Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
090 m nunggu aleska



"kak Carllo?" ucap ruby dengan cukup terkejut melihat ke arah mereka semua yang juga melihat ke arahnya."


"sayang, apakah kamu juga makan di sini" (tanya nyonya carllyss dengan nad lembut keibuan)


"benar tante, apakah tante dan om juga ingin makan di sini?( tanya ruby)


"hmm bukan ingin, kami telah selesai makan dan ingin pulng" (kata rice menjawab pertanyaan ruby)


"ah jadi begitu, oh iya tante dan om, ini adalah kakak laki laki ruby, (ucap ruby sambil melihat ke arah aleska sambil memperkenalkannya kepada keluarga itu)


aleska yang yang menjadi pusat perhatian pun langsung berdiri dengan penuh percaya diri dan mengacungkan tangan nya langsung kepada tuan carl terlebih dahulu.


"selamat malam tuan, saya adalah aleska (sapa aleska kepada tuan carl sambil memperkenalkan dirinya)


semua orang melihat ke arah mereka karena tuan carl sedikit terpaku di tempatnya berdiri melihat ke arah aleska.


"sayang?" (panggil nyonya carllyss menyadarkan lamunan suaminya)


@


"ah iya, aku carl ayah dari mereka berdua" (ucap tuan carl sambil meraih uluran tangan aleska)


"tentu saja saya telah mengenal anda," (ucap aleska dengan senyuman kecil yang bersahabat ke arah tuan carl)


"hallo nyonya" suara aleska yang juga menyapa perempuan anggun yang berdiri di samping tuan carl sambil tersenyum ramah kepada aleska.


"tante tidak menyangka akan bertemu dengan kalian seperti ini" (ucap nyonya carllyss kepada aleska dan ruby)


"benar tante, ayo kita duduk dan makan bersama" (tawar ruby kepada keluarga itu)


"tidak usah saya, kami sudah selesai makan, kami juga tidak ingin menganggu makan malam kalian berdua, kami akan segera pulang, dan ayo kita membuat janji makan malam di lain waktu" (terang nyonya carllyss)


*****


"tentu saja kami bersedia tante" ucap ruby sambil memberikan hormat kepada keluaraga itu karena sepertinya mereka akan pergi dari sana.


"baik lah kalau begitu tante pergi dulu"


"baik tante, (ucap ruby)


nyonya carlyss pun memutar badannya untuk pergi dari sana, tapi belum sempat dia melangkahkan kakinya ruby kembali memanggilnya.@


"tante, ?" (panggil ruby)


"ya? " (kata nyonya carllyss sambil membalikan badannya melihat kembali ke arah ruby)


"tante bisakah anda datang saat hari kelulusan ruby nanti?" (tanya ruby)


"tentu saja sayang, terimakasih telah mengundang tante untuk datang pada hari kelulusan mu" (ucap nyonya carlyss dengan bahagia kepada ruby)


"tentu saja tante," (jawab ruby)


mereka semua pergi dari sana meninggalkan ruby dan aleska.


"ruby, besok aku akan pergi sebentar, sekitar 1 sampai 2 hari, kamu hati hati di rumah bersama hugo" (kata aleska kepada ruby)


"kakak, kamu mau kemana?" (tanya ruby kepada aleska kakaknya)


"nanti akan aku jelaskan kepadamu"


*satu minggu kemudian.


saat acara kelulusan ruby.


semua siswa telah duduk rapi di kursi mereka masing masing, dengan di dampingi oleh orang tua mereka masing masih,


sementara ruby, masih dengan gelisah melihat ke arah pintu menanti kehadiran kakaknya.


"ruby, apakah kakakmu masih belum memberikan kabar?" (tanya sahabat ruby sintia)


mendengar sahabatnya bertanya seperti itu ruby hanya menggelengkan kepalanya dengan lesu.


saat mereka berdua hanya tertunduk dengan fikirannya masing masing, terdengar semua orang bersorak ke arah pintu. sontak ruby dan sintia juga menoleh melihat siapa yang datang.@


terlihat seorang wanita hampir paruh baya berjalan dengan sangat anggun di iringi oleh dua orang pemuda di sisi kanan dan sisi kiri wanita itu. dengan memegang karangan bunga besar di tangan mereka.


semua orang bersorak melihat ke hadiran anggota keluarga carllyss, yang datang ke hari kelulusan mereka dengan anggota keluarga yang hampir lengkap.


apa lagi semua siswa yang berteriak melihat kehadiran kedua putra keluarga carllyss yang sangat tampan dengan menggunakan stelan jas resmi untuk datang ke acara ini di tampah dengan posisi ibu mereka yang berada di tengah, benar benar pemandangan yang langka.


"tante ? " (ucap ruby tampa sadar melihat ke arah pintu.)


"apakah kamu mengenal nyonya carllyss?" (tanya sintia kepada ruby)


belum sempat gadis manis itu menjawab pertanyaan sahabatnya kedua pemuda itu dengan membawa ibu mereka sudah berada di hadapan ruby dan sintia


"selamat sayang" (ucap nyonya carlyss dengan tulus kepada ruby sambil memeluk gadis itu dengan senyuman yang tidak lepas dari bibirnya)


"terimakasih tante telah bersedia datang" (ucap ruby kepada nyonya carlyss)


"tentu saja sayang, tantu sudah tidak sabar untuk datang ke acara hari kelulusan kamu, karena mereka berdua sangat lama di depan cermin, karena itu tante sedikit terlambat"


(terang nyonya carlyss dengan wajah ramah kepada ruby, seperti berbicara kepada putrinya sendiri)


"terimakasih tante, tante sama sekali belum terlambat." (ucap ruby kepada nyonya carllyss)


@


"selamat ruby," ucap rice dan carllo secara bergantian memeluk tubuh ruby, di saksikan oleh semua orang yang melihat ke arah mereka."


terdengar bisik bisik di sana sini oleh semua orang dengan pendapat mereka masing masing melihat kedekatan ruby dengan keluarga carllyss yang terkenal sebagai musuh dari keluaraga davidson.


banyak dari mereka yang beranggapan jika mereka sengaja membuat kesepakatan dengan keluarga carllyss untuk mendukung mereka berdua untuk melawan saudara tirinya devano.


ada juga yang merasa iri dengan ruby karena dia bisa memiliki hubungan dekat dengan kedua pemuda tampan dan kaya raya itu.


tapi ruby tidak pernah lagi memperdulikan apapun yang di katakan orang orang.


kini suasana hati ruby sedikit terobati oleh kehadiran keluarga carllyss yang kini telah duduk di samping nya dengan tenang.


seperti anak normal pada umumnya dengan membawa seluruh keluarga besarnya menyaksikan hari kelulusan anak anak mereka.


sekarang ruby hanya tinggal menunggu kakaknya aleska. Mungkin dia hanya sedikit terlambat. pikir ruby dalam hatinya.


ruby secara diam diam tetap saja melirik kebelakang ke arah pintu menanti kedatangan kakaknya aleska. tentu saja gerakan kecil ruby ini terbaca oleh nyonya carllyss yang dari tadi memang memperhatikan ruby.


"sayang apakah kamu menunggu kakak mu?"


(tanya nyonya carlyss)


@


"benar tante" (jawab ruby lesu ke arah nyonya carlyss)


"mungkin dia sedikit terlambat karena sesuatu" (ucap nyonya carllyss menenangkan ruby)


"benar tante," (kata ruby pasrah)


mereka kembali memperhatikan kedepan saat salah satu guru menaiki panggung untuk membuka acara dengan resmi dan memberikan sambutan kepada para orang tua murid, dan menyampaikan amanah serta penghargaan kepada siswa terbaiknya tahun ini.


sebenarnya dari tadi carllo juga telah memperhatikan setiap gerakan dan tindakan ruby, sepertinya dia terlihat gelisah, tapi setelah mamanya berbicara kepada ruby, sekarang carllo mengerti ternyata dia mencemaskan kakaknya yang belum juga datang.