Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
091 bangun terlalu pagi



kini suasana hati ruby sedikit terobati oleh kehadiran keluarga carllyss yang kini telah duduk di samping nya dengan tenang.


seperti anak normal pada umumnya dengan membawa seluruh keluarga besarnya menyaksikan hari kelulusan anak anak mereka.


sekarang ruby hanya tinggal menunggu kakaknya aleska. Mungkin dia hanya sedikit terlambat. pikir ruby dalam hatinya.


ruby secara diam diam tetap saja melirik kebelakang ke arah pintu menanti kedatangan kakaknya aleska. tentu saja gerakan kecil ruby ini terbaca oleh nyonya carllyss yang dari tadi memang memperhatikan ruby.


"sayang apakah kamu menunggu kakak mu?"


(tanya nyonya carlyss)


"benar tante" (jawab ruby lesu ke arah nyonya carlyss)


"mungkin dia sedikit terlambat karena sesuatu" (ucap nyonya carllyss menenangkan ruby)


"benar tante," (kata ruby pasrah)


mereka kembali memperhatikan kedepan saat salah satu guru menaiki panggung untuk membuka acara dengan resmi dan memberikan sambutan kepada para orang tua murid, dan menyampaikan amanah serta penghargaan kepada siswa terbaiknya tahun ini.


sebenarnya dari tadi Carllo juga telah memperhatikan setiap gerakan dan tindakan ruby, sepertinya dia terlihat gelisah, tapi setelah mamanya berbicara kepada ruby, sekarang Carllo mengerti ternyata dia mencemaskan kakaknya yang belum juga datang.


@


*****


dalam hati Carllo sangat kagum terhadap kemampuan ibunya menganalisa situasi, dia selalu saja bisa menebak apapun dengan mudah, seperti sikap ruby barusan, Carllo juga memperhatikannya tapi dia tidak tahu jika ruby gelisah karena menunggu kakaknya, tapi mamanya seperti bisa melihat hati gadis itu, dan langsung bisa mengetahuinya.


sekarang diam diam Carllo memperhatikan dua orang perempuan cantik yang ada di hadapannya ini, yang satu adalah ibunya seorang wanita anggun, penyabar, bijaksana, dan pastinya di mata Carllo dia adalah perempuan tercantik di dunia. dan yang satu lagi adalah gadis imut, yang memiliki rambut panjang dan mata bulat bewarna merah, benar benar gadis yang cantik, serta dengan kepribadiannya yang sedikit mirip dengan ibuku (pikir Carllo dalam hatinya melihat duo orang perempuan di hadapannya)


berbeda dengan rice, dia adalah pemuda yang bersikap cukup santai dan berfikiran dangkal, mungkin karena usianya masih cukup muda di bandingkan dengan Carllo yang telah banyak mengalami pengalaman hidup dan kesulitan, jadi dia selalu saja ingin memperhatikan dan mempelajari sekitarnya.


sebenarnya rice juga sangat peduli terhadap ruby, bahkan untuk datang ke acara kelulusan ruby dia sangat antusias dalam menyiapkan bunga karangan dan hadiah lain nya untuk ruby.


beberapa jam yang lalu, sebelum mereka berangkat ke acara pesta kelulusan ruby.


@


saat masih dini hari nyonya carllyss adalah orang pertama yang bangun di rumah mewah mereka, dia langsung memeriksa handphonenya dan menelfon suaminya tuan carl yang sekarang sedang berada di luar negri menyelesaikan pekerjaannya.


"hallo?" (sapa nyonya carlyss kepada suaminya)


"ya hallo sayang, apakah kamu sudah bangun " (ucap tuan carl dari seberang sana menyapa istrinya)


"ya aku sudah bangun, apakah kamu lupa hari ini adalah hari kelulusan ruby" (ucap nyonya carllyss kepada suaminya)


"tentu saja, apakah kamu tidak bisa pulang hari ini" (tanya nyonya carlyss kepada suami nya)


"sayang, aku masih belum bisa kembali hri ini, kamu saja yang pergi ya?" (bujuk tuan carl terhadap istrinya nya nyonya carllyss)


"hmm baiklah kalau, kalau begitu hati hati di sana, aku akan pergi membangunkan anak anak" (ucap nyonya carlyss)


"apakah anak anak semuanya juga ikut" (tanya tuan carl)


"tentu saja, bahkan rice sudah mempersiapkan hadiah dan karangan bunga dari tadi malam, dan Carllo juga sudah mengambil cuti untuk tidak masuk ke kantor hari ini."@


(ucap nyonya carllyss kepada suaminya dengan antusias. tuan carl juga bisa merasakan suasana istrinya sekarang walaupun mereka hanya berbicara lewat telefon.


dia dari awal juga mengetahui jika istrinya memilki ketertarikan yang cukup besar kepada ruby yang merupakan anak dari keluarga davidson dan adik dari pemuda yang mengagumkan sekaligus mengerikan yang menjadi CEO Unity Resource Group saat ini.


ruby juga bukanlah gadis sembarangan, setahu tuan carl ruby juga merupakan seorang petarung handal, jika di lihat secara fisik memang tidak akan ada orang yang mempercayai seorang gadis kecil dan terlihat lembut sepertinya bisa mengalahkan lima orang laki laki kekar sekaligus dengan mudah, bukan, mungkin dia juga bisa mengalahkan sepuluh orang laki laki dewasa seperti mereka dengan mudah. tapi kerena tuan carl mengetahui ini dari mata matanya sekaligus juga mendengar langsung dari putranya mau tidak mau dia juga mempercayai ini.


jadi dia tetap harus hati mengawasi istrinya karena sangat menyayangi gadis itu, ini bisa saja sebuah jebakan olehnya yang telah dia rencanakan untuk menghancurkan keluarga besarnya. bahkan kedua putranya juga sangat tertarik kepada gadis itu, entah kelebihan apa yang di milikinya sehingga seluruh keluarganya takluk di hadapan gadis itu.@


tapi dia juga tidak bisa melarang mereka untuk memilki hubungan dekat dengan gadis itu, karena dia tidak memilki alasan dan bukti yang jelas atas niat buruk yang di curigai nya dari gadis itu.


jadi untuk saat ini, tuan carl hanya bisa bersabar dan membiarkan keluarga nya untuk berhubungan dengan gadis itu, sampai dia memilki bukti dan menjauh kan anggota keluarga nya dari gadis itu.


sementara nyonya carlyss setelah selesai menelfon dengan suaminya dia segera bangun dan berjalan ke kamar Carllo untuk membangunnya putra sulungnya ini.


"Carllo ayo bangun, ini sudah pagi, kita bisa terlambat datang ke acara kelulusan ruby." (kata nyonya carllyss dengan suara sedikit panik membangunkan putra sulungnya)


mendengar ini Carllo yang masih berada dalam mimpi indahnya segera terbangun karena suara ketokan pintu oleh ibunya dengan suara yang cukup kuat, hingga dia langsung terduduk dan melihat jam di atas nakas di samping tempat tidurnya.


"ibu, sebenarnya jam berapa acara ruby di mulai? kenapa kita bisa terlambat saat bangun jam segini?" (keluh caro kepada ibunya karena di bangunkan terlalu pagi, bahkan matahari msih belum memilki niat untuk menyinari bumi pikir Carllo)


@


"jika kamu sudah bangun, cepat mandi, kita bisa terlambat jika kamu santai santai seperti ini!" (kata nyonya carlyss dengan tetap mengabaikan apa yang di katakan oleh putranya, )


setelah mengatakan apa yang ingin dikatakan nya, nyonya carllyss segera berjalan ke kamar putra keduanya rice tetap dengan semangat yang sama.


"rice sayang, cepat bangun, kita harus siap siap ke acara kelulusan ruby, atau kuta kan terlambat" (ucap nyonya carlyss sambil menggedor-gedor pintu kamar putra keduanya)


"beda halnya dengan Carllo yang mengeluh, rice malah bangun dengan semangat mendengar suara ibunya yang mengatakan akan datang ke acara kelulusan ruby,"


rice segera bangkit dari tidur nya dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya tampa memperdulikan angga yang tertera pada jam di samping tempat tidurnya.