My Little Maid, My Love

My Little Maid, My Love
Menjemputmu



"Brianna Carissa ternyata kau di sini"


"Ibu Natasha.." Brianna terkejut melihat kedatangan Natasha.


"Astaga! Kenapa baju kalian basah kuyup?" Natasha menatap curiga pada Ryan "Apa terjadi sesuatu?"


"Ah i..ini..."


"Tadi aku jatuh ke kolam bu dan hampir tenggelam, untung saja ada Ryan menolongku"


"Ya Tuhan kenapa bisa? Tapi kau tidak apa-apa kan?" Tanya  Natasha cemas.


"Aku baik-baik saja, Ibu tidak perlu khawatir".


"Bukankah hari ini kalian olahraga di lapangan? Kenapa bisa ada di sini?"


"Emm, itu karena..."


"Baju seragam siapa itu?" Natasha rupanya melihat seragam Brianna yang masih mengambang di atas kolam. Brianna panik, ia tidak mau Natasha mengetahui bahwa ada orang jahil yang melemparkan seragamnya ke kolam renang. Bisa-bisa wanita itu melaporkannya pada Marvin.


"Itu seragamku, selesai olahraga tadi aku ingin mengganti bajuku di toilet sini karena toilet depan sana sedang penuh." Brianna berbohong. Ryan menatapnya dengan alis berkerut, kenapa Brianna tidak mengatakan yang sebenarnya?


"Lain kali kau harus hati-hati Brianna, oh iya Marvin sedang berada di ruang guru sekarang. Dia ingin bertemu denganmu"


"A..apa? Kak Marvin di sini?"


"Iya, tapi melihat kondisimu seperti ini, sepertinya Marvin akan marah besar padaku karena gagal mengawasimu" ucap Natasha was-was. Hal itu memicu tanda tanya bagi Ryan, pria itu menjadi penasaran siapa itu Marvin? Gurunya tersebut terlihat cemas sekarang, apalagi ini bersangkutan dengan Brianna.


"Ibu tidak perlu khawatir, aku yang akan menjelaskannya nanti".


"Hmm baiklah kalau begitu ayo. Dia pasti kesal menunggumu. Ah dan kau Ryan segera ganti pakaianmu, kau bisa masuk angin nanti."


"Baik, bu".


#


"Kak Marvin" Brianna menghampiri Marvin yang sedang sibuk memainkan ponselnya. Pria itu mendongak lalu tersenyum manis menatap sang kekasih.


Saat ini Brianna memakai pakaian olahraga milik Nina. Ini adalah salah satu cara agar Marvin tidak curiga, bisa gawat jika Marvin tahu Brianna jatuh ke kolam renang.


"Kakak, ada apa kemari?"


"Aku ingin menjemputmu"


"Menjemputku? Tapi ini belum waktunya pulang kak"


"Jangan khawatir, aku sudah meminta izin pada Natasha"


Brianna menoleh ke arah Natasha, dan wanita itu tersenyum membenarkan. "Iya Marvin sudah meminta izin padaku, jadi kau bisa pulang lebih cepat".


"Memangnya kita mau kemana?"


"Emmm... Rahasia" Marvin mencubit hidung Brianna gemas, membuat gadis itu mencebik kesal.


"Baiklah Natasha kami pamit, terimakasih sudah mengizinkan"


"Jika aku tidak memberi izin pun, kau pasti akan memaksa Tuan" dengus Natasha, wanita itu hafal betul bagaimana watak Marvin Xavier.


"Syukurlah jika kau paham Nona" kekeh Marvin.


Setelah berpamitan Marvin dan Brianna langsung pergi menuju parkiran. Brianna tidak perlu repot-repot kembali ke kelasnya karena James sudah lebih dulu membawa tasnya ke mobil.


"Kak, sebenarnya kita mau kemana?" Lagi-lagi Brianna bertanya, gadis itu sungguh penasaran kemana mereka akan pergi.


"Nanti juga kau akan tahu"


"Apa kita akan pergi jalan-jalan?" Tanya Brianna antusias.


"Emm tidak tahu"


"Aishhh menyebalkan!"


Marvin hanya bisa tertawa melihat kekesalan gadisnya, bukan rahasia namanya jika ia mengatakan jawabannya.


Kira-kira Marvin akan membawa gadisnya kemana?