
"Orlando jangan bertele-tele, katakan saja dengan cepat" desak nyonya Amanda.
"begini nyonya, bagaimana kalau kita menyuruh nona Sofia segera kembali dan mengambil hati putra putra dari kelurga Carllyss dan menyingkirkan Ruby dari mereka" jelas Orlando.
"Orlando yang kamu katakan benar, kenapa aku tidak terpikirkan rencana ini, bagaimanapun putriku Sofia jauh lebih cantik dari gadis ****** itu." ucap nyonya Amanda penuh semangat.
*****
sementara Mike kembali ke kantor untuk melaporkan kepada Aleska bahwa konferensi pers akan segera di laksanakan.
aula kantor yang akan di jadikan tempat untuk konferensi pers kali ini telah penuh oleh wartawan dan jurnalis dari berbagai berbagi pihak, hingga orang orang yang hanya sengaja datang untuk menyaksikan secara langsung konferensi ini.
dan juga di hadiri oleh berbagai pengusaha untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa melihat dan bertemu langsung dengan CEO Unity Resource Group.
"selamat siang tuan, apakah anda sudah siap?," tanya Mike
"aku sudah selesai, bagaimana dengan kalian?" jawab Aleska sambil melihat ke arahnya yang baru saja datang.
"tentu saja, kami juga sudah siap tuan, Hugo juga sudah berada di sini, dia mensterilkan aula tempat yang akan di jadikan sebagai pertemuan pertama kita dengan media.
karena tempat itu sekarang telah di penuhi oleh orang orang dari berbagai pihak, kita tetap harus hati hati, jika ada yang dari mereka yang memiliki niat jahat dan mencelakai anda." (
jelas Mike.
"bagus, ayo kita pergi sekarang" Aleska langsung berdiri dari kursinya.
"tapi tuan, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan terlebih dahulu sebelum kita memulai konferensi ini" Mike berkata dengan wajah cukup serius.
melihat ekspresi Mike, Aleska sedikit mengerutkan dahinya, karena tidak biasanya Mike bersikap seperti ini.
"ada apa?" tanya Aleska dengan tetap tenang.
"begini tuan, sepertinya informasi tentang identitas kami berdua telah bocor" ucap Mike serius.
"hmm seperti yang kamu katakan, ini adalah masalah yang cukup serius sebelum kita memulai konferensi ini, tapi bagaimana itu bisa terjadi, apakah ada seseorang telah bisa menyelidiki kalian dan melacak keluarga kalian?, tapi aku rasa keluarga bangsawan di Rumania sangat sulit untuk di sentuh." analisa Aleska.
"yang anda katakan benar tuan, tapi itu bukan dari pihak lain, orang itu adalah Abas, asisten tuan David." jelas Mike.
"bagaimana ini bisa terjadi,?"
dia adalah orang yang tidak ikut campur dalam masalah pribadi keluarga Davidson selama ini, dan dia juga merupakan orang yang bijaksana dan tidak ceroboh. apa yang direncanakan nya kali ini." pikir Aleska.
"tapi tuan, sepertinya dia tidak berniat jahat." sambung Mike lagi.
"apa maksud mu?" tanya Aleska lagi.
"itu tuan, sepertinya dia memiliki hubungan yang cukup dekat dengan keluarga ku, dan memiliki status cukup tinggi di kerajaan Rumania.
aku tidak tau apa tujuannya bekerja dengan keluarga Davidson, apakah itu merupakan sebuah kebetulan atau memang dia sengaja dan memilki tujuan lain." jelas Mike dengan wajah tidak tenang dan penuh dengan kekhawatiran.
"Mike,? apa yang kamu khawatirkan?" tanya Aleska, karena dia bisa melihat dengan jelas kegelisahan Mike.
"begini tuan, aku takut dia di sini dan berada di sisi tuan Davidson selama ini karena mengetahui sesuatu tentang ibu anda, tuan putri Aleya" jelas Mike kepada Aleska dengan wajah tertunduk.
"hmm, untuk itu kita harus mengetahui terlebih dahulu siapa dia sebenarnya dan apa tujuannya selama ini berada cukup dekat dengan kelurga davidson"
"baik tuan, aku akan melakukan yang terbaik"
"bagus, untuk saat ini kita hadiri dulu konferensi ini dan melihat apa yang akan mereka lakukan, atau Abas sengaja menemui mu tepat sebelum acara konferensi pers di laksanakan untuk membuat kita mundur dan tidak menghadiri acara ini."
"itu bisa saja tuan, maka nanti anda harus lebih berhati hati." Mike mengingatkan dengan tulus.
"baik, terimakasih telah mengingatkan ku, kalian berdua juga jaga diri baik baik" ucap Aleska.
"sama sama tuan" jawab Mike.
mereka berdua berjalan beriringan menuju aula tempat yang telah di sediakan.
sementara di sana telah duduk tuan Davidson dan Devano beserta ahli hukum perusahaan.
saat Aleska memasuki ruangan dengan Mike dan Hugo yang berjalan di setiap sisi kiri dan kanan Aleska mengiringi langkahnya dengan posisi selangkah di belakang Aleska.
dan terdengar sorakan yang sangat meriah menyambut kedatanganya, dengan kilatan flass kamera ke arah mereka bertiga.
bagaimana semua orang di ruangan itu tidak berteriak histeris, di bandingkan dengan anggapan orang orang yang mengatakan jika CEO dari Unity Resource Group telah berumur dan berwajah garang.
sebenarnya mereka bertiga lebih mirip super model yang berjalan santai di atas catwalk memperagakan busana.
dengan Mike di sisi kiri Aleska yang memiliki badan tinggi dan sedikit kurus dengan rambut coklat terang yang di potong pendek menggunakan jas dengan model sedikit besar pada padanya.
dan di sisi kanan Aleska berduri Hugo dengan menggunakan baju kaos sebagai dalaman jas yang terlihat pas pada badan tegap nya yang tinggi semampai dengan rambut panjang bewarna perak yang di ikat sembarangan.
sedangkan Aleska adalah pemuda tampan yang terlihat sedikit lebih tinggi dari mereka berdua dengan matanya yang sangat langka bewarna kuning cerah di padukan dengan kulit putih sehat yang sangat indah.
bagaimana semua orang tidak akan berteriak kepada mereka, dengan antusias para media meliput mereka bertiga.
bagaimana tidak, harga jual foto mereka akan lebih tinggi berkali kali lipat di bandingkan dengan hanya pengusaha yang memilki penampilan biasa biasa saja.
setelah mereka bertiga duduk di kursi yang telah di sediakan, perlahan suasana yang awalnya sangat ribut, kini terasa hening.
mereka semua menahan diri dan memberikan kesempatan kepada pembawa acara untuk langsung membuka pembicaraan.
benar saja, Jean yang merupakan asisten dari Devano berdiri terlebih dahulu mengambil alih tugas sebagai moderator.
"selamat siang semuanya, saya adalah Jean sebagai ahli hukum sekaligus adalah asisten dari tuan muda Devano meminta maaf kepada semua pihak karena keterlambatan kami untuk memberikan penjelasan terkait masalah kali ini.
dengan itu saya membuka konferensi pers kali ini secara resmi. setelah acara ini saya buka, maka tuan Davidson sebagai CEO dari Davidson Corperation akan memberikan klarifikasi kepada kita semua.
dan saya juga akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mengajukan pertanyaan kepada pihak perusahaan Davidson Corperation secara terbuka, tertib dan sopan."
tepuk tangan kembali terdengar sangat riuh, mereka semua terlihat sangat antusias bahkan seperti artis pendatang baru yang sedang debut.
"selamat siang semuanya, saya sebagai CEO dari Davidson Corperation akan memberikan klarifikasi untuk menjawab pertanyaan dari semua pihak yang hadir disini secara langsung maupun yang tidak dapat hadir langsung di sini.