Kaynara

Kaynara
Sangat Baik



"Aku berharap agar kau bisa tetap di sini bersama ku, namun jika itu sudah keputusan mu. Aku tidak bisa membuat apa-apa lagi." Aini menatap mata teduh Clara. Clara berjanji kepada Aini jika ia ada tugas di negara ini. Ia akan menemui Aini.


Aini yang menangis pun hanya mengangguk, "Jangan menangis lihat lah hidung mu memerah seperti badut!" ledek Clara kepada Aini. Namun, Aini tidak merasa tersinggung.


Ia memeluk sahabat nya itu, di saat ia berbahagia sudah menemukan kakak nya..Aini justru jauh dari sahabat nya yang begitu ia sayangi Clara.


Aini juga khawatir, jika saudara tiri dari sahabat nya itu akan melakukan hal yang buruk terhadap Clara. Siapa yang akan menjaga Clara jika mereka jauh.


"Jangan khawatir kan aku. Aku sudah terbiasa sendiri, dan Ryan. Dia tidak akan bisa menyakiti ku,"


"Apa kau yakin?" Clara mengangguk. Membalas pelukan sahabat nya itu "Jangan khawatir Aini. Aku sungguh senang karena kau sudah menemukan saudara mu yang selama ini kau cari. Aku turut bahagia untuk itu, aku selalu berharap dan mendoakan untuk kebahagiaan mu."


"Aku juga selalu berdoa, agar saudara tiri mu itu mau menerima mu dan bersikap layaknya sebagai seorang kakak. Atau kau menemukan pria yang menyayangi dan melindungi mu. Jadi, aku tidak akan merasa khawatir jika kau sendiri. Aku sangat menyayangi mu Clara."


"Aku juga sangat menyayangi kamu Aini. Sungguh, aku juga merasa berat jika harus berpisah dengan mu namun aku juga memiliki pekerjaan yang tidak bisa aku tinggalkan. Bagi ku, menyelamatkan jiwa pasien mu adalah hal utama ku."


Aini dan Clara saling melepaskan pelukan mereka satu sama lain, Kaynara merasa terharu melihat kedekatan Aini dan Clara. Persahabatan mereka sungguh erat dan ke dua nya begitu beruntung memiliki persahabatan yang seerat itu.


Kay pun berlalu pergi meninggalkan kedua nya, mereka ingin memberikan ruang untuk ke dua nya. Clara melihat ke arah Kaynara yang ingin pergi dari sana.


Aini berjalan mendekati kay, menggenggam tangan Kaynara mengajak nya mendekat dengan Clara.


Clara tersenyum kepada Kaynara mantan pasien nya itu. Ia begitu senang karena Kaynara jauh lebih baik dari sebelum nya.


"Kenapa kau pergi? Kau bisa bersama kami."


"Tidak, aku tidak ingin mengganggu kalian.Lagipula, aku hanya tidak sengaja lewat dari sini."


"Kau tidak mengganggu kami, jangan berfikir seperti itu!" ujar Aini, Aini pun bertanya kepada Clara. Clara membenarkan ucapan sahabat nya.


"Kay, aku akan segera kembali ke negara kita. Aku titip, sahabat ku kepada mu. Saat ini, kau bukan hanya sahabat Aini namun juga kakak ipar nya. Aku berharap, kau bisa menjaga Aini dengan baik."


"Aku akan menjaga Aini sebaik mungkin, Clara aku juga mengucapkan terimakasih kepada mu, jika bukan karena bantuan mu dan Aini. Mungkin, aku tidak akan bisa seperti sekarang."


"Jangan mengatakan itu, kau sembuh itu karena kerja keras mu yang mau berusaha untuk sembuh. Jika tidak, sebesar apapun usaha kami akan sia-sia. Kau lah yang hebat di sini. Ini semua berkat usaha dan keinginan besar mu untuk sembuh."


"Benar yang Aini katakan, selain cantik, kau juga sangat Baik."