Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
085 Mencari Petunjuk



Tommy meletakkan ember di tangan nya dan berjalan masuk kedalam rumah yang terlihat masih sedikit berantakan karena mereka baru saja pindah ke rumah itu.


*beberapa hari sebelumnya


Saat itu Tommy kembali ke rumah dimana nyonya Anny dan putrinya tinggal saat merawat dia waktu sakit, tapi rumah itu sudah kosong, terlihat tidak ada jejak sama sekali yang di tinggalkan oleh tuan rumah yang tinggal di sana sebelumnya.


*****


Jadi Tommy memutuskan untuk kembali bergerak untuk segera mencari keberadaan mereka.


Tommy telah beberapa hari berkeliling mencari jejak nyonya Anny dan putri tetap saja dia tidak menemukan jejak apapun.


Dia telah menanyakan kepada pemilik rumah sebelumnya. Pemilik rumah sebelumnya itu mengatakan jika nyonya Anny hanya tiba tiba saja pindah setelah beberapa hari kepergiannya waktu itu.


Jadi Tommy harus terus memutar otaknya berfikir kemungkinan petunjuk yang di tinggalkan oleh nyonya Anny.


"Ya benar, karena rumahnya kosong kenapa aku tidak mencari tahu pemilik mobil yang digunakannya sebagai jasa pindah rumah, benar aku haru pergi." Ucap Tommy kepada dirinya sendiri di tengah kebingungannya.


Dia mulai bergerak ke sana kemari mencari informasi tentang orang di sekitar desa yang menyediakan jasa pindah rumah.


Tapi tidak ada satupun dari mereka yang pernah membantu nyonya Anny dan putrinya pindah dari desa itu.


Seketika Tommy benar benar merasa putus asa kerena dia telah kembali kehilangan petunjuk yang baru didapatkannya beberapa hari yang lalu kini telah kembali hilang.


Nyonya Anny benar benar ahli dalam melarikan diri dan menghilangkan petunjuk, karena mungkin saja dia telah melakukan hal yang serupa sejak belasan tahun yang lalu.


Tapi saat hari telah sore Tommy yang baru saja selesai menanyakan kepada orang terakhir yang menyediakan jasa pindah rumah di sekitar desa itu hari ini hanya bisa berdiri putus asa, tiba tiba seseorang perempuan yang sudah cukup berumur datang menyapa Tommy.


"Nak, apakah kamu pemuda yang terluka di hutan waktu itu?" mendengar perempuan asing yang sudah cukup tua menggunakan pakaian yang cukup rapi dan bersih tiba tiba berbicara kepadanya, Tommy hanya diam mendengarkan apa yang akan di katakan oleh perempuan itu.


"Ya, apakah anda mengenal saya?"


"Ya, waktu itu aku yang menemukanmu saat memasuki hutan, karena tidak kuat untuk mengangkat mu jadi aku di meminta bantuan dari dokter Anny dan putrinya. Meraka membawamu ke rumahnya sekaligus untuk menyembuhkan luka mu." kata perempuan tua itu kepada Mike.


Seketika Mike yang tidak bersemangat karena kehilangan satu satunya harapan, sekarang kembali bersemangat mendengar apa yang di katakan oleh perempuan tua itu dan matanya kembali berbinar binar.


"Nyonya apakah kamu mengenal mereka?"


"Ya tentu saja, dia adalah Dokter yang hebat di desa kami"


"Dokter?, bukankah dia adalah tabib yang menyembuhkan penyakit secara tradisional dan meracik obat obatan nya sendiri?" tanya mike dengan wajah heran.


"Lalu kenapa nyonya mengatakannya adalah seorang Dokter?" tanya Mike ingin tahu dengan dahi yang sedikit berkerut.


"Itu, aku mengetahuinya saat dia baru pindah ke desa kami" ucap wanita itu mengantung perkataannya sambil terlihat berfikir mengingat sesuatu.


"hmmm saat itu masih dini hari, aku berjalan ke dalam hutan untuk mencari tanaman obat yang aku butuhkan, Saat itu aku bertemu dengannya, rupanya dia juga mencari tanaman obat sama seperti ku. karena kami yang memilki profesi yang sama, kami berdua sangat cepat merasa akrab satu sama lain, dan saat itu aku mengetahui jika sebenarnya dia adalah seorang dokter." lanjut perempuan tua itu menjelaskan dengan singkat momen pertemuan mereka.


Tapi saat saat terakhir dia seperti memikirkan sesuatu dan tidak menjelaskan secara detail kepada Tommy, perempuan itu yang awalnya sangat ramah tiba tiba seperti menyembunyikan sesuatu.


"Jika begitu apakah nyonya mengetahui kemana mereka pindah?" tanya Tommy penuh harap.


"aku juga tidak tahu, mereka berdua tiba tiba saja sudah pindah secara mendadak, beberapa hari setelah kepergian mu dari rumah mereka, sekarang kenapa kamu tiba tiba saja kembali dan mencari mereka?" Selidik perempuan tua itu sambil melirik ke arah Tommy dengan pandangan yang tajam.


"nyonya, jangan salah paham dulu, aku kesini untuk mencari mereka hanya ingin mengucapkan terimakasih kepada mereka berdua dengan benar.


Karena waktu itu aku tidak bisa memberikan apapun kepada mereka sebagai tanda terimakasih ku, karena aku kehilangan semua barang barang ku saat di hutan itu, dan aku hanya bisa menumpang dan menyusahkan mereka berdua" jelas Tommy kepada perempuan itu dengan tenang.


"Jadi begitu, tentu saja aku juga mengetahui jika saat menemukanmu di hutan, kamu tidak membawa apapun bersamamu," ucap nyonya itu, merasa apa yang di katakan oleh Tommy juga masuk akal.


"Benar, juga terimakasih telah menolong saya" ucap Tommy kepada perempuan tua itu dengan sikap penuh hormat sambil membungkukkan badannya ke arah perempuan itu.


Melihat pemuda yang ada di hadapannya ini sangat baik dan bersikap sopan akhirnya wanita tua itu tersenyum hangat ke arah Tommy.


"Jika begitu aku akan mengatakan kepada mu, jika mereka berdua pindah saat masih dini hari, mereka berdua seperti telah menyiapkan semuanya dengan teliti, hingga mereka juga telah menyiapkan truk sendiri untuk mengangkut semua barang barangnya." jelas wanita tua itu dengan ekspresi rumit.


"Maksud nyonya mereka pindah dan mengangkut semua barang Baranya menggunakan truk mereka sendiri?" tanya Tommy memastikan.


"Benar, saat itu aku melihat jika dokter Anny sendiri yang naik dan mengemudikan truk itu" tambah wanita tua itu lagi.


"Apakah anda mengetahui kearah mana mereka berdua pergi?" tanya Tommy, kali ini dengan nada hati hati.


"ya, mereka mengemudi ke arah sana" ucap wanita tua itu sambil menunjuk ke arah salah satu sisi jalan.


"Terimakasih nyonya, saya akan pergi untuk mencari mereka berdua" Tommy berpamitan dengan wanita tua itu dan segera pergi dari sana untuk mengikuti jejak nyonya Anny dan putrinya.


Sementara wanita tua itu merasa sedikit lega setelah mengetahui jika Tommy adalah pemuda yang baik, awalnya dia sempat curiga jika Tommy memiliki niat jahat kepada mereka berdua.


Tapi setelah di lihatnya Tommy begitu keras berusaha untuk mencari ibu dan anak itu, jadi wanita tua itu salah mengira jika Tommy menyukai putri ibu Anny Freya. Jadi dia memutuskan untuk mengatakan semua yang di lihatnya malam itu kepada Tommy.


Tommy kembali masuk ke dalam mobilnya dan menginjak pedal gas dengan semangat mencari keberadaan nyonya Anny dan putrinya.