Kaynara

Kaynara
Kesedihan Clara



Clara menghela nafas panjang, ia pun menceritakan segalanya kepada Kaynara.


"Ryan adalah kakakku, namun kita beda mama. Dan dia tidak pernah menganggap aku dan mama sebagai keluarganya. Ryan sangat membenciku,"


Clara menangis, hatinya sedikit sesak.


"Mengapa dia membenci mu?"


"Karena dia menganggap jika mama dan aku sebagai perusak kebahagiaannya dengan almarhum ibunya. Mamanya meninggal! Ryan semakin membenci mamaku dan diriku, ia menganggap jika kami penyebab kematian ibu."


Kaynara mengerti sekarang apa yang sudah terjadi, ia berjanji akan menyatukan kakak beradik itu.


"Sudah lah, Kay! Semua itu sudah terjadi, dan aku tidak membencinya. Walau bagaimana pun dirinya, dia tetap kakakku. Aku menyayanginya."


Kaynara mengangguk, kini Kaynara tersadar jika bukan hanya dirinya yang memiliki masalah.


Mungkin, Kaynara hanya mendapatkan masalah dari luar keluarga. Bagaimana kepahitan yang ia alami, dirinya selalu di sayang oleh keluarga. Bahkan Kaynara tidak kekurangan kasih sayang dari keluarga. Bahkan selalu mendapatkan dukungan dari keluarganya


"Maafkan aku, Clara. Aku mengira hanya diriku yang paling terluka di dunia ini, ternyata bukan hanya aku yang memiliki masalah."


"Sudah lah, Kay! Aku memahami apa yang kamu rasakan. Karena sebelum kamu, aku juga pernah mengalami depresi berat. Namun aku ingin bangkit, sebab itu hari ini aku menjadi diriku yang sekarang. Jika bukan karena masalah yang terjadi, mungkin aku tidak akan seperti ini."


Clara pun mengatakan hanya Ryan yang dirinya punya. Kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan yang terjadi.


"Dahulu, Ryan tinggal bersama kamu dan mamamu, Ra?"


Clara mengangguk! "Benar, kami tinggal bersama sejak aku kecil. Namun dia tidak pernah mau bicara dengan aku dan mama karena Ryan hanya menganggap kami berdua sebagai perusak kebahagiaannya. Dan saat mama dan papa meninggal, Ryan pergi dari rumah. Ia meninggal kan aku seorang diri, bahkan dirinya tidak mau terlibat apapun denganku lagi. Bahkan ingin membunuhku jika aku ada dihadapannya!"


Clara pun kehilangan kendali, dirinya menangis. Kaynara langsung memeluk temannya


************


karya tesebut author ikuti dalam lomba, mohon dukungan. Like, komen, favorit dan juga vote terbaiknya🤗***


• **Kak kenapa buat karya baru terus?


✓ Seperti yang author katakan jika itu karya tersebut mengikuti lomba!


√ Karya yang Hiatus, dan berhenti ditengah jalan sudah author hapus agar tidak men-yemak dan ada alasan yang membuat tulisan itu tidak lanjut.


✓ Karya yang belum author kontrak masih menjadi hak author untuk menghapusnya tolong jangan di hujat. Author hanya manusia biasa


✓ Bantu author yuk untuk semangat mengikuti lombanya🤗


***Lihat Aku, Jasson***!


Sinopsis


*Bunga Qisyal wanita cantik, diusianya yang masih muda 22 tahun sudah menjadi CEO ternama di perusahaan papanya.


Mencintai teman kecilnya yang bernama Jasson Anggara Utama, keduanya begitu dekat. Suatu hari, keluarga Jasson mengalami kebangkrutan.


Bunga ingin menolongnya dengan catatan Jasson harus menikah dengannya. Tentu saja pria itu menolak dan marah besar namun keluarga Jasson memaksanya hingga membuat Jasson tidak memiliki pilihan.


Kejadian itu membuat Jasson membenci Bunga, karena Jasson sudah memiliki kekasih hati pilihannya dan berencana akan menikah.


Jasson menganggap jika Bunga adalah wanita egois yang hanya bisa mengandalkan kekuasaannya untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Rasa sayangnya kepada Bunga sebagai teman berubah menjadi sebuah kebencian*.