
"Iyadeh, Sahabat sekaligus kakak ipar." ledek Clara Kembali, Clara pun merasa senang akhir nya Aini tak merasakan kesedihan lagi.
*****
Kaynara dan Rangga sedang mempersiap kan makan malam untuk Aini. Rangga dan Kay sedang berperang di dapur untuk menyiap kan makanan yang sangat spesial. Bahkan, mereka juga melakukan hal yang romantis di dapur.
"Sayang, bagaimana jika kita membuat cake untuk kembali nya Aini?" tanya Rangga yang memeluk Kay dari belakang.
"Boleh juga, aku akan menyiapkan cake yang sangat spesial untuk adik ipar ku." Kay melepas kan pelukkan mereka dan menyiapkan segala keperluan untuk membuat cake. Ia teringat dengan Rangga yang memanggil Aini dengan panggilan Kimmy. Kaynara teringat dengan sahabat nya Kimmy.
"Sayang?" panggil Kay dengan begitu lembut. Rangga pun menoleh pada nya.
"Mengapa kau memanggil nya dengan Kimmy?"
"Karena nama nya memang Kimmy." ujar Rangga.
Mungkin saja nama nya memang mirip, lagipula tidak hanya satu yang bernama Kimmy. Wajah mereka juga berbeda ~batin Kaynara.
Ia tak mengetahui jika Kimmy telah operasi wajah di karenakan wajah nya yang hancur akibat kecelakaan.
"Memang nya kenapa?" tanya Rangga yang mendekati isteri nya.
"Tidak! Aku hanya bertanya saja."
"Dasar Kau ini." Rangga mengelus rambut isteri nya dengan gemas. Kay pun tidak terima karena ulah sang suami rambut nya berantakan. Kaynara pun mencoba memukul Rangga, Rangga berlari dan menghindar dari Kaynara.
"Awas kau, kemari!" kejar Kaynara. Rangga pun berlari, meledek isteri nya
"Kejar saja, jika kau bisa." ledek Rangga kembali.
"Oh, begitu ya? Baik lah! Aku akan mengejar mu. Kau juga akan ku panggang bersama cake nya nanti." ujar
Kaynara.
"Duduk dan minum lah dulu, kau pasti lelah." ujar Rangga.
"Kenak kau, haha." Kaynara tertawa, ternyata itu hanyalah tipuan semata nya agar ia bisa menangkap Rangga. Kay memukul bahu Rangga dengan begitu manja. Rangga pun membalas dengan menggelitik perut Kay. Kaynara menggelinjang kegelian.
"Hahaha. Geli, Ampun!" teriak Kaynara, namun Rangga terus menggeliti isteri nya tanpa ampun. Mereka bermain layak nya anak kecil, kedua nya tertawa bahagia. Terlihat sangat sederhana, namun begitu bahagia bagi kedua pasang suami isteri ini.
Terkadang, kebahagiaan bukan di ukur dari materi. Namun, rasa cinta, saling percaya, dan perhatian kecil begitu sangat membuat kedua pasangan begitu bahagia. Tindakan kecil yang berarti membuat kita merasa paling di istimewa kan.
Begitu juga dengan Kaynara, ia merasa di ratu kan oleh suami nya, Kaynara memandang dan menatap telopak mata Rangga. Rangga pun membalas tatapan isteri nya. Kedua nya terhanyut dalam pandangan satu sama lain. Kaynara tersadar, ia melupakan masakan mereka. Masakan itu pun berubah menjadi hitam. Kay dan Rangga saling pandang lalu kedua nya kembali tertawa.
"Baik lah, kita akan membuat nya lagi."
"Iya, kita akan membuat nya. Tapi, sebelum membuat nya kita akan mengambil gambar bersama."
Kaynara mengambil ponsel dari saku nya, membuka kamera lalu membuat gaya masing-masing, mengambil gambar mereka berdua. Terlihat kedua nya begitu sangat bahagia tanpa menyadari ada seseorang di belakang mereka
"Aku akan mengirim kan ini kepada Aini."
****
Tring!
Ponsel Aini berbunyi, ia melihat ponsel nya. Ada pesan masuk dari Kaynara.
"Sebuah file? file apa ini?" tanya Aini bingung. Ia pun membuka file yang Kaynara kirim. Senyuman nya mengembang dengan sempurna.
Semoga kalian bahagia selalu ~ Pinta Aini