.....hari ini mommy mengurung diri di ruang baca...."


"mommy kesal sama adikmu...."


"adikku yang mana?"


Raut wajah Luis yang awalnya garang malah terlihat garing, lucu,pria itu merengut bingung.tentu saja Mrs.Queen lupa jika bukan hanya Leon yang ia anggap adik oleh Luis.


"Mommy lupa kalau kamu kini banyak adik dan hanya punya 1 ponakan...."


"ponakanku kan ada 2..."


"LUISSSS....!!!,kamu saja seperti adikmu Leon.....,Lea adikmu!!,ohh mana suamiku....akan aku adukan perbuatan kalian sekarang juga..."


Mrs. Napoleon yang berada di balik sekat sebuah lemari buku hanya menggeleng tetap melanjutkan pekerjaannya sebagai kepala keluarga inti.dan hal itu adalah hiburan untuknya yang di kuasai rasa penat menghadapi kepenatan dalam bekerja,Luis si biang kerok tersenyum meminta maaf dengan raut wajah konyolnya.


"oh ia....maaf mom,aku lupa....kalau Lea adalah adik bungsu kami....."


"astaga makin di perjelas pula!!"


Luis tak ingin mendapat lemparan buku dan segera melayangkan langkah seribunya keluar dari ruangan kerja ,di awasi oleh Mr.Napoleon dari balik meja kerjanya beberapa meter dari balkon tempat anak dan ibu itu berdebat.saat ditinggal berdua,sang istri kembali sibuk dengan sikap ketusnya di pojok balkon menatap ke arah hamparan perkebunan tak jauh dari danau.


"seandainya ada menantuku di sini tentu anak-anakmu yang tua bikin gondok itu tidak akan berkutik!!!"


"mengapa mommy tidak menelfon mereka?"


"tidak.....aku tak ingin Caca maupun Ariana cemas...."


"sampaikan bahwa suami-suami mereka jahat padamu...."


"tidak.....Caca sedang sibuk saat ini.....tadi pagi Ariana mengirimiku fotonya.....Dad mau lihat?,tapi ini rahasia kita berdua saja,mom dan Ariana,Riana serta Erica sedang membuat group chat bersama Bessan Victoria,kami harus menjaga kecantikan dan keharmonisan demi para suami"



Caca 23 tahun


Setelah acara Valentine 3 tahun lalu,Caca kembali aktif dengan hobby fotografi dan kuliah onlinenya yang hampir selesai .beberapa hari ini ibu satu anak itu sedang berada di Swiss tidak hanya sekedar menemani dua kakak sepupu kembarnya yang tak lain Riana dan Ariana, keduanya sedang melakukan profesi masing-masing,oh ya...jangan lupakan ke-3 wanita ini telah di anugerahi suami mapan.namun bukan berarti mereka seperti wanita kebanyakan yang memilih diam menunggu di rumah hasil keringat para suami,salah besar!. Riana bekerjasama mendesain beberapa busana medis hasil rekomendasi dari Luis,dan telah melibatkan studio milik Caca,agensi fotografer ini telah dua tahun makin maju dan telah beberap kali mendapat medali penghargaan sebagai agensi ternama.Riana selaku dokter kini ambil bagian dalam proyek Kakak kembarnya.sejak di nikahi Deviz,wanita itu menjadi dokter spesialis kandungan dan menetap di Milan tak jauh beda dengan kakaknya Ariana yang di nikahi kakak dari Deviz,yaitu super model bintang ternama David.bedanya,Ariana tak menetap lama di Milan,David telah membeli rumah pribadi tak jauh dari mension Keluarga Napoleon.suami dari Ariana itu sengaja membeli rumah agar beberapa karyawan kepercayaan istrinya menetap di sana dan fokus akan pekerjaan mereka dalam usaha Fashion,sedangkan dirinya tetap saja masih dalam pengawasan Luis dan Leon,di mana David mengikuti alur perusahaan mereka dan menjadi model ternama serta kreator untuk karya animasi milik Mrs.Queen,David tidak keberatan di emban beberapa tugas yang intinya ia selalu mendapatkan kasih sayang yang ia inginkan.


"Kak Luis.......aku meretas handphone istriku.....dan lihatlah....,istri Leon tetap yang masih unggul jadi sorotan....."


"dan wanita itu tidak pernah peduli,sungguh akan membuat kita repot jika Leon menanggapi hal ini dengan serius..."


"tentu saja....,aku pasti akan di suruh membungkam media sosial dan yaah...kak Luis di beri tugas agar menjaga Deus saat pria dingin itu terbang ke Swiss dengan alasan memarahi istrinya,padahal istrinya baru pergi 3 hari,di sini dia telah berbuat onar dengan membuat anak-anak nakal di rumah...."


"kamu saja yang mengurusi hal ini,istrimu sih yang muat story' foto Caca di Instagram pribadi kalian....."


"aku sangat sibuk.......mungkin hari ini akan diam di lab-ku saja"


"apa ada masalah?"


"tidak ada.....hanya ingin menambah beberapa produk ha ha..."


"bisakah kak Luis tidak membuatku capek tahun ini?,aku banyak pemotretan!!,bujuklah Leon agar sesekali jadi ambasador produkmu....!"


"kalian membicarakan aku?"


"aukhh!''


David terkejut mendengar suara berat sosok Leon di bar pribadi di rumah kacanya,tidak seperti biasanya laki-laki berwajah datar itu mendatangi rumah pribadi David yang berdiri megah tersembunyi di belakang mension Orangtua leon.belum selesai keterkejutan David,pria itu gugup saat labtopnya di rampas hingga layar yang menampilkan istagram Ariana di scroll Leon dan raut wajah Luis lebih terlihat menukikkan alis mundur kearah pintu,di ikuti David.


"kalian mau kemana??!!,,kenapa istriku jadi model istrimu tanpa sepengetahuan aku?!!,,iiiissshh baju apaaan ini?!"


"aku merindukan Lea....."


Luis bak hantu meninggalkan suara tanpa bayangannya lagi yang telah kabur dari amarah Leon,Davidpun sama tapi pria ramping itu tak sehebat Luis dalam hal melarikan diri,Leon menjangkau kerah bajunya dan menyuruhnya duduk dengan patuh untuk menjelaskan foto istrinya yang 3 hari lalu pamit ke Swiss untuk mengecek studio dan mengunjungi Universitas tempat wanita itu kuliah,kini dalam dua hari foto-foto istrinya menjadi sorotan media karna kecantikan dan gaya alaminya mengenakan busana rancangan Ariana.saat Leon akan meraih handphone David mencegatnya.


"ini adalah hobby yang mendatangkan uang bro....jangan terlalu mengekang istrimu"


"kalian membayarnya melebihi uang bulanan yang aku berikan?!,istriku fotografer....bukan model,apalagi tanpa seijinku!"


"dan kamu akan memarahi istriku?!"


pertanyaan David yang keras di sertai dengan raut wajah memerah karna marah malah membuat Leon tergelak melihat tingkah pembelaan adik sepupunya itu.


"aku harus ke Swiss.....ha ha ....titip Deus,gadis itu akan kuhajar!!!"


Leon terbahak tapi dengan mata tajamnya menatap David yang segera meraih handphone ingin memberitahu istrinya Ariana tapi suara panggilan masuk di handphone loen yang mengurungkan niat David,itu Caca yang menelfon suaminya.tentu secepat kilat suami arogannya itu menjawab dengan pura-pura manis.


"hubby.....selamat sore....."


"hellow Mia moglie(istriku,dalam bahasa Italia),,ayo sambung panggilanmu lewat VC sj ya"


"tunggu... aku masih belum memakai baju...."


"what?!!"


David menutup telinganya dan agak menjauh mendengar suara Leon yang terkejut mendengar istrinya mengaku tidak mengenakan baju.


"Caca....,apa yang kau lakukan?,cepat hidupkan kamera ponselmu!"


"aku sedang melakukan hobbyku yang mendatangkan uang hubby.."


"Hobby?,wait.....sejak kamu memiliki hobby cabul membuka baju dan mendatangkan uang????!!!"


David menutup telinganya akan berlalu,ia sungguh tak tahan mendengar pembicaraa vulgar aneh Leon yang tak tau arah,namun Leon lebih gesit menahan kerah bajunya agar diam di atas kursi menunggunya selesaikan obrolan mereka tadi.


🧡🧡🧡BERSAMBUNG😍😍