Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
101 Pengumuman



sebelumnya author minta maaf karena keterlambatan update episode baru, dikarenakan di daerah tempat author tinggal provinsi sumatra barat terjadi bencana alam, gempa melanda tempat pemukiman author tinggal.🥺


hingga merobohkan hampir seluruh rumah, termasuk rumah author,😭 oleh karena itu kalian mohon bersabar untuk menunggu update selanjutnya dan jangan lari mencari pelampiasan ke yang lain ya(becanda)


terimakasih


sepertinya kedepanya author akan tambah sibuk karena rumah author sama sekali gak bisa di tempati, jika para readers masih mendukung author dan menantikan episode berikutnya, jangan lupa untuk komen di bawah ya


*


Tommy sangat marah melihat hasil laporan yang di berikan oleh temannya.


bagaimana tidak, isi data yang dia terima adalah kosong, sama sekali tidak ada satupun pengunjung ke tempat itu dalam tiga jam terakhir.


"apakah kamu yakin?" tommy kembali menghubungi orang tersebut dan menanyakannya secara langsung.


"hei, apa kau tidak percaya padaku?, bahkan aku bisa mengirimkan rekaman cctv tempat itu kepadamu sekarang"


"sialan, kenapa kau tidak bilang dari tadi, jika kamu juga bisa me heck cctv di sana.


"karena kau hanya peminta data pengunjung"


"kirimkan saja pada ku rekaman cctv nya sekang!" pinta tommy sangat kesal, karena telah membuang waktunya cuma-cuma.


triing....nada pesan masuk di handphone tommy.


tommy yang menerima rekaman itu langsung saja memutar videonya, benar saja ternyata mereka benar benar telah di tipu mentah mentah oleh aleska dan mike.


terlihat dalam rekaman tersebut bahwa mobil sport merah itu datang tepat sebelum mereka melewati jalan itu, dan langsung keluar dari sana saat di hadapan dia sendiri.


membuat Tommy merasa begitu frustasi.


"bos, kita masih memiliki cara" ucap bawahan Tommy, yang terpikirkan ide baru.


"apa maksud mu,?"


"bos, kenapa kamu tidak meminta teman mu lagi untuk melacak pemilik mobil itu?" saran bawahan tommy yang melihat bos nya sangat frustasi menghadapi lawan mereka.


"ayo kita kembali sekarang, aku juga harus melaporkan situasi ini secepatnya kepada tuan Carl, kita harus melakukan tindakan pencegahan, sepertinya lawan kita saat ini bukan orang sembarangan." ucap Tommy sambil kembali masuk kedalam mobil, di ikuti oleh bawahannya yang mengambil sisi mengemudi.


di dalam perjalanan Tommy merasakan perasaan tidak enak dan gelisah, akhirnya tommy mengambil handphone nya dan langsung memutuskan untuk segera menghubungi Carl.


"hallo tuan," dengan hormat.


"ada apa?" ucap Carl yang merasakan kegelisahan Tommy.


"tuan, sepertinya ada keterlibatan dari pihak lain dalam rencana kita"


"jelaskan dengan teliti, bagaimana maksud mu" sengaja berbicara dengan tenang untuk memberikan ruang kepada Tommy untuk melaporkan situasinya saat ini dengan nyaman.


"hari ini, ada pihak lain yang melukai nona freya, seperti dugaan saya, ternyata benar maksud mereka juga adalah untuk melakukan tes DNA terhadap nona freya, setelah kami mengikuti gerak gerik mereka, ternyata mereka melakukan tes itu di rumah sakit di daerah ini, seperti ya mereka juga terdesak oleh waktu.


tapi kami tidak dapat melacak identitas mereka tuan, dan yang lebih membingungkan kami tidak mengetahui motif di balik tindakan mereka" ringkas Tommy melaporkan situasi nya kepada Carl.


carl yang menerima laporan tersebut sedikit terdiam, memikirkan kemungkinan siapa orang yang juga ikut campur dengan urusannya. apakah dari pihak dokter felix, tapu itu tidak mungkin, karena dia juga melakukan tes DNA terhadap freya.


atau musuhnya, tapi siapa, apa keuntungan dari mereka jika mengetahui jika carl memiliki seorang putri yang sekarang hampir dia temukan keberadaan nya.


Carl juga sangat penasaran siapa orang tersebut, jadi dia melakukan segala upaya yang dia bisa untuk membantu pergerakan Tommy di sana.


"aku akan mengirimkan tim bantuan kepada mu, juga mencari cara agar dapat bekerja sama dengan pemerintah di daerah itu, agar bisa memerintahkan kepolisian setempat untuk memeriksa setiap orang yang keluar masuk di daerah tersebut, jadi kamu lakukan tugas mu dengan baik" ucap Carl kepada Tommy dengan tegas. dia tidak ingin lagi jika kali ini dia gagal lagi.