Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
049 malam pesta 2



"Rice, jadi orang yang akan kamu bawa malam ini adalah Ruby?"


sebenarnya Carllo cukup terkejut mengetahui siapa orang yang akan di bawa oleh Rice malam ini.


"benar, kakak mengatakan siapa saja" Rice menjawab kakaknya dengan santai.


"benar, seperti yang kamu katakan, kamu boleh membawa siapa pun, tapi kali ini apakah kamu telah mendapat izin dari kakaknya Ruby Aleska?"


*****


mendengar ini Rice dan Ruby secara spontan saling menatap satu sama lain.


"ah aku lupa. Ruby, apakah kamu sudah minta izin kepada kakak mu" (wajah Rice mulai panik menatap kearah Ruby)


"tenang saja, katanya Malam ini kakak ku akan pulang telat, aku juga sudah mengatakan akan menemani teman ku datang ke pesta kerabatnya."


"ah syukur lah" (Rice mengusap dadanya dengan lega mendengar penjelasan dari Ruby)


tiba tiba ayah dan ibu mereka datang menghampiri mereka bertiga.


"apakah kalian sudah siap?"


"ah ayah, tentu saja kami sudah siap, sangat siap" Rice menjawab ayahnya masih dengan perasaan lega yang sangat jelas terlihat di wajahnya.


"sayang, siapakah ini?"


tepat saat mama Carllo dan Rice bertanya sontak membuat papa dan mereka semua juga ikut menoleh melihat ke arah Ruby.


"ah pa, aku lupa memperkenalkannya, ini adalah Ruby, teman yang di bawa oleh Rice untuk ikut bersama kita ke pesta malam ini."


"jadi teman yang ingin di bawa oleh Rice dari semalam adalah gadis manis ini?" mama Carllo dan Rice sepertinya langsung sangat menyukai Ruby.


"benar ma, ini adalah teman Rice.


"hallo Tante, saya adalah Ruby temanya sekolahnya Rice"


"benarkah sayang, kamu sangat cantik, Tante sangat menyukai mu, apakah mereka berdua menyulitkan mu?"


*****


nyonya Camelia langsung menatap kearah kedua putranya dengan tatapan mengancam.


"mama kenapa kamu tiba tiba melihat putramu seperti itu?" tanya Rice.


"karena, awas saja jika kalian berdua berani menyakiti Ruby" ancam nyonya Camelia kepada kedua putranya.


"tidak Tante, Rice dan kak Carllo sangat baik kepada Ruby"


"bagus lah, kamu harus sering sering main ke rumah Tante ya," ucapnya ramah.


mendengar ini sebenarnya tuan carllyss dan Carllo ingin memberitahu mamanya jika Ruby adalah anak dari musuh mereka Davidson.


tapi melihat istrinya tuan carllyss merasa tidak tega memberitahu hal ini, begitupun dengan Carllo melihat mamanya sangat menyukai Ruby dia menjadi tidak tega.


*ingatan Carllo beberapa jam yang lalu selesai


mereka bertiga mulai berjalan di atas karpet merah beriringan dengan posisi Ruby berada di tengah dua pria yang sangat tampan itu.


saat memasuki aula pesta tatapan sebagian tamu tidak lepas dari mereka bertiga yang baru saja memasuki aula pesta yang megah dan mewah dengan hidangan kelas atas yang sengaja di buat oleh chef chef terkenal dari seluruh dunia yang di hadirkan langsung oleh tuan rumah pada malam ini, benar benar pesta yang sangat besar.


beberapa dari mereka terdengar mulai berbisik bisik.


"apakah itu adalah Carllo putra dari tuan carllyss?" ucap salah satu tamu wanita yang memperhatikan kedatangan keluarga Carllyss)


"benar, sepertinya dia datang dengan adik laki lakinya, tapi siapa gadis cantik dengan mata bewarna merah seperti permata ruby yang datang bersama mereka? itu?" di jawab oleh tamu undangan lainya yang juga melihat ke arah kedatangan mereka.


begitu banyak orang yang memperhatikan kedatangan mereka karena ini adalah fenomena yang cukup menarik dimana keluarga yang menjadi musuh selama bertahun tahun bersedia menghadiri pesta dari yang lainya, tapi tentu saja semua orang mengetahui ini sedikit banyak nya kehadiran mereka pasti ada hubungannya dengan kedatangan pimpinan perusahaan keamanan Unity Resource Group yang sudah sangat melegenda itu.


mendengar ini Devano juga membalikan badannya melihat tamu yang baru datang.


jantung Devano berdetak kencang melihat gadis kecil yang sangat cantik di balut oleh gaun merah yang senada dengan warna matanya dan rambutnya yang sebagian di sanggul ke atas dan bagian belakangnya sengaja di gerai ke depan dadanya, membuat dia terlihat sangat berbeda dengan terakhir kali di lihatnya di mension sisi timur saat bersama Aleska, dia adalah gadis yang selama ini memenuhi kepalanya malah datang dengan tuan muda dari keluarga lawan bisnis keluarganya carllyss.


"apa sebenarnya yang di lakukan oleh Aleska. kenapa adik yang sangat dia lindungi itu bisa datang ke pesta keluarganya sendiri sebagai tamu undangan dan bersama dengan orang yang menjadi lawan bisnis kelurganya sendiri ?"


ucapnya tidak bisa terima.


saat devano melangkah ingin menghampiri mereka tiba tiba Aleska mendahului langkahnya dari belakang, jelas sekali setiap langkahnya sangat tergesa gesa.


sepertinya dia juga tidak mengetahui ini, pikir devano, melihat ke arah Aleska.


Aleska di saat yang sama dengan Devano juga melihat ke arah yang sama dan melihat seorang gadis yang sangat cantik menggunakan gaun bewarna merah dengan potongan rok pendek selutut yang berada di tengah tengah para tamu membuat jantung Aleska berdetak sangat kuat.


Aleska mengerutkan dahinya, saat dia baru ingin berfikir apa yang dilakukan Ruby di sini tapi dia langsung melihat jika Ruby datang bersama dengan Carllo, membuat darah di tubuh Aleska seketika seperti akan mendidih.


Aleska tampa pikir panjang langsung melangkahkan kakinya menuju tempat dimana Ruby berdiri dan berbincang dengan akrab berdua bersama Carllo.


sementara Ruby di tempatnya sama sekali tidak mengetahui jika pesta yang akan di hadiri nya adalah pesta yang di bicarakan oleh sahabatnya Sintia pagi tadi di sekolah.


Ruby melihat ke arah dimana Aleska berjalan dengan langkah tergesa gesa ke arahnya, otak kecilnya belum bisa mencerna apa yang sedang terjadi, dia menatap kosong ke arah Aleska yang semakin mendekat ke arahnya.


tiba tiba dia merasa tangannya di tarik kedalam pelukan orang yang baru saja datang ke arahnya, membuat otak kecil Ruby semakin kosong beberapa saat.


dan semua orang yang ada di aula pesta mulai melihat ke arah mereka dimana Aleska tiba tiba datang dan menarik tangan seorang gadis, yang dimana dia datang ke pesta malam ini dengan putra dari keluarga Carllyss, dan dia langsung menarik gadis itu kedalam pelukannya.


semua orang termasuk Carllo dan tuan Davidson seta nyonya amanda dan semua tamu undangan malam melihat adegan ini dengan bingung.


dan sebagian orang menanti akan adanya kejadian besar malam ini yang akan menjadi gosip baru tentang perseteruan antara keluarga carlyyss dan keluarga Davidson.


"Aleska apa yang kamu lakukan?"


dari sekian banyak orang Carllo adalah orang yang paling terkejut dan yang paling bingung melihat kejadian ini, dimana seorang kakak laki laki sangat menghawatirkan adik perempuannya seperti sangat takut di rebut oleh orang lain.


dan bodohnya kenapa carllo tidak memikirkan ini dari awal bahwa Ruby sangat mungkin bertemu dengan Aleska saat di pesta nanti, karena tentu saja itu akan terjadi karena mereka akan menghadiri pesta keluarga Ruby sendiri.