Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
100 mobil sport mewah



Tommy sangat marah melihat hasil laporan yang di berikan oleh temannya.


bagaimana tidak, isi data yang dia terima adalah kosong, sama sekali tidak ada satupun pengunjung ke tempat itu dalam tiga jam terakhir.


"apakah kamu yakin?" tommy kembali menghubungi orang tersebut dan menanyakannya secara langsung.


"hei, apa kau tidak percaya padaku?, bahkan aku bisa mengirimkan rekaman cctv tempat itu kepadamu sekarang"


"sialan, kenapa kau tidak bilang dari tadi, jika kamu juga bisa me heck cctv di sana.


"karena kau hanya peminta data pengunjung"


"kirimkan saja pada ku rekaman cctv nya sekang!" pinta tommy sangat kesal, karena telah membuang waktunya cuma-cuma.


triing....nada pesan masuk di handphone tommy.


tommy yang menerima rekaman itu langsung saja memutar videonya, benar saja ternyata mereka benar benar telah di tipu mentah mentah oleh aleska dan mike.


terlihat dalam rekaman tersebut bahwa mobil sport merah itu datang tepat sebelum mereka melewati jalan itu, dan langsung keluar dari sana saat di hadapan dia sendiri.


membuat Tommy merasa begitu frustasi.


"bagaimana ini, siapa sebenarnya lawan yang sedang kita hadapi?. mereka bahkan tidak ragu untuk menggunakan tipuan yang begitu berani, hingga membuat kita lengah."


"bos, kita masih memiliki cara" ucap bawahan Tommy, yang terpikirkan ide baru.


"apa maksud mu,?"


"bos, kenapa kamu tidak meminta teman mu lagi untuk melacak pemilik mobil itu?" saran bawahan tommy yang melihat bos nya sangat frustasi menghadapi lawan mereka.


"tapi, mereka tidak akan gegabah dengan menggunakan mobil yang akan mengekspos diri mereka sendiri, apalagi dengan menggunakan kendaraan pribadi mereka, itu mustahil, pastinya mereka sudah merencanakan ini dengan matang." analisa Tommy kurang setuju dengan pendapat bawahannya. karena lawan mereka sekarang bergerak dengan sangat bersih.


"apa yang katakan juga ada benarnya" menunduk lemah kehabisan ide.


sementara di perjalanan kembali Mike sedikit menghawatirkan sesuatu.


"tuan, tetap saja anda sangat berani dengan menggunakan mobil ini, mungkin saja jika mereka melacak pemilik mobil ini, data diri saya akan ketahuan," keluh Mike.


"tenang saja, mereka tidak akan melakukan itu" ucap aleska yakin.


"kenapa tuan begitu yakin?" memperhatikan raut wajah Aleska.


"tentu saja, karena kita sengaja lewat langsung di hadapan mereka, jika mereka ingin melacak pemilik mobil ini, berarti mereka tahu jika kita telah menipu mereka, maka mereka akan berfikir rencana ini sudah kita rencanakan dengan matang, dan tidak akan dengan gegabah menggunakan mobil milik pribadi" analisa Aleska.


"semoga saja begitu" masih merasa sedikit khawatir, karena aleska kali ini bertidak terlalu berani."


"bos, aku akan menjual mobil ini besok" dengan nada yakin.


"apakah kamu yakin, menoleh melihat ke arah Mike yang duduk di kursi penumpang di sampingnya.


"ya aku yakin, aku tidak ingin meninggalkan jejak apapun, yang akan menghalangi rencana mu" sedikit ragu-ragu.


"kalau kamu tidak ingin, jangan lakukan, aku akan memikirkan cara lain jika kamu masih merasa khawatir." ungkap Aleska karena rasa bersalah telah menggunakan mobil Mike untuk melaksanakan tugas mereka.


"tidak tuan, hanya sebuah mobil, tidak usah terlalu di pikirkan, toh juga masih banyak yang lain di garasi" ucap Mike enteng.


karena memang dia memiliki ketertarikan untuk mengoleksi mobil mobil mewah di garasi rumahnya sekarang di jerman.


"bagus" menyunggingkan sedikit senyuman ke arah Mike.


*


di dalam perjalanan Tommy merasakan perasaan tidak enak dan gelisah, akhirnya tommy mengambil handphone nya dan langsung memutuskan untuk segera menghubungi Carl.


"hallo tuan," dengan hormat.


"ada apa?" ucap Carl yang merasakan kegelisahan Tommy.


"tuan, sepertinya ada keterlibatan dari pihak lain dalam rencana kita"


"jelaskan dengan teliti, bagaimana maksud mu" sengaja berbicara dengan tenang untuk memberikan ruang kepada Tommy untuk melaporkan situasinya saat ini dengan nyaman.


"hari ini, ada pihak lain yang melukai nona freya, seperti dugaan saya, ternyata benar maksud mereka juga adalah untuk melakukan tes DNA terhadap nona freya, setelah kami mengikuti gerak gerik mereka, ternyata mereka melakukan tes itu di rumah sakit di daerah ini, seperti ya mereka juga terdesak oleh waktu.


tapi kami tidak dapat melacak identitas mereka tuan, dan yang lebih membingungkan kami tidak mengetahui motif di balik tindakan mereka" ringkas Tommy melaporkan situasi nya kepada Carl.


carl yang menerima laporan tersebut sedikit terdiam, memikirkan kemungkinan siapa orang yang juga ikut campur dengan urusannya. apakah dari pihak dokter felix, tapu itu tidak mungkin, karena dia juga melakukan tes DNA terhadap freya.


atau musuhnya, tapi siapa, apa keuntungan dari mereka jika mengetahui jika carl memiliki seorang putri yang sekarang hampir dia temukan keberadaan nya.


Carl juga sangat penasaran siapa orang tersebut, jadi dia melakukan segala upaya yang dia bisa untuk membantu pergerakan Tommy di sana.


"aku akan mengirimkan tim bantuan kepada mu, juga mencari cara agar dapat bekerja sama dengan pemerintah di daerah itu, agar bisa memerintahkan kepolisian setempat untuk memeriksa setiap orang yang keluar masuk di daerah tersebut, jadi kamu lakukan tugas mu dengan baik" ucap Carl kepada Tommy dengan tegas. dia tidak ingin lagi jika kali ini dia gagal lagi.


"baik tuan, terimakasih"


Carl langsung menutup telfonnya dan kembali memanggil seseorang.


"hallo tuan Aeron, selamat malam." sapa carl dengan nada bersahabat.


"hallo tuan Carl, selamat malam, apakah ada gerangan yang terjadi, sehingga tuan carl mengubungi saya sekarang" ucap pria pria di balik telfon itu dengan nada yang terdengar sedikit becanda."


"benar tuan Aaron, saya membutuh kan bantuan anda," ucap carl tampa basi basi kepada sahabat lama ini.


"ada apa? katakan padaku!" ucap pria itu dengan ramah.


"apakah kamu bisa mengendalikan kota ini?"


dengan menyebutkan kota yang dia maksud.


"hmm, tentu saja, hanya sebuah kota kecil, apa yang dapat aku bantu?"


"aku ingin mengetahui setiap orang yang keluar masuk dari kota itu sampai mendapatkan orang yang aku cari"


"itu perkara mudah, aku akan mengutus kepolisian di sana untuk mengecek setiap orang yang keluar masuk daerah itu, seperti yang kamu mau, dengan dalih mencari buronan, atau mencari orang yang membawa kabur obat terlarang, itu sangat mudah kamu tenang saja."


"terimakasih Aeron, aku akan mentraktir mu makan malam lain kali"


"tentu saja, aku akan menunggu momen itu, dan lakukan apa yang harus kamu lakukan terlebih dahulu, tapi jangan terlalu mencolok dan sampai menarik perhatian media masa, itu akan menyulitkan ku kedepannya." ucap Aeron mengingatkan Carl.


"tentu saja, terimakasih"


carl menutup telfonnya dengan Aeron dan langsung menghubungi Tommy, memberi tahu apa yang harus dia lakukan.


#hy readers tercinta, tinggalkan komentar kalian ya, biar author semangat buat update episode selanjutnya.


beri juga like, dan vote ya, sekalian hadiah deh jika klian benar benar suka sama cerita ini. terimakasih.


ikuti juga akun author @cacacondadevita untuk mengetahui perkembangan ceritanya.