Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
092 langit yang terlihat masih gelap



sementara nyonya carlyss setelah selesai menelfon dengan suaminya dia segera bangun dan berjalan ke kamar Carllo untuk membangunnya putra sulungnya ini.


"Carllo ayo bangun, ini sudah pagi, kita bisa terlambat datang ke acara kelulusan ruby." (kata nyonya carllyss dengan suara sedikit panik membangunkan putra sulungnya)


mendengar ini Carllo yang masih berada dalam mimpi indahnya segera terbangun karena suara ketokan pintu oleh ibunya dengan suara yang cukup kuat, hingga dia langsung terduduk dan melihat jam di atas nakas di samping tempat tidurnya.


"ibu, sebenarnya jam berapa acara ruby di mulai? kenapa kita bisa terlambat saat bangun jam segini?" (keluh caro kepada ibunya karena di bangunkan terlalu pagi, bahkan matahari msih belum memiliki niat untuk menyinari bumi pikir Carllo)


"jika kamu sudah bangun, cepat mandi, kita bisa terlambat jika kamu santai santai seperti ini!" (kata nyonya carlyss dengan tetap mengabaikan apa yang di katakan oleh putranya, )


setelah mengatakan apa yang ingin dikatakan nya, nyonya carllyss segera berjalan ke kamar putra keduanya rice tetap dengan semangat yang sama.


"rice sayang, cepat bangun, kita harus siap siap ke acara kelulusan ruby, atau kita akan terlambat" (ucap nyonya carlyss sambil menggedor-gedor pintu kamar putra keduanya)@


"beda halnya dengan Carllo yang mengeluh, rice malah bangun dengan semangat mendengar suara ibunya yang mengatakan akan datang ke acara kelulusan ruby,"


rice segera bangkit dari tidur nya dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya tampa memperdulikan angka yang tertera pada jam di samping tempat tidurnya.


*****


tidak berapa lama kemudian rice sudah terlihat rapi dan keluar dari kamarnya menuju kamar mamanya.


"ibu, cepat keluar, ayo kita pergi sekarang, rice sudah siap" (ucap rice kepada mamanya sambil menggedor-gedor pintu kamar mamanya dengan cukup kuat.)


"sayang, masuk saja" (ucap nyonya carllyss dari dalam kamarnya)


mendengar sahutan dari mamanya yang menyuruhnya untuk langsung saja msuk ke dalam kamarnya, rice langsung saja membuka pintu dan masuk kedalam kamar itu.


sampai nya di sana bukanya melihat mamanya yang telah siap berdandan dan berpakaian rapi tapi dia malah menyaksikan kamar mamanya yang seperti kapal mau pecah dengan semua bajunya sudah berserakan di antara tempat tidur dan di lantai.


"mama, apa yang kamu lakukan" (tanya rice dengan wajah terkejut melihat kondisi kamar mamanya)


"sayang ayo bantu mama memilih baju yang cocok untuk pergi ke acara kelulusan anak perempuan" @


(ucap nyonya carlyss sambil terus memilih satu persatu baju yang ada di tangan tampa melihat ke arah putra yang sudah berdiri di ambang pintu dengan wajah yang terkejut.)


"mama, untuk datang ke acara kelulusan anak perempuan atau anak laki laki sama saja tidak ada bedanya, mama bisa memakai baju apapun yang mama ingin kan" (ucap rice kepada mamanya dengan nada putus asa)


"sayang, tentu saja ini berbeda, anak perempuan tentu saja akan malu kepada teman tanya jika mama datang dengan baju yang tidak sesuai dengan model yang sedang tren di kalangan mereka" (ucap nyonya carlyss tetap dengan pemikirannya sendiri tampa mau mendengarkan apa yang di katakan oleh putranya.


jika ayah melihat ini di pasti akan sakit kepala, ucap rice pelan pada dirinya sendiri melihat kelakuan mamanya.


"baik baik, kamu tunggu saja di luar " (ucap nyonya carllyss tampa melihat kepada putranya dan masih sibuk dengan baju baju yang berada di tanganya)


rice yang melihat ibunya tidak memperdulikan sama sekali melangkah keluar dari kamar ibu nya.


rice langsung keluar dari rumah untuk menyiapkan mobil mereka nanti, tapi saat dia membuka pintu dan keluar dari rumah dia melihat hari masih malam, dia sedikit berfikir, apakah dia salah lihat, kenapa hari masih malam,? bukankah tadi ibunya membangunkannya berkata jika mereka hampir terlambat? pikir rice sambil terus menatap ke arah luar, melihat langit yang masih gelap.@


setelah beberapa saat berfikir dia dia baru mengingat untk melihat jam pada pergelangan tangannya.


benar saja jam masih menunjukan angka 5 yang artinya saat ini masih sangat pagi, bahkan belum bisa di sebut dini hari.


rice segera berjalan kedalam rumah dan menuju kamar mamanya dengan kesal.


pantas saja rumah terasa masih sunyi, dan ibu masih santai memilih baju untuk di pakainya, tapi aku telah mandi air dingin dengan menderita demi terlihat segar saat menghadiri pesta ruby, beraninya mama mengerjai ku. (ucap rice dengan kesal sambil berjalan menuju kamar mamanya)


"mama, apa yang mama lakukan? kenapa mama membangunkan ku saat hari masih sangat pagi? " (tanya rice dengan kesal kepada mamanya)


"rice sabarlah, apakah mama juga sedang pusing memikirkan baju apa yang akan mama pakai" (ucap nyonya carllyss menanggapi putra nya yang kesal dengan nada bicara yang masih santai seperti sebelumnya)rice dengan kesal kembali ke kamarnya dan memainkan ponselnya dengan kesal sambil berbaring di atas kasur.@


sementara nyonya carlyss sangat puas saat menemukan baju yang cocok untuk di pakainya ke acara kelulusan ruby. dia segera berjalan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu, setelah itu dia mengenakan pakainya dan menghias dirinya di depan cermin besar di kamarnya.


setelah selesai semuanya dia kembali melihat dirinya di kaca.


"sempurna" (kata nyonya carllyss kepada diri nya sendiri saat melihat penampilanya di pantulan cermin, sekarang dia baru merasa puas dan berjalan dari kamarnya ke luar untuk memanggil kedua putranya dan segera berangkat, karena sekarang hari sudah siang dengan matahari yang sudah cukup tinggi.


tapi saat nyonya carllyss berjalan luar dari kamarnya, suasana rumah masih saja sepi seperti sebelumnya, dia cemas apakah dea putranya meninggalkannya dan berangkat sendiri karena terlalu lama menunggunya.


nyonya carlyss berjalan ke arah kamr rice dengan panik untuk memastikan apakah kedua putranya benar benar telah pergi dan meninggalkannya.


saat sampai di depan pintu kamar rice dia sedikit heran karena pintu kamar itu tidak di kunci. jadi nyonya Carlyss langsung saja dengan leluasa masuk kedalam kamar itu.


@


siapa sangka orang yang diperkirakan nya akan pergi duluan dan meninggalkannya sekarang tertidur di atas tempat tidurnya dengan nyenyak, sementara mereka sudah hampir telat untuk datang ke acara kelulusan ruby.


"rice, rice, ayo cepat bangun, apakah kamu sudah tidak ingin datang ke hari kelulusan ruby? " (kata nyonya Carlyss membangunkan putranya)


apakah carllo juga masih belum bangun, pikir nyonya Carlyss yang juga mengingat putra keduanya yang juga tidak kelihatan.


sebelum rice sempat mendapatkan kesadarannya ibu nya telah pergi dari sana untuk membangunkan juga kakaknya Carllo.