Fall In Love With My Sister

Fall In Love With My Sister
028 Rencana Amanda



"kamu telah selesai"


"iya ma, apakah mama telah menunggu lama?"


sambil berjalan mendekat.


"tidak sayang, silahkan duduk" tawar Amanda penuh kasih sayang.


Devano duduk tepat di depan ibunya, seperti biasa hanya ada mereka berdua yang duduk di kursi meja makan saat makan malam


"apakah hari ini papa juga pulang terlambat" mengangkat wajahnya untuk memperhatikan wajah ibunya.


"sepertinya begitu" ucap Amanda tenang.


apapun yang ada dalam hati dan mengganggu pikirannya mereka berdua saat ini tapi mereka tetap makan dengan tenang terlebih dahulu, memang di kalangan orang kaya adab dan tata Krama lebih penting,


setelah selesai makan Amanda mulai berbicara kepada putranya Devano.


"Deva mama mendengar jika hari ini papa mu mengundang Aleska untuk datang ke kantornya"


"benar ma, papa juga telah memberikan hak yang sama kepada Aleska seperti yang Deva miliki" Deva menceritakan kepada Amanda apa yang terjadi hari ini dengan wajah tidak bersemangat kerena merasa bersalah kepada ibunya.


"hahahaha Deva kamu sangat lucu"


amanda nampak menertawakan putranya dengan cekikan, yang menceritakan apa yang terjadi hari ini di kantor papa nya, jadi Devano melihat ke arah Amanda dengan tatapan bingung


"kenapa mama malah tertawa, Devano tidak sedang becanda ma" ucap Devano serius.


"Deva anak domba tidak bisa dibandingkan dengan anak harimau, kau tahu itu" ucap amanda dengan rasa percaya diri.


Deva tampak berfikir sejenak.


"Deva kamu adalah anak mama, bagaimana bisa di bandingkan dengan bocah yang tidak memiliki orang tua dan tidak tau asalnya dari mana" jelas amanda kepada putranya yang masih lugu.


sebenarnya Devano adalah anak yang pintar hanya saja sering di hasut oleh ibunya dari kecil untuk berfikir licik dan tamak akan harta serta menganggap Aleska adalah musuh mereka yang akan menghalangi masa depan Devano dan Wanda.


"mama apakah kamu meminta bantuan kepada nenek?" tebak Devano.


"putra ku memang sangat cerdas" sambil kembali mengambil gelas anggurnya dan meminumnya perlahan.


bagaimana devano tidak berfikir seperti itu dia memang polos tapi tidak bodoh, jika mamanya sudah membahas tentang keturunan itu tidak akan luput dari kekuasaan yang di miliki neneknya.


"jadi sekarang mama meminjam kekuatan nenek atau langsung mengambil alih perusahaanya?" tanya devano langsung pada intinya.


"prediksi putra ku memang tidak pernah salah,


bagaimana kita bisa membiarkan bocah yang tidak tahu apa pun memiliki kekuasaan yang sama dengan mu.


dia tidak tahu seperti apa posisinya di sini, walaupun dia mendapatkan kekuasaan dari ayah mu dia masih belum pantas untuk menyamai posisi mu, apalagi menjadi pemimpin keluarga Davidson dia hanya bisa bermimpi"


"mama kamu tidak perlu turun tangan untuk masalah sepele seperti ini, aku yakin dengan kemampuan ku, tampa bantuan dari mama pun aku bisa mengalahkannya."


*


sementara di perusahaan Carllyss group, Carllo dan ayahnya sedang berbincang bincang tentang masalah yang akan di hadapi ke depannya.


"untuk saat ini kita tidak bisa terlalu mempercayai apa pun yang terjadi, Davidson bisa saja memanfaatkan situasi dan sedang merencanakan sesuatu di tengah isu perebutan kekuasaan antara kedua putra nya"


"benar pa , mereka berdua cepat atau lambat akan bersaing merebut kekuasaan atas Davidson Coperation, karena seperti rumornya Aleska memang merupakan anak dari istri kedua Davidson"


"kamu benar, tentang merebutkan kekuasaan ini kita harus lebih berhati hati. mereka bisa saja memanfaatkan rumor untuk meningkatkan harga saham Davidson Coperation melonjak tinggi.


dan papa juga mendengar jika putra pertama Davidson, Devano sedang mempersiapkan pengalihan kepemilikan dari perusahaan milik keluarga ibunya menjadi milik dan atas namanya."


"papa tidak usah khawatir aku akan meningkatkan penyelidikan di keluarga Davidson, mungkin saja mereka sedang merencanakan sesuatu.


lihat saja, sepertinya kelurga mereka memang menyimpan banyak misteri dan rahasia di balik mension megah mereka yang terpencil, yang lumayan jauh dari pusat kota, ini membuat penyelidikan kita semakin sulit di lakukan, apa yang sebenarnya mereka sembunyikan di sana."


mendengar putranya membahas hutan Pinus di kediaman Davidson, Carl teringat akan kasus hilangnya putri bungsunya, entah ini ada hubungannya dengan keluarga Davidson atau tidak, karena dokter Felix yang membawa kabur putrinya di temukan di sekitar hutan Pinus tersebut.


"seperti kata mu Devano, keluarga mereka memang memiliki banyak trik seperti munculnya putra kedua mereka secara mendadak, setelah di selidiki pun tidak ada yang bisa menemukan jejak kehidupannya atau pun jejak pendidikannya kecuali satu tahun terakhir, dia bersekolah di tempat Rice sekolah, di usia yang seharusnya telah memasuki perguruan tinggi." ucap Carl setelah menyelidiki tentang Aleska putra kedua davidson yang mereka maksud.


tok tok tok.....


seseorang mengetuk pintu ruangan Carl.


"masuk" mereka berdua menoleh ke arah pintu.


"tuan saya telah menemukan satu hal yang menarik saat menyelidiki istri kedua Davidson?"


ucapnya sedikit tergesa gesa.


"katakan?"


"Aleya istri kedua davidson yang di rahasiakan nya selama ini ternyata adalah orang dari Rumania dan saya rasa dia ada kaitannya dengan keluarga kerajaan di rumania." ungkap pria itu.


"maksudmu dia berasal dari keluarga kerajaan?"


"bisa jadi tuan, tapi saya belum bisa memastikan ini, karena istri kedua Davidson Aleya sudah lama meninggal, kita hanya bisa memastikan ini dengan melalui anaknya yang di tinggalkannya di kediaman Davidson saat ini."


"jadi begitu, sepertinya keluarga Davidson memang memiliki banyak sekali rahasia"


"tapi tuan, sepertinya tuan David sendiri tidak menyadari ini. kita bisa memanfaatkan situasi ini dan melakukan tes DNA secara diam diam pada salah satu anaknya"


"maksud mu David tidak tahu jika asal usul istrinya dengan jelas, ? tapi bagaimana dengan anak nya?, apakah ada dari salah satu mereka yang berhubungan dengan orang dari Rumania?, kalau iya bisa saja mereka menyadari jika kita melakukan tes DNA?"


"untuk anak anak almarhum Aleya sangat sulit di selidiki tuan, mereka sangat jarang menampakkan diri, kecuali putrinya yang sekarang sekolah di tempat yang sama dengan tuan muda Rice, dan mereka terlihat sering bersama?."


"Carllo apakah kamu mengetahui ini?"


tuan carl tampa basa basi langsung bertanya kepada putranya Carllo, karena dia menduga Carllo mengetahui hal ini sebelumnya tapi tidak mengatakan apa pun.


"benar ayah, aku tidak mengatakan ini sebelumnya karena menurutku dia tidak berbahaya dan merupakan gadis yang cukup menarik"


"jadi kamu membiarkan adikmu berteman dengan putri Davidson?, apakah dia mengetahui identitas kalian berdua?"


"benar ayah dia mengetahui ini"


"hmm jika dia mengetahui ini, maka masalah ini menjadi semakin rumit, setiap informasi yang kita dapatkan selalu saja bertolak belakang. putra yang misterius, putri yang ramah dan mau berteman dengan musuh keluarga mereka, ibu yang merupakan warga negara asing, mension yang terletak terpencil dan di kelilingi hutan Pinus.