My Nanny, Ohh My Future

My Nanny, Ohh My Future
125.Pilihan



Di balik kabar lexa yang sudah mendapatkan ingatannya kembali,ada hal yang mengejutkan seluruh keluarga Napoleon,keputusan menantu kesayangan mereka untuk membawa Zeyna kembali ke swiss,saat pertemuan keluarga ia tetap tegaskan membawa anak perempuan itu kembali di mension,hingga Leon terlihat panik karna Caca begitu tidak peduli permohonan Lexa ataupun Luis selaku orangtua kandungnya.


"secara hukum,Zeyna adalah putriku,terlepas dari alasan lexa koma saat melahirkan,aku tidak mentolerir lagi perbuatan kak Luis 1 tahun ini sudah banyak aku sabar dan memberikan kesempatan....maaf,saya meninggalkan meja makan lebih awal" setelah berbicara demikian,ia meninggalkan meja makan dengan langkah tegas ke kamar Zeyna,tidak peduli Lexa dan Luis nyaris berlutut meminta maaf dan memohon agar putri mereka menetap dulu di Italia,dengan alasan berobat dan juga kembali berkumpul dengan keluarga.leon tidak bisa menyusul juga dari meja makan,ia harus memberikan penjelasan pada kedua orangtua dan kakaknya Luis serta orang-orang yang ada di meja makan saat ini jika istrinya mengambil pilihan tanpa meminta persetujuannya juga.


belum selesai ia menenangkan keluarganya di meja makan,seorang pelayan telah datang memberi tahu mereka jika Caca sudah menggendong Zeyna ke mobil entah mau kemana di ikuti Deuz dan Zeus yang dari awal tidak ikut duduk di meja makan,keduanya tadi beralasan sedang olahraga bersama bibi kecil mereka Lea.


Mr.Napoleon menahan lengan Leon saat anaknya itu akan bangun dengan geram,Luis menutup wajahnya dengan penuh penyesalan,melihat Lexa tertunduk menangis di meja makan akan berlari ke depan tapi Erica dan Mommy Queen ikut menahan.


"Leon .....Luis dengar....kasi kesempatan Caca dengan pilihannya,jangan membuat keributan di depan dua anak itu.....,Daddy akan menyuruh dua orang mengikuti mereka....tenang....." Mrs.Queen mengelus punggung lexa yang tersedu-sedu,ia tidak bisa berkata apa-apa saat ini,menantu tunggalnya itu jika di lawan ia semakin tidak terima dan tidak segan-segan menentang Leon,terkadang membuat geram tapi bisa di pahami jika sejak balita,cacalah yang telah mengangkat Zeyna,mengurus dan memberikan kasih sayang sama seperti ia mencintai 2 orang cucunya Deuz dan Zeus,saat ini leon harus memutar otak agar semua tetap terkendali,Erica menuntun Lexa ke kamar Lea yang dari awal ternyata diam saja karna ia juga kesal dengan apa yang Luis sudah perbuat selama ini,ia malah ikut membantu kakak iparnya Caca agar menggunakan mobilnya pergi ke stasiun kereta yang berangkat ke Swiss pagi ini.


Leon menatap Luis sesaat lalu hembuskan nafas menenangkan diri,beranjak ke kamar berniat mengambil hp untuk menelfon istrinya,dan di saat itulah ia menemukan tulisan tangan Caca untuk mengancam akan berpisah dengannya atau mengajukan surat perceraian; parahnya ada rekaman cctv bukti kelakuan Lexa dan Luis di rumah pribadi mereka saat Zeyna 1 tahun terakhir ikut menetap di sana,pertengkaran di depan Zeyna,dan sikap acuh lexa setiap kali sudah bekerja,lalu parahnya ada salah satu rekaman yang membuat Caca geram pada Leon,karna Zeyna lagi-lagi sempat di kurung dalam kamar oleh luis hingga anak itu mengalami trauma beruntun karna sering di temui dokter untuk di suntik,rekaman cctv itu berasal dari Boneka panda yang selalu di bawa-bawa Zeyna,hadiah dari Deuz.


" adduuhhhhhhhhhhh cobaan apa lagi ini .........!!!!!!!!" teriakan Leon membuat semua yang berada di rumah pribadi Mr.Napoleon itu kaget,sang ibu buru-buru ke kamar Leon dan Caca,betapa kagetnya ia melihat putranya itu gemetar menggenggam kepalanya,dengan kertas berserakan di lantai,lukisan wajah Caca sudah jatuh di lantai,kesal dan kecewa terlihat menyatu dalam tatapan Leon,ia memeluk ibunya sebentar lalu pamit menyusul istrinya ke stasiun,tapi saat tiba di sana,mereka telah meninggalkan Italia beberapa menit yang lalu.


Caca menatap salju di sepanjang perjalanan ke Swiss,ia juga gemetaran mengingat apa yang ia tulis tadi subuh untuk suaminya,tapi entah kenapa,ia akan memilih berpisah dari Leon adalah jalan yang terbaik,jika suaminya terus menekan rasa kekeluargaan atau budaya mereka,sedangkan caca mengutamakan mental anak-anak dan kebahagiaan mereka adalah tujuan hidup caca,ia tidak ingin mengalami tekanan rasa bersalah lagi,kehilangan Zeyna lagi demi menuruti Luis,entah mengapa ia sangat kecewa dengan Leon,kecewa saat mendengar Leon mengatakan jika mengetahui tindakan Luis tapi mengikuti semua itu tanpa berbicara padanya,padahal mereka berdua adalah suami istri,entah mengapa Caca hanya ingin membawa ke 3 anaknya menjauh,hanya itu yang ada di dalam pikirannya saat ini,memberikan pilihan pada Deuz dan Zeus juga.


Deuz mengangkat panggilan ayahnya dengan tenang,terdengar jelas suara nafas pria itu diburu waktu dan terbata-bata bicara.


"mommy mengajukan sesuatu yang tidak masuk akal.....!,bisakah kau tidak ikut memperkeruh keadaan juga??" terdengar sebegitu sakit di telinga Deuz,siapa yang tidak tau seberapa cintanya si ayah pasa mommy,dan Deuz sedang berusaha memberikan jalan tengah pada keduanya saat ini.


Leon tidak bisa berpikir jernih saat mendengar anaknya mengatakan jika mereka hanya pergi berkemas di Swiss?,Given?,Adik angkat Ariana itu sudah 1 tahun menetap di Bali,dan menjadi salah satu menejer kepercayaan Ariana untuk brand fashionable nya di Asia.


"baiklah.....,jangan blokir Daddy seperti yang di lakukan Adikmu!" Mengingat tadi sempat menelfon Zeus tapi anak itu tidak bisa di hubungi,jelas sekali jika anak keduanya ikut kesal dan terpancing.


"Leon ....apakah kita bisa bicara sebentar?" seseorang muncul di ambang pintu mobil,dan itu adalah David,pria itu menunjukkan video Zeyna di kurung,ternyata rekaman itu telah di sebar Zeus,setelah melihat reaksi Zeyna ketika mencarinya beberapa hari lalu,menimbulkan rasa curiga dan membuat ia mencaritahu sendiri lewat cctv yang tersambung di handphone nya selama ini,tapi karena tidak menaruh curiga pada paman dan bibinya itu,Deuz dan Zeus tidak pernah membuka atau mengontrol,kamera yang mereka pasangpun untuk jaga2 saat Zeyna tersesat atau mungkin seperti ada tindak kejahatan.


Leon dan David berdiskusi di teras kamar,menatap ke arah luar tidak habis pikir dengan tindakan-tindakan Luis telah melukai perasaan,mata Leon berkaca-kaca menatap layar handphone nya,saat terkunci, wallpaper potret Caca saat bersanding dengan peliharaan buas di rumah mereka,secara khusus Leon yang meminta Caca berpose bersama harimau kesayangan dirinya, moment itu teringat jelas masa-masa si istri sedih karna di larang program hamil lagi,Leon berusaha menghibur dan memberikan perhatian dengan menjadi suami bijak serta mencintainya dengan tulus.



caca versi wallpaper handphone Leon.


di sepanjang perjalanan menuju rumah kaca,alias rumah lama Caca,yang dimana tempat orangtuanya menetap dan memiliki galery terbaik di Swiss saat ini,wanita itu terus memeluk dan bersikap ekstra perhatian pada Zeyna,terkadang ia selalu terjaga saat Deuz dan Zeus sekedar menyelimuti keduanya di saat tertidur di kereta.


"mom......" suara pelan Deuz persis suara Leon jika menyapanya saat tenang,airmata Caca langsung runtuh membasahi pipinya,wajah anak sulungnya ini membuat hatinya teringat akan pilihan terbesarnya mengancam pria yang ia merupakan dunianya,Deuz hanya bisa menarik lengan ibunya dan mengusap pelan berharap wanita itu tenang,berpikir jernih,Zeus mengambil moment itu dan mengirim semua yang ia rekam pada paman David,lalu David menyodorkan handphone pada Leon yang sama-sama meneteskan airmata bersalah dan menyesal atas segala yang ia perbuat pada keluarganya.