My Nanny, Ohh My Future

My Nanny, Ohh My Future
15.Kejutan



Leon menelfon Damar setelah selesai mandi dan menutup pintu gerbang setelah mobil keluarga Caca pergi,mereka ke taman hiburan hari ini,dan Leon tidak ingin ikut karna beberapa alasan namun Harry memaksa,terpaksa nanti ia menyusul dengan motor,Damar menjawab telfon dengan cepat.


"hallo,apa kabar Leon,bisakah kau menepati janji untuk tidak mengnonaktifkan hpmu?!!!,,selain ada masalah di perusahaan,di rumahpun ada masalah!!!!,,non Erica kembali,dan dia selalu membully David.Nona Dolly juga sudah pulang ke Napoli......"


"bisakah kau bicara dengan tenang Mar?,aku juga butuh liburan,kurang gajimu dan Sera yang aku sudah naikkan?"


"bukan masalah gaji sekarang,David sampai masuk rumah sakit,dan Non Erica membawa seseorang"


"siapa?"


"Tuan besar telah tiba di negara ini 2 hari yang lalu"


"itu bukan urusanku...." TUUTT


Leon menutup pembicaraan,dan sekejap wajah datarnya kembali menyertai langkahnya akan ke garasi mengeluarkan motor saat dering telfon kembali berbunyi.dan tanpa melihat siapa yang menjawab,ia mengangkat dan menjawab.


"apa lagi Damar?!!!"


"Hallo selamat pagi my son.....apa kabar?"


Suara berat dan ramah itu terdengar nyata di telinga Leon,bukan hanya di telinga....tapi tepat di depannya.


"kau?"


"kejutan...."


"Enyah kau dari hadapanku!!!,"


" Nak...."


"aku sungguh-sungguh!!!"


"hei.....siapa gadis cantik ini,bolehkah Ayah mengenalnya?" sosok Aurelianus Napoleon mendekat ingin menyentuh jari Caca yang ikut mundur saat suara Leon begitu dalam menegur sosok yang di hormati semua orang.


"jangan pernah kau mengotori atau menyentuh dia dengan tanganmu yang menjijikkan itu"


Kejadian itu membuat keluarga Harland shock,orgtua Caca ikut terpaku dengan sikap menyakitkan Leon pada ayahnya,apalagi Leon langsung menarik tangan Caca pergi dari sana.naik mobil yang melaju membelah embun pagi ke arah hulu danau,di dekat sana ada lagi rumah rahasia kakek Harland yang hanya Caca yang tau tempat itu,tapi kini yang membawa mobil adalah Leon,ia berhenti dan masuk ke dalam ruangan yang isinya arena latihan boxing dan juga matras untuk samurai.ya,tempat untuk latihan kakek Harland setiap Subuh,


"kau bisa tau tempat ini Leon?,dan....."


Leon hanya melangkah diam dan keluar ke pintu belakang menembus jalan setapak ke arah tepi danau.caca tergesa-gesa mengejar langkahnya yang panjang menerobos air nyaris ke tengah.


"Leon!!!!,jangan seperti ini aku takut.....!!!!"


"biarkan aku sendiri dulu.. diamlah di dalam rumah"


"aku mohon Leon...aku tidak suka yang kayak gini!!!"


"lalu apa yanga kau suka??!!"


"katakan sejujurnya,,,tadi aku terkejut.....dengan tuan Napoleon itu,aku pernah membaca artikelnya,dan ternyata.....dia adalah......"


"dia bukan siapa-siapa"


"ummn kau sungguh kejam,berhati baja......ayah kandungku saja sebegitu kejamnya kau menyambutnya,bagaimana dengan aku kelak?"


"apa maksudmu ca?,jangan buatku marah,aku mohon.....biarkan aku tenang...."


"tenang dengan drama kayak gini,,kejutan apalagi setelah ini Leon?!!!"