
zzzztttttt zzzzzzzttttt
Aleska melihat layar ponselnya dengan nomor tidak di kenal.
"bagus, kalau begitu kita bertemu di rumah sakit"
"kenapa harus di rumah sakit lagi?, Mike ingat bagaimana pertarungannya di rumah sakit itu terakhir kali.
dia babak belur bertarung dengan beberapa orang sekaligus, dan dan selalu berusaha mengalihkan perhatian preman itu dari Aleska yang mengambil hasil tes DNA itu dari dokter magang perempuan.
hingga dia berlari cukup jauh dari rumah sakit itu dan menjatuhkan handphone nya entah dimana.
"kenapa sangat susah mencari telepon umum di sini?" ucapnya kesal sambil terus berjalan ke arah pasar tradisional di desa itu.
"permisi pak, apakah anda tahu tempat telepon umum di sekitar sini?" tanya nya melihat seorang laki laki paruh baya yang tengah menjaga outlet dagangannya.
"di sini tidak ada telepon umum, jika kamu mau, kami bisa pergi desa sebelah, di sana ada supermarket" kata laki laki itu.
"ahhhggr, aku juga tidak bisa pulang, kenapa di sini tidak ada taksi" ucapnya kesal
"mana mereka masih mengikuti ku" sambil memperhatikan sekitar.
hari sudah malam, aku akan menghubungi tuan besok saja, dia pasti sudah berhasil kan? pikir Mike sambil berjalan ke penginapan sederhana di sana.
keesokan paginya dia meminjam handphone milik pegawai penginapan itu dan menelfon Aleska.
"hallo tuan, ini saya Mike, apakah anda baik baik saja?"
"ya, aku baik baik saja, kamu dimana? kenapa baru menghubungiku sekarang?" tanya Aleska khawatir kepada Mike.
"itu, semalam aku tidur di penginapan karena menghindar dari kejaran mereka, dan berjaga jaga bila aku di ikuti nanti jika langsung menemui anda" ucapnya, di tambah juga di di sini tidak ada taksi, dalam hati mike menyambung kalimatnya.
"apa yang terjadi dengan handphone mu?" tanya Aleska
"oh itu sepertinya jatuh di jalan pas aku lari."
memikirkan saat handphone nya hilang.
"tapi tuan tenang saja, aku sudah memblokir semua data pada handphone itu tadi malam" sambung Mike menjelaskan kepada Aleska, karena dia tahu kehilangan handphone merupakan hal yang sangat berisiko, bisa saja handphone nya di temukan oleh musuh mereka.
"kerja bagus, karena handphone mu memang ada di tangan mereka, lain kali hati hati" ucap Aleska enteng.
"baik tuan," ucap Mike patuh.
untung saja tadi malam saat sampai di penginapan aku terlebih dahulu meminjam komputer pegawai di sana dan memblokir data di handphone ku. pikirnya mike lega.
"jadi apakah kamu baik baik saja?"
"iya saya baik baik saja tuan" jawab Mike
"kenapa harus di rumah sakit lagi?, Mike ingat bagaimana pertarungannya di rumah sakit itu terakhir kali.
dia babak belur bertarung dengan beberapa orang sekaligus, dan dan selalu berusaha mengalihkan perhatian preman itu dari Aleska yang mengambil hasil tes DNA itu dari dokter magang perempuan.
"tuan, saya benar benar baik baik saja, tidak perlu ke rumah sakit"
"aku punya keperluan di sana" ucap Aleska singkat.
"oh, baik lah" kata Mike ber ooh ria.
*beberapa waktu kemudian.
Mike berlari terengah-engah di sebuah gang kecil di belakang rumah sakit.
"apa ini?" ucap Mike berhenti sejenak mengambil napas, sambil melihat ke arah belakang.
"percuma saja selama ini aku menahan diri" ucapnya sambil mengingat Aleska yang hampir saja ketahuan saat di rumah sakit karena dengan berani kembali lagi ke rumah sakit sialan itu.
"tuan, kenapa kamu malah memancing mereka dengan datang ke rumah sakit ini lagi dengan dandanan seperti itu?" tanya nya sambil melihat kearah Aleska dengan napas yang masih terengah-engah.
"apa yang salah dengan pakaian ku?, tapi kenapa kamu bernapas seperti itu?" tanya Alaska heran.
"bagaimana tidak terengah-engah, dari kemaren aku terus berlari menghindari mereka" keluhnya.
"ya aku lupa, sepertinya kamu kurang olah laga."
"tentu saja, aku hanya pegawai kantor biasa, memangnya Hugo yang setiap waktu olah raga." sambungnya lagi.
"kalau begitu ayo kita pergi, tidak perlu lari lagi," ucapnya sambil berjalan ke pojok gang dan menaiki motor hitam legamnya.
"kenapa dari tadi anda tidak bilang jika membawa motor itu ke sini?" ucap mike sedikit kesal.
"karena sepertinya kamu perlu berolah laga, apakah kamu tidak akan naik?" tanya nya lagi sambil meng gas gas motor nya itu.
dengan secepat kilat Mike telah duduk di belakang motor Aleska.
brruuummmm... mereka melesat pergi dari sana.
@cacacondadevita
hallo readers😌, selamat malam.
maaf ya jika author masih update satu episode perharinya, jika kalian ingin author update 2 episode atau lebih setiap harinya jangan lupa komen di bawah ya🤗.
dan juga selalu dukung author dengan like, vote dan kasi hadiah biar author makin semangat berkarya dan meningkatkan kan kualitas karya lebih baik lagi, jika kalian ada saran langsung komen di bawah👇ya atau bisa juga dengan Dm ig author @cacacondadevita jangan lupa follow, nanti pasti author follback.
terimakasih🥰