
Mrs.queen dan suaminya tentu saja terkejut mendengar pengaduan Caca yang memang sangat manja pada mertuanya sore itu,setelah memandikan Deuz dan putranya tertidur karna kekenyangan Asi.caca duduk menelfon mertuanya sambil mengerutu dan mengawasi Erica di tepi kolam bersama Ariana.sedangkan suaminya dan David sedang berbincang dengan Luis di ruang tamu.
"mommy.......,aku tidak ingin Erica pergi...."
"ya ya....mommy dan Daddy akan segera pulang.....baiklah...tutup telfonku sekarang yaa sayang.....mommy akan memanggil Dad dan adikmu Lea di taman...."
Leon sedang meneguk kopi hangatnya saat sebuah panggilan telfon dari ibunya memotong percakapan seru ketiganya.
"hallo mom.....,"
"sayang....berikan handphonemu pada kakakmu...."
Leon mengerutkan dahi lalu menyodorkan hpnya pada Luis,
luisioner Alexander
David Apolonelius
Leonel Napoleon
Erica dan Ariana menatap bingkai foto yang terpampang di dinding rumah utama keluarga Leon tak jauh dari kolam,dan keduanya sama-sama menyadari latar belakang dari 3 pria ini adalah ancaman di dalam keluarga Napoleon,mereka memiliki ambisi dan perusahaan sendiri.jika mereka telah bersama sulit mengajak mereka berdamai dengan lawan atau pesaing pengusaha lainnya.
Luis memiliki karakter lebih angkuh dari sosok leon dan anak yang besar dalam asuhan Mr.Aurelius sejak putra kandungnya di asingkan dulu.di anggap anak sulung dalam keluarga dan dijuluki ceo terselubung,pria berambut abu gelap dan bermata keemasan sangat tajam adalah warisan dari orangtuanya yang kini menetap di prancis,sangat terlihat jelas ketampanannya melebihi rata-rata,mendengar Leon menikah ia berusaha menyelesaikan pekerjaannya di laboratorium pribadinya dan kini tanpa pemberitahuan ia kembali ke pelukan orangtua yang sangat menyayanginya.Luis memiliki keluarga di Prancis,namun ia lebih dekat dengan kedua orangtua Leon karna keduanya sangat memahami apapun tujuan hidupnya.
"kak......,mommy ingin bicara.....,aku tidak akan ikut campur,aku tau siapa di rumah ini yang buatnya marah padamu...."
Luis menarik dasinya dan menatap lurus kearah kaca tembus pandang ke arah teras belakang,disana Caca dan dua wanita yang lebih dewasa darinya sedang berbincang tidak lain Ariana dan Erica.
"Hallo mommy......aku pulang..."
"jangan basa basi lagi,mommy tidak akan ikut campur kali ini....minta maaflah pada Erica...."
"mommy lebih membela putri dari wanita busssuukkk itu?"
"Luis,Erica adalah anak yang tidak tahu menahu masalah kalian....mommy mengambilnya dari panti asuhan.....dan menantu mama sangat bergantung padanya,kau tahu kan menantuku sedang marah padamu sekarang?"
"yaaa.....dan aku semakin suka melihatnya marah...."
"luiiiss....dia istri Leon...kau jangan membuat masalah dengan adikmu...."
"aku tahu...tapi dia menggemaskan mom....."
Leon menatap tajam pada Luis yang menyadari hal itu dan membalas tatapannya dengan tenang lalu melanjutkan pembicaraannya di telfon.
"mom...aku membawakan mommy hadiah....cepatlah kembali....aku juga merindukan Lea...."
"dan kau tidak merindukan Daddymu?"
"tidak....karna Daddy tidak membantuku kembali dari antartika lebih cepat...."
"anak nakal......jadi kau kembali untuk marah pada kami?"
Luis terkekeh lalu menyerahkan handphone pada Leon yang ketus.kakak sepupunya itu memang suka menguji emosi siapapun,tapi kali ini ia tidak ingin ikut campur atas kemarahan istrinya,karna ia ingin melihat reaksi Luis jika tahu karakter di balik baby face istrinya.
Saat makan malam tiba,Erica sengaja tidak di ijinkan kembali ke apartemennya sampai masalah di selesaikan.
"Casandra nama istri adikmu,tapi dia biasa di sapa Caca oleh kami semua......,ca....,,ini adalah kakak Leon......dan juga David.....dia dulu adalah Seorang Jenderal muda yang sibuk,sejak dia selesai tugas dari Rusia sikapnya jadi mengesalkan......maafkan dia ya sayang....."
Leon melirik reaksi Istrinya yang masih berwajah datar,Luis tentu saja semakin terpana karna gadis itu semakin mempesona dengan tatapan dinginnya sesaat lalu tersenyum lembut.
Luis baru menyadari di balik senyum adik iparnya menyimpan amarah,gadis itu sedang memegang kamera dan memotret putra kecilnya yang sedang di suapi David.
"jika dia seorang mantan Jendral di luar rumah,setidaknya dia tahu di rumah ini bukan medan perang...."
"puuuuffffhhhhhtt ha ha"
Mr.Napoleon tidak bisa menahan tawanya dan di ikuti oleh David,Leon hanya tersenyum lalu mengangkat bahu saat Luis menatap kecewa tak ada satupun yang berusaha membelanya.
"adik iparku marah sampai di meja makan...."
"aku tidak Sudi memiliki kakak ipar sepertimu,sekalipun itu harus,aku tidak mau....."
Mr.Napoleon dan istrinya semakin terbahak-bahak akan sikap kekanakan Caca yang memang baru berusia 20 tahun.
"mint maaflaah pada anakkku dan Erica,kamu tahu kan tadi pagi Baby Deuz di sana saat bomerangmu meledak...."
"Boomerang?"
"mint maaflah sekarang Kak Luis,ini makan malam yang indah kan....."Leon menimpali dengan suara lembut,dirinya mulai melihat raut cengeng dan airmata yang akan jatuh dari bola mata istrinya.
"baiklah adik iparku syg...kakak minta maaf.....aku tahu apa yang membuatmu tidak marah lagi....."
"minta maaflah pada kak Erica,dia temanku juga kakakku di rumah ini...."
"tidak....!,aku kakakmu....dia....tidak ada hubungan darah dengan keluarga kita,aku ini kakak suamimu paham?"
"dia adalah kakakku.....dia adik kak Leon.....jadi...."
"Leon tidak memiliki adik.....aku kakaknya dan David adalah adik kami serta Lea saat ini....,harus kau ketahui aku marah besar Karna aku tidak ingin lagi melihat orang-orang yang aku cintai terluka,apakah kau tahu perempuan yang kau bela ini adalah anak dari mantan pacar suamimu dan juga mantan borunan perusahaan ayah mertuamu!??"
"pelakunya bukan Erica dan...."
"tapi dia adalah bagian dari wanita itu....bisa saja dia di sini sebagai racun dalam keluarga kita"
"Luisss hentikan,Dad dan mom sudah selesaikan masalah itu,Erica sejak kecil tidak mengetahui kejahatan ibunya...dia di panti asuhan saat aksi Elisa di jalankan....dia tidak tahu menahu...itu fakta...."
"itu salah Daddy....bukan Erica....dia...."
"kak Luis....Daddy...mommy.......ini masalah keluarga kalian yang sudah berlalu dan aku mengetahuinya dari awal kok,di sini aku hanya menantu ...aku marah bukan karna masalah itu....aku marah dan kecewa atas sikap kak Luis,karna terlalu membentak dan menghina kak Erica di depan Deuz....dia masih bayi. ...mental anakku yang kini buatku marah!"
"Caca....jadi.."
"Arrrggghhhh kak luisss kau sungguh sulit di ajak berdamai....ini tidak akan selesai jika kakak mengikuti emosi...." Leon berbisik pada Luis agar berhenti menguji kesabaran Caca yang sedang melangkah menengok Baby Deuz dalam gendongan Ariana dan David yang dari awal tidak ingin bayi itu terlalu dekat lagi dengan meja makan,mereka memilih di ruang tengah menemani Lea makan bersama bayi kesayangan mereka yang ingin mendapatkan momongan.
Mrs.Queen mengusap-ngusap pelipisnya saat Luis tetap keras kepala dan tidak menerima Erica di dalam rumah ini,sedangkan Erica hanya menarik nafas lalu mulai angkat bicara.
"sudahlah ca,kak Luis.....tidak usah berdebat karna aku....."
"tidak,,aku tidak suka dia perlakukan perempuan sekasar tadi....,aku tidak terima Baby Deuz sampai panik dan aku merasakan jantungnya berdetak lebih cepat dari sewajarnya!!!!!,,..sejak tadi dia ketakutan jika di tinggal."
Caca membanting kakinya meninggalkan meja makan sambil pamit pada ibu mertuanya.
"Dad,mom......aku udah selesai.....selamat malam....Kak Ari,kak David titip Baby Deuz ya"
"Caca....sayaaaaanng.....mau kemana?"
Leon mengusap wajah frustasi,ia akan beranjak bangun juga tapi di cegat Luis.
"biar aku yang bicara....."
"tidak untuk sekarang......"
"percayalah...aku tidak akan mencelakai istrimu....."
"kak...kau.....yang akan ce......"
sebelum melanjutkan kata-katanya Luis telah berlalu dengan langkah lebar mengikuti arah langkah Caca yang sangat cepat.leon menghembuskan nafas sesaat lalu melanjutkan mengunyah makan malamnya,David dan Ariana memberi kode pada salah satu maid untuk mengikuti kearah mana Caca pergi.
"kak Leon.....mom....Dad.....kak David....Ariana.....aku....sungguh minta maaf....."
Leon mengusap kepala Erica yang menyeka airmatanya lalu memeluk nyonya Queen yang berbisik pada putranya.
"susullaah mereka nak....,,Caca ke arah Basement...."
"hah?"
"ia.....kalau tidak salah...dia tidak naik tangga ke kamar...."
"aku sudah ingatkan kak Luis....David...telfon Dokter Marissa....,Dad....bantuin aku."
Leon tahu maksud ibunya,di balik teras belakang yang hanya ada hamparan danau....ad pintu rahasia turun ke lantai bawah tanah ke tempat penyimpanan senjata dan juga tempat latihan Taijutsu milik istrinya dan juga Ariana yang suka boxing.dua wanita itu menguasai 6 bela diri dan di jadikan rutinitas olahraga mereka sambil menikmati pemandangan Basement yang di bangun secara modern di lapisi kaca tembus pandang ke arah dasar danau di mana di sana ada Beratus spesies ikan dan peliharaan hutan buatan milik Ayahnya.berkat itu juga,shyndrom yang di alami Caca sembuh karna pikiran dan tubuhnya terolah dengan baik di bawah bimbingan Ariana dan Riana juga,namun kakak kembarnya lebih aktif di rumah sakit keluarga David karna di nikahi oleh Devis saudaranya dan menetap di Milan.
"Arrrgghhhhhhh....."
Suara teriakan Luis semakin mempercepat langkah Leon lari ke arah lorong yang ada arena boxing,istrinya berdiri di sana menatap heran pada Luis. sedangkan luis mematung di sana dengan mata terkejut.
Casandra
Luis di seret keluar dari Basement dan masuk di ruang kerja Mr.Napoleon yang telah menunggu di sambil melihat Cctv.
"oh my........Dad.....kenapa tidak pernah cerita gadis itu adalah iblis yang terperangkap di tubuh anak kecil?!"
"tenanglah luiss.....Dad pusing dengan sikapmuuu ini,Caca menantu di keluarga ini.....dan dia seorang ibu....wajar jika dia marah.....bersikap bijaklaah!"
"Dad,kak.....Aku keluar dulu ya.....sebaiknya aku bujuk Caca dulu....baby Deuz juga harus ku tengok..."
saat Leon akan keluar dari pintu,Luis langsung menarik punggung adiknya dan memeluknya dengan perasaan sesal.
"maafkan aku Leon...."
"yaaa.....sebaiknya kak Luis istirahat....maafkan sikap istriku juga ya kak.....dia masih terlalu muda melewati ini semua...dan fakta lainnya,dia bukan di besarkan lingkungan seperti kita....Dad yang akan menjelaskan segalanya kak."
Leon berlalu dengan kepala pusing,sikap Caca memang di atas pemikiran gadis pada umumnya.
"Dad.......aku sungguh tidak tahu menahu latar belakang istri Leon...."
"dia......cucu dari Paman Harland Firdaus..."
"Ouucchh....pengawal yang dulu adalah Yakuza itu?,tapi.....bukankah Kakek itu memiliki anak yang...."
"yaaa....anak laki-lakinya adalah Harry dan istrinya Victoria yang saat ini menetap di New York bersama adik kembar Caca....,yaitu Yoga dan Yuka;gadis itu tumbuh di bawah asuhan Firdaus hingga apa yang kamu lihat tadi adalah rutinitasnya setiap ada kesempatan,kami mencintainya....karna....selain dia cerdas...dia juga anak yang bisa membawa adikmu Leon kembali di rumah ini dalam keadaan berdamai dengan keadaan....."
"maafkan aku Daddy.....karna kedatanganku membuka luka lama mommy serta Masalah Daddy"
"Dad yang harus minta maaf padamu dan kalian semua....,sampai saat ini Erica tinggal di apertemen atas nama Caca yang Dad berikan,anak itu tau batasan dirinya dan sibuk bekerja sebagai ambasador terbaik untuk perusahaan kita,,oh ia caca baru saja pulih nak,setelah melahirkan Ponakanmu Deuz,Caca mengalami shyndrom baby blues,karna berbagai faktor,,dan .....soal Erica.....dia telah di adopsi Mommy sejak Dad dan Leon sepakat mengirim Elisha jauh ke belahan dunia yang jauh dari keluarga kita.....faktanya satu lagi,Erica bukan anak kandung wanita jahat itu nak,dia adalah anak yatim piatu dari panti asuhan....anak itu hanyalah alat untuk memanipulasi keuangan kita waktu itu....."
"Apakah Erica tahu dia hanya..."
"dia tahu dan kembali di panti asuhan sejak Leon pergi ke Swiss,apalagi dia dari dulu kan sangat takut padamu,sejak kamu jdi CEO yang sibuk ia selalu mencari Mommy dan apapun dia tidak sembunyikan dari mommy,,saat itu Dad mengawasi Erica diam-diam,hingga mommy memutuskan mengadopsi Erica jadi bagian dari keluarga kita...."
"mommy pasti sangat marah padaku ya Dad...."
"mungkin nak...tapi saat ini pikirkan emosi Caca dan Erica dulu....kamu paham kan mksud Dad...."
"baiklah Daddy...aku akan temui Erica dulu....saat ini aku belum berani menemui Caca...."
"ha ha...kenapa?"
"duuhhh dia benar-benar menyimpan sosok iblisnya dengan topeng poloss"
"sesungguhnya kamu yang salah...dia di sana untuk salurkan emosinya....dia anak yang baik dan periang jika seandainya kamu kembali di rumah dengan hati dan pikiran yang lapang...."
Mr.Napoleon melihat Leon memeluk Caca di basment,di cctv itu terlihat jelas bahwa menantunya menahan sakit hati dengan sikap Luis yang ikut melihat adegan itu.