
Yoga menatap layar hp sambil menemani kakaknya makan steak,ternyata pesan-pesan yang masuk tadi adalah pemberitahuan kalau gajinya sudah di transfer.
"aku bekerja di studio kakak selama ini,mengapa kakak fokus pada Yuka saja?" Caca tidak di perbolehkan ke floor kantor sejak dokter menyarankannya istirahat di rumah karna perutnya mulai membesar,sejak saat itu Yoga mulai ikut kursus model kilat selama sebulan hingga beberapa produk barang bermerek dari perusahaan telah menjadikannya model terbaik.
"aku cemburu......" Caca bersandar di bahu adiknya yang terkekeh mengingat kakaknya tidak pernah berani tampil di depan kamera,wanita itu lebih suka berada di balik layar dan menikmati hasil karya-karyanya bersama suami yang tentu saja salah satu alasan kakaknya tidak bisa bebas di depan publik,pria posesif tapi sesungguhnya sangat mencintai kakak sulungnya ini.
"aku jelek sejak hamil ya?,jadi jangan menatapku seperti itu ga....." Caca menyadari tatapan yoga dan salah paham,malah membuat adiknya itu terkekeh bersamaan dengan kakak iparnya yang sejak tadi sedang menyimak sekalipun sibuk di depan labtopnya di meja depan jendela tak jauh dari keduanya.
"aku ingin membelikan kak Caca dan mami sesuatu......,sekarang aku ke kamar dulu....."Yoga pamit dengan sebuah senyuman paling Caca suka,dan Leon hanya mengangguk berjalan mengantar ke depan pintu dan ikut keluar sebentar ke arah lorong sambil menepuk pundak adik iparnya.
"Yoga.....,ini baru jam 7 malam.....aku ingin minta tolong kamu mencari Dion bicarakan yang sedang aku kirim di pesan WhatsApp kamu sekarang....." Leon bicara sambil melirik hp yang di genggaman yoga lalu mundur kembali ke kamar.Yoga membaca sebuah pesan yang lumayan membuatnya terkejut lalu segera mencari kakak sepupunya Dion.sosok pria cool dan sangat sulit di tebak itu sedang bersantai bersama Ali sahabatnya,di mata orang lain mereka dua pria tampan kurang kerjaan,tapi sesungguhnya Dion dan Ali adalah pria yang berbeda profesi tapi satu ambisi yaitu memiliki sebuah kapal pesiar pribadi untuk traveling.dokter dan acktor itu sedang tertawa membicarakan pose-pose Yoga dan Dion saat di foto Yuka beberapa jam lalu,dan di sana Dion terlihat seperti seumuran dengan Yoga karna raut wajahnya yang sejak dari remaja tak pernah berubah,"kakak imutku " itu julukan Lea adik dari tuan muda Leonel.
"Kak Dion,apa kita bisa bicara berdua?" Yoga menyela pembicaraan mereka dan berlalu ke arah kamar pribadi Dion walaupun tak menunggu persetujuan kakaknya,yoga sudah terbiasa bersikap acuh tak acuh pada saudara-saudaranya.Ali menatap Punggung Yoga sesaat lalu berkata pelan.
"adikmu semakin hari,semakin terlihat mirip karakter beruang kutub itu...." Ali bicara ketus lalu berdiri meninggalkan Dion yang hanya terkekeh,entah mengapa Ali masih saja begitu kesal pada Leon padahal saat ini statusnya telah menjadi adik ipar dari suami Caca wanita yang membuatnya patah sangat parah.
Dion duduk dengan raut serius saat tiba di kamarnya,di sana Yoga sedang bermain hp di kasur lalu,tiba-tiba sosok lain masuk di sana,yaitu David,Luis dan leon.3 pria berkarisma menakutkan tak perlu menyuruh Yoga pergi,karna dengan sendirinya remaja itu bergegas ke kamar kakaknya Caca di ikuti 5 orang bodyguard di belakang,yang masing-masing telah di beri tugas menjaga nyonya-nyonya mereka.yoga sibuk mengecek aplikasi di hpnya dan sedang mengecek barang yang akan dirinya beli untuk ibu dan kakaknya Caca saat melewati kamar Ali lalu mendengar pertengkaran suami istri itu,tapi dirinya memilih tetap melanjutkan langkahnya ke kamar kakaknya yang sudah terlelap tidur saat masuk dan meninggalkan bodyguard berjaga di depan pintu kamar.entah apa yang terjadi tapi Yoga yakin kakak iparnya sengaja mengajak Dion berbicara secara pribadi dan melakukan pertemuan di kamar si dokter pendiam itu,tanpa memberitahu istri mereka masing-masing.
di satu sisi Luis menekan keningnya frustasi,lalu membuka layar hpnya melihat cctv pengawas di kamar,memastikan istrinya masih tertidur.
"kak Luis sejak kapan jadi serumit ini?" David menatap selembar foto di mana kakak sulungnya itu sedang berpose romantis dengan dua orang wanita seksi di sebuah mobil,dan kedua wanita itu kini sedang berusaha mencelakai Alexa setelah tau fakta bahwa pangeran tampan ini memiliki seseorang yang amat ia jaga.salah satu dari wanita itu adalah seorang anak jenderal dan tak tahu menahu,dia adalah wanita nekat dan keras pendirian serta jangan lupa keangkuhannya di atas rata-rata.
"sungguh penghianat.......," caci Leon kesal,wajah tidak suka dan amarahnya sungguh tak dapat ia sembunyikan sama sekali,tak peduli bahwa pria yang di depannya ini adalah kakaknya dan juga laki2 paling di takuti oleh sebagian orang yang tahu sepak terjangnya di dunia bisnis dan juga dunia mafia.kalau soal bermain wanita,okelah Leon paham sejak awal bahwa seorang Luis adalah pria normal,apalagi sampai saat ini dirinya belum berani menyentuh istrinya.tapi itu semua atas keinginannya sendiri,secara fisik dan usia mungkin Alexa hanyalah gadis cilik,apalagi hanya di didik oleh sepasang suami istri dan satu orang duda serta putrinya,ke 4 orang ini tak ikut di kapal ini,karna kontrak kerja mereka berbeda dgn cara Leon memberi kontrak kerja pada Sera dan Damar,bagi Luis,,saat dirinya dan lexa berlibur seperti ini,ke 4 orang itu bebas habiskan waktu mereka berlibur bersama sanak saudara mereka di luar rumah Luis,tanpa lupa beberapa point' penting di dalam kontrak itu.(jika ingin kenalan dengan team Luis baca buku Alex dan Alexa).
"lalu.....apakah aku tidak bisa mendapat bantuan dari kalian?,ayolah guyyysssss.....,,aku hanya bersenang-senang tidak sampai menyentuh me....." Luis akan bicara lebih lanjut saat jari David mengetuk meja dengan pelan sambil menatap tajam pada kakaknya.
"hentikan,yang jelas......Alexa tahu semua kegiatanmu,kecuali logan dan Lusy memberinya obat tidur di saat dirimu menghiantimya,lakukan semuanya sendirian,,aku haru kembali ke kamar sebelum istriku curiga dan marah....." David berlalu dari sana dengan ketus,di ikuti oleh Leon yang mengangkat bahu lalu berguman pelan sebelum menutup pintu.
"aku akan adukan pada Mommy" Leon membuat Kakaknya bergidik ngeri jika hal itu terdengar di telinga orangtuanya,dan tinggallah Dion di sana yang terlihat tak menampakkan emosi atau reaksi seperti dua bule itu,pria baby face itu malah menyodorkan sekotak obat dan berbicara lunak.
"wanita ini sudah di bereskan Erica,tapi dengan tujuan dan masalah yang berbeda.....,mungkin saat ini pengantin baru itu sedang adu mulut di kamar......"Luis terkejut dan juga terpesona dengan penjelasan santai Dion,pantas dia terlihat awet dan manis,sikap tenangnya sungguh menakjubkan batin Luis.
"pergilah tidur,jangan lupa minum obat ini,lalu....esok pagi kita temui wanita itu berada di tangan anak buah Erica......" Luis tak membantah,dirinya berlalu dengan takjub,keluarga Caca memang selalu mengejutkan,anak buah Erica?,adiknya itu di bekali didikan mental yang keras dan sudah beberapa tahun terakhir dirinya memiliki pasukan bayangan utusan kakaknya Leon,dan sangat terlatih.