
carllo segera masuk kedalam mobilnya untuk mengejar ruby dan aleska dengan pikiran bercampur aduk.
sementara berita tentang ruby dan aleska telah tersebar luas melalui dunia maya, hingga beberapa stasiun televisi swasta juga ikut menyiarkan tentang berita pengusaha muda yang memilki hubungan terlarang dengan adik perempuannya sendiri.
Di gedung tinggi, yang berdiri megah di tengah pusat kota, carl tengah duduk di ruang kerjanya sambil memperhatikan tablet yang ada di tangan nya mengikuti berita terkini. dia tengah membaca berita yang begitu menggemparkan tentang scandal keluarga davidson. dimana putra keduanya yang cukup terkenal dan punya pengaruh cukup kuat di kota itu, sekarang telah di beritakan memiliki hubungan tidak pantas dengan saudara perempuannya sendiri.
entah apa yang ada di pikiran carl saat membaca berita itu, yang jelas dia seperti tenggelam kedalam apa yang sedang dia lihat dan baca, tampa dia sadari seseorang mengetik pintu ruangannya dengan ketukan yang jelas terdengar sedikit tergesa gesa.
yang membuat tuan carl sadar dari lamunannya, dan mempersilahkan orang itu untuk masuk. melihat steve masuk dengan tommy yang sudah babak belur dan penuh luka di sekujur tubuhnya, carl segera menaruh tablet yang dia pegang ke atas meja.
" apa yang terjadi?"
tanya carl yang kaget melihat kedatangan mereka berdua, apa lagi melihat kondisi tomy sekarang, setelah satu minggu penuh tidak dapat di hubungi.
"tuan, saya minta maaf sebelumnya, mungkin laporan dari saya membuat tuan kecewa."/ucap tommy dengan wajah tertunduk karena rasa bersalah.
"katakan, apa pun itu saya akan terima" /ucap carl dengan suara sedikit berat.
"kalau begitu saya akan langsung saja mengatakan jika saya telah menemukan istri dokter felix dan putri nya, setelah menyelidikinya dari dekat, sekarang saya bisa memastikan kalau anak perempuan yang telah dirawatnya dari kecil dan bersama dengan nya selama ini, saya pastikan bukan putri anda tuan."
"hmmm kemungkinan itu bisa saja terjadi, aku juga telah memikirkan ini cukup lama, bisa saja putri yang bersamanya sekarang ini adalah salah satu taktik mereka untuk membuat kita menyerah. tapi ada apa dengan kondisi mu sekarang.?" /tanya carl yang melihat kondisi tommy yang cukup memprihatinkan. meskipun dia kecewa dengan hasil penyelidikan tomy tapi tetap saja dia prihatin dengan kondisi dari bawanya itu sekarang.
"bagaimana hanya berhadapan dengan dua orang wanita lemah bisa membuat kondisinya seperti ini."/lanjut tuan carl yang mulai mengintrogasi tommy.
carl tahu pasti telah terjadi sesuatu, dan hal yang di laporkan oleh tommy pasti tidak sesederhana seperti yang dia katakan, mengingat jika tomy adalah petarung handal yang di latih secara khusus dari kecil.
"begini tuan, sebenarnya saya pernah bertemu dengan dokter anny dan freya putrinya, mereka berdua telah menyelamatkan saya sebelumnya dan mengobati luka saya di rumah mereka beberapa hari, tapi saya tidak menyadari jika mereka berdua adalah orang yang selama ini kita cari" /ucap tommy kepada carl.
carl hanya diam memperhatikan setiap kata yang keluar dari mulut tommy dengan seksama.
"lanjutkan" /perintah carl setelah mengetahui tomy melihat ke arahnya dan menunggu respon darinya.
mendengar perintah carl, tommy segera melanjutkan ceritanya.
#flashback tommy
saat dia telah lelah karena sehari penuh membatu ibu anny dan freya pindah rumah serta membantunya memperbaiki kondisi rumah tersebut hingga nyaman untuk mereka berdua tinggali tommy tertidur di atas sofa di dekat meja makan dan mulai tertidur lelap.
keesokan paginya freya pergi untuk membeli ke kebutuhan mereka ke pasar terdekat, sementara aleska dan mike telah dari malam mengintai rumah itu, dan telah mengikuti freya semenjak gadis itu pergi meninggalkan rumah saat pagi hari.
"mike kamu tunggu di sini, waktu kita terbatas, aku akan langsung bertindak sekarang" / ucap aleska sambil terus memperhatikan gerak gerik freya tampa melihat ke arah lawan bicaranya yang sekarang tengah berdiri tepat di belakangnya.
"tuan apa yang akan kamu lakukan" /tanya mike dengan sedikit khawatir.
"apa maksud mu, tentu saja mengambil sampel darahnya, setelah itu kita pulang" /ucap aleska dengan santai sambil melangkah maju meninggalkan mike yang masih kebingungan dengan tindakan tuanya ini.
mike melihat aleska mengambil beberapa peralatan perkebunan di sudut pasar dan mengangkat barang barang tidak jelas itu ke pundaknya.
"oh tuhan apa yang sedang di lakukan oleh tuan ku" /ucap mike sambil terus memperhatikan gerak gerik aleska.
sementara aleska dengan santai berjalan ke arah freya yang tengah asik memilih sayuran.
"maaf kan aku nona, apakah kamu terluka dalam? aku sungguh tidak sengaja"/ucap aleska sambil memegang lengan freya yang sedikit terluka gores tapi masih mengeluarkan sedikit darah dari luka tersebut.
"oh, tidak apa apa, aku baik baik saya" /ucap freya sambil memperhatikan wajah pemuda tersebut.
"aku akan mengantarmu rumah sakit"/ucap aleska dengan wajah penuh rasa bersalah.
"tidak usah tuan, ibu ku adalah seorang dokter, aku akan di obati saat aku sampai di rumah" /ucap freya jujur.
"oh baik lah kalau begitu," /ucap aleska sambil langsung melesat dengan cepat meninggalkan freya.
"tuan apakah kamu sudah berhasil?"/ tanya make dengan bangga.
"tentu saja, kamu bawa sampel darah ini ke rumah sakit terdekat untuk melakukan tes DNA jangan sampai di curigai oleh pihak manapun." /perintah aleska.
"siap tuan" /ucap mike dengan langsung pergi dari sana"
"aku pulang," / ucap freya saat masuk kedalam rumah baru mereka.
mendengar suara gadis itu, tommy langsung menoleh melihat ke arahnya.
"hey ada apa dengan tangan mu?" /ucap mike dengan bingung, baru saja dia memikirkan cara bagaimana untuk mengambil sampel darah freya tampa membuat gadis itu terluka. tapi sekarang pulang pulang dia sudah dalam keadaan terluka dengan luka goresan di lengan putihnya, terlihat dengan beberapa darah yang sudah mengering di sana.
"oh ini tadi aku terluka di pasar, seorang pemuda yang lewat tidak sengaja menggores tangan ku dengan peralatan yang tengah di bawanya, sepertinya dia juga datang dari kota seperti kamu?" /jelas freya dengan santai sambil merapikan barang belanjaannya di dapur.
"kenapa kamu mengatakan dia dari kota?" /tanya mike yang sudah mulai curiga.
"ya, terlihat dari pakaiannya, mungkin saja dia baru pindah kesini, terlihat dari alat alat perkebunan yang di bawanya.
"aku akan keluar sebentar" /pamit tommy sambil langsung berlari keluar dan mengendarai mobilnya dengan tergesa gesa.
"ah sial, aku kecolongan, sepertinya ada dari pihak lain yang juga sedang menyelidiki identitas nona freya" /dengan tidak sabar tommy menekan nomor seseorang saat mengendarai mobil.
"halo bos, ada apa?" /tanya anggota tommy yang lain.
"apa yang kalian lakukan, sudah katakan kalian bertugas memantau keluarga itu dari jarak jauh, tapi nona freya hari ini pulang dengan luka di lengannya." /ucap tommy dengan frustasi.
"maaf bos, yang kami tahu nona freya hanya terluka goresan ringan yang tidak di sengaja saat di pasar, kami rasa kami tidak perlu turun tangan." / suara dari ujang sana berusaha menjelaskan situasi.
"apakah kalian bodoh? sungguh tidak berguna, kita saja sudah seminggu ini memikirkan cara untuk menggores tangan gadis itu tampa di curigai, sekarang malah duluan orang lain yang menggores lengan gadis itu tampa kalian curigai, bodoh" / sambil memukul stir mobil dengan emosi.
sehingga tidak terdengar jawaban dari seberang sana, mungkin sekarang mereka tidak berani lagi menjawab.
"sekarang kalian cari siapa orang yang telah melukai nona freya!, tidak sebagian kalian langsung ke rumah sakit terdekat di daerah ini!" / perintah hugo.
"baik tuan."
"sialan, siapa sebenarnya mereka?" /gumam tommy di atas mobil.